Berita KPU Daerah

KPU Lutra Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Masamba, kpu.go.id - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga berlangsung di Luwu Utara. Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat melaksanakan upacara bendera sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) KPU Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2018.Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Senin (1/10/2018) pada dasarnya adalah untuk memperkokoh Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bangsa untuk merenungkan  menerapkan nilai-nilai Pancasila yang telah dijadikan falsafah bangsa.  Bertindak selaku inspektur upacara, Ketua KPU Kabupaten Luwu Utara Syamsul Bachri dan pemimpin upacara Hasmiruddin Kalawa Staf Sekretariat, peserta adalah Komisioner dan Sekretariat KPU Kabupaten Lutra. Upacara peringatan hari kesaktian Pancasila ini meski tanpa kata sambutan inspektur upacara, namun berlangsung khidmat.Upacara diawali dengan mengheningkan cipta dipimpin oleh inspektur dan dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila yang diikuti peserta upacara.Suasana semakin khidmat tatkala satu per satu sila Pancasila diucapkan oleh pembina upacara  dan diikuti oleh peserta upacara. Pada kesempatan itu juga dipanjatkan doa untuk masyarakat di Palu, Donggala dan sekitarnya yang tertimpa musibah gempa dan tsunami. (ramadhan iqbal/ed diR)

Tekad KPU Sumsel Amalkan Nilai Pancasila

Palembang, kpu.go.id - Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan menggelar upacara bendera, di Halaman Sekretariat KPU Sumatera Selatan Senin (1/10/2018). Komisioner KPU Sumatera Selatan Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ahmad Naffi bertindak selaku inspektur upacara, memimpin jalannya upacara  diikuti oleh pejabat dan staf di lingkungan sekretariat KPU.Dalam Upacara tersebut, Naffi membacakan ikrar yang isinya mengajak masyarakat khususnya jajaran pegawai KPU Sumsel untuk mempertahankan nilai-nilai Pancasila dan menjaga keutuhannya. Sejak diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 lalu, banyak terjadi rongrongan terhadap Kesatuan Negara Republik Indonesia, yang datang dari luar negri maupun dari dalam negeri. "Dimungkinkan karena adanya kelengahan kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara," katanya.Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia telah dapat memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia."Di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila kami membulatkan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.Naffi menambahkan, Hari Kesaktian Pancasila juga merupakan momentum bagi semua untuk lebih bekerja keras, ikhlas dan memaksimalkan seluruh potensi dalam bekerja, delam mengisi kemerdekaan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (hupmas kpu Sumsel Mhq/ed diR) 

Deklarasi Kampanye Damai di Hari Kesaktian Pancasila

Pelaihari, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Laut (Kalimantan Selatan) menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 pada Senin (1/10/2018). Acara yang dimulai pukul 07.00 WITA, di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut ini bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila dan turut dihadiri Ketua Partai Politik Tingkat Kabupaten, Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD Kabupaten, Ketua Pengadilan Negeri, Kejari, Bawaslu.Organisasi Masyarakat, dan pegawai yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.Acara dimulai dengan pembacaan ikrar kampanye damai oleh para Ketua Partai Politik yang isinya berjanji mewujudkan Pemilu 2019 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Mereka juga berkomitmen melaksanakan kampanye pemilu yang aman, sejuk, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, politisasi SARA dan politik uang yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Selanjutnya dilakukan penandatanagan Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 oleh semua Ketua Partai Politik, Bupati Tanah Laut, Kapolres, Dandim, Ketua KPU, Bawaslu, Kejari, Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua DPRD.  Ketua KPU Kabupaten Tanah Laut, Arif Mukyar mengatakan bahwa tujuan digelarnya Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 agar terciptanya suasana yang aman, damai dan sejuk di Kabupaten Tanah Laut. Pemilu adalah pesta demokrasi dan sebelum-sebelumnya hal ini sudah biasa dilalui oleh bangsa kita setiap lima tahun sekali.“Yang paling penting mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai kita memutuskan tali silaturahmi yang sudah kita jalin sejak dulu hanya karena berbeda pilihan politik. Mari berkampanye secara santun sesuai dengan nilai-nilai luhur adat istiadat masyarakat kita sejak dulu,” kata Arif.Ia berharap, Pemilu Tahun 2019 di Kabupaten Tanah Laut dapat berjalan dengan sukses dan aman seperti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanah Laut Tahun 2018 yang baru saja digelar pada bulan Juni yang lalu.“Semoga sama seperti Pemilihan Bupati kemarin. Antar pasangan calon yang menang dan kalah tetap kompak, saling berpelukan dan makan bareng. Hal ini bisa menjadi contoh di daerah lain yang juga menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah, bahwa persaingan dalam demokrasi tidak merusak persahabatan dan persaudaraan,” tutup dia. (BS)

Merenungkan Kembali Momen Lahirnya Pancasila

Semarapura, kpu.go.id - Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Nomor 10 Tahun 2018, KPU Kabupaten Klungkung menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Senin (1/10/2018). Seluruh jajaran KPU Klungkung mengikuti kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA.Upacara yang diinspektur oleh Anggota KPU Kabupaten Klungkung Divisi SDM dan Parmas Ida Bagus Nyoman Barwata tersebut diawali dengan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, dilanjutkan dengan pembacaan Teks Pancasila.Dalam sambutannya, Ida Bagus Nyoman Barwata mengajak peserta upacara untuk merenungkan kembali momen lahirnya Hari Kesaktian Pancasila sebagai dasar pemersatu bangsa. Dalam kesempatan itu dia juga mengajak jajaran pegawai di lingkungan KPU Kabupaten Klungkung peolpor dalam mengamalkan Pancasila di setiap kegiatan kerja maupun keseharian.“Karena biasanya abdi negara bisa menjadi contoh di masyarakat, sehingga bisa menjadi panutan dalam mempersatukan bangsa dan negara dalam rangkaian Bhineka Tunggal Ika (berbeda-beda namun satu jua),” kata Barwata.Menurut dia, dengan keberagaman suku, adat dan budaya serta agama yang ada di Indonesia, merupakan anugerah yang mulia dari Ida Sang Hyang Widi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. “Sehingga bisa menjadi sebuah unggulan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai bersama,” lanjut Barwata.Di akhir sambutannya Barwata menyemangati jajaran di KPU Klungkung dan berdoa semoga Tuhan melindungi tugas penyelenggara pemilu dan kehidupan sehari-hari. (putras/ed diR)

KPU Maros Gelar Rakor Hasil Pencermatan DPTHP-1

Maros, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) Pencermataan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-1) bersama Bawaslu dan partai politik peserta Pemilu 2019, Sabtu (29/9/2018).Rakor yang di gelar di Aula KPU Maros ini dibuka langsung Ketua KPU Maros Samsu Rizal. Dalam sambutanyanya mengatakan bahwa kegiatan ini tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) KPU RI NO.1099/PL.02.1-SD/01/KPU/IX/2018 Tentang Penyempurnaan DPTHP-1.Dalam SE tersebut diimbau agar mengeluarkan data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS), memperbaiki elemen data apabila di temukan kekeliruan atau elemen data yang belum lengkap dan memasukkan data pemilih apabila masih di temukan pemilih yang belum terdaftar.Sementara untuk melindungi hak pilih masyarakat, KPU meluncurkan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) dan membuka Posko Pelayanan Pemilih (GMHP) di tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan se- Kab Maros.Bawaslu Kab Maros yang di wakili oleh Muhammad Gazali Hadispada menyampaikan temuan berupa data ganda, elemen data invalid, TMS, yang di serahkan ke KPU Maros untuk dilakukan pencocokan data ketingkat PPS dan PPK. Bawaslu berencana membuka posko pengaduan tingkat desa/kelurahaan dan kecamataan pada masyarakat bagi yang belum terdaftar atau melakukan perbaikan elemen data jika terdapat kesalahan pada DPTHP-1. (akhyr’60 – kpumrs/ed diR)

Rakor Hasil Pencermatan DPTHP-1 KPU Maros

Maros, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) Pencermataan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP)1, Sabtu (29/9/2018). Pencermatan dilakukan bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta peserta partai politik Pemilu 2019.Rakor dibuka Ketua KPU Maros Samsu Rizal yang dalam sambutannya mengimbau kepada jajarannya untuk membersihkan data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS), memperbaiki elemen data  apabila ditemukan kekeliruan atau belum lengkap dan memasukkan data pemilih apabila masih ditemukan pemilih yang belum terdaftar.Untuk melindungi hak pilih masyarakat, KPU sendiri menurut dia membuat suatu gerakan yang bertujuan melindungi hak pemilih tersebut, yakni Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) dan membuka Posko Pelayanan Pemilih di tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan se-Kab Maros.Sementara itu Bawaslu Kab Maros Muhammad Gazali Hadispada menyampaikan temuan berupa data ganda, data invalid, TMS untuk kemudian diserahkan kepada KPU Maros untuk dilakukan pencocokkan data ke tingkat PPS dan PPK.Bawaslu Maros menurut dia juga berencana membuka posko pengaduan tingkat desa/kelurahan dan kecamataan bagi masyarakat yang belum terdaftar atau memperbaiki elemen data apabila terdapat kesalahan pada DPTHP-1 demi menyukseskan Pemilu 2019 . (kpumrs akhyr’60/ed diR)

Populer

Belum ada data.