Berita KPU Daerah

Serunya Sosialisasi Pilkada Bareng Pemuda di Banyumas

Purwokerto, kpu.go.id – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas, Suharso Agung Basuki hadir sebagai pembicara sosialisasi Pilkada 2018 bersama Karang Taruna Muda Sejahtera Desa Susukan Kecamatan Sumbang, Banyumas Rabu (21/3/2018) malam. Sosialisasi digelar di Pendopo Sasana Wasesa dan turut dihadiri Camat Sumbang, Polsek Sumbang, Kepala Desa Susukan, panitia pengawas kecamatan (panwascam) setempat serta peserta lainnya.Dalam penyampaiannya, Agung mengingatkan posisi penting pemuda dalam suksesnya pilkada. Dia meyakini pemuda memiliki kesadaran tinggi terhadap nilai satu suara berarti dalam suatu pemilihan. Oleh karena itu dia mengimbau pemuda untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos pada 27 Juni 2018 nanti. “Sesuai dengan tagline kita, wong Banyumas mesti nyoblos,” ujar Agung.Dia juga mengingatkan bahwa tahapan pilkada akan memasuki tahapan uji publik Daftar Pemilih Sementara (DPS). Prosesnya akan dimulai pada 24 Maret 2018. Dia berharap setelah DPS terpasang di tempat-tempat umum, masyarakat bisa melihat dan kemudian mengoreksi kebenaran daftar yang ditampilkan. “Jika ada nama yang salah, adanya daftar pemilih yang sudah meninggal atau nama yang belum terekap dalam DPS, masyarakat lapor kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau ketua RT setempat. Pastikan daftar namanya benar dan lengkap. Jika ada yang keliru segera laporkan,” pinta Agung. Setelah uji publik DPS berakhir tahapan akan berlanjut ke penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).Usul E-VotingSementara itu saat sesi diskusi, Ketua Karang Taruna Muda Sejahtera Fajar Triono mengusulkan penggunaan sistem e-Voting dalam pemilihan. Dia menilai sistem tersebut dapat mengefisienkan waktu dan tenaga penyelenggaraan pemilihan. Selain itu dapat meminimalisir kegandaan penggunaan hak suara.Merespon hal itu Agung mengapresiasi, meski dia mengingatkan masih adanya keterbatasan didaerah tertentu untuk bisa melaksanakan sistem e-voting. “Realita di Indonesia masih memiliki daerah terpencil dan jauh dari kemudahan akses internet, akan menghambat sistem pemilihan secara online. Namun, bukan berarti e-voting tidak akan dilakukan, melainkan KPU berupaya memperbaiki sistemnya agar penyelanggaraan pemilihan ke depan lebih mudah,” tutup Agung. (rfk/ed diR)

Pendidikan Pemilih Bagi Masyarakat Marginal dan Disabilitas

Kabanjahe, kpu.go.id - Menekan angka golput dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumut 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo menggelar pendidikan pemilih dan sosialisasi pada masyarakat, khususnya kelompok marginal dan penyandang disabilitas. Dua kelompok ini dianggap rentan tidak ikut dalam proses pemilihan sehingga perlu mendapatkan edukasi lebih dari penyelenggara.Anggota KPU Kabupaten Karo Rahel Sukatendel, mengajak kelompok marginal dan disabilitas untuk menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni 2018. Menurut dia perlu ditanamkan sikap optimis terhadap calon pemimpin dengan memberikan kesempatan kepada mereka memimpin Sumut untuk lima tahun mendatang.Rahel melanjutkan, pemilu merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat. Melalui pemilu lah rakyat berperan aktif dalam menentukan penyelenggara pemerintahan. “Pemilu sebagai sarana melakukan pergantian pemimpin secara konstitusional. Melalui pemilu kita dapat mengeliminasi para pemimpin yang dirasa tidak dapat mengerjakan tugas dengan baik,” kata Rahel di Aula Kantor KPU Kabupaten Karo, Rabu (21/03/18).Rahel juga mengatakan menjadi pemilih cerdas adalah dengan mengetahui visi, misi dan program pasangan calon. Maka perlu bagi pemilih mengenali riwayat hidup dan rekam jejak pasangan calon yang akan dipilih. Memilih menggunakan penilaian obyektif tanpa dipengarungi faktor uang, hubungan kekerabatan, suku, daerah, agama dan lain-lain. "Mari memilih dengan hati nurani, kita harus lihat dengan hati nurani siapa sebenarnya calon akan kita pilih, bagaimana kualitas moralnya, intelektual dan keterampilan profesional yang dimilinya,“ tambah Rahel.Sementara itu Anggota KPU lainnya Anwar Tarigan dan Gemar Tarigan menjelaskan tentang tahapan pemutakhiran daftar pemilih. Setelah itu disambut sejumlah pertanyaan oleh peserta marginal dan disabilitas yang hadir. (kpu karo/ed diR)

Pastikan Hak Pilih Warga Binaan di Purworejo

Purworejo, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purworejo menggelar sosialisasi kepada 130 warga binaan dan tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Purworejo, Rabu (21/3/2018). Sosialisasi dihadiri Ketua KPU Kabupaten Purworejo Dulrokhim, Anggota Suwardiyo serta Kepala Rutan Purworejo Eko Bekti Susanto.Dulrokhim dalam kesempatan itu memberikan materi tentang hak memilih bagi warga negara, persyaratan pemilih, proses penyusunan daftar pemilih, pemilu yang berkualitas, para bakal calon serta cara mencoblos.Adapun Suwardiyo memberikan materi tentang pemutakhiran daftar pemilih dan menindaklanjuti 13 warga binaan yang diketahui belum merekam KTP elektronik dan 30 warga binaan lainnya yang KTP-el nya saat ini masih ditahan oleh pihak kepolisian. “Kami akan segera koordinasi dengan Disdukcapil Purworejo agar warga binaan yang belum rekam KTP-el bisa segera merekam dan memiliki. Selain itu kami akan segera koordinasi dengan Kapolres Purworejo, agar KTP-el warga binaan yang masih ditahan bisa segera dikembalikan untuk digunakan pada saat mencoblos,” jelas Suwardiyo.Sementara itu Kepala Rutan Purworejo Eko Bekti Susanto mengapresiasi kegiatan sosialisasi KPU Kabupaten Purworejo ini. “Paling tidak kegiatan sosialisasi ini mampu memberikan pencerahan kepada warga binaan kami. Selain itu harapan kami semoga Pilgub Jateng dapat berjalan dengan baik. Hak pilih warga binaan kami bisa disalurkan,”  tambah Eko. (kpu purworejo Dr/ed diR) 

639 PPS Aceh Tamiang Jalani Bimtek Tata Kerja

Karang Baru, kpu.go.id - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Tamiang, menggelar bimbingan teknis (bimtek) Tata Kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Aceh Tamiang untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Rabu (21/3/2018). Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 21-22 Maret 2018. Di hari pertama bimtek, peserta dibagi dalam tiga tempat pelaksanaan, di Aula Kantor Camat Kecamatan Sekerak untuk PPS dari Kecamatan Sekerak dan Kecamatan Bandar Pusaka, di Aula Kantor Kecamatan Kejuruan Muda untuk PPS dari Kecamatan Kejuruan Muda, Kecamatan Tamiang Hulu dan Kecamatan Tenggulun serta di Gedung Sosial Pertamina Rantau untuk PPS dari Kecamatan Rantau dan Kecamatan Seruway.Adapun untuk hari kedua bimtek juga membagi PPS dalam tiga lokasi pelaksanaan, di Aula Dishubkominfo Kabupaten Aceh Tamiang untuk PPS dari Kecamatan Karang Baru dan Kecamatan Kualasimpang, di Gedung PHR Gampong Tualang Baro untuk PPS dari Kecamatan Manyak Payed serta di Gedung Banta Ahmad Sungai Iyu untuk PPS dari Kecamatan Banda Mulia dan Kecamatan Bendahara.Ketua KIP Kabupaten Aceh Tamiang, M Alhamda menjelaskan bahwa kegiatan bimtek bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman akan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) PPS sebagai penyelenggara Pemilu 2019. Menurut dia sebagai penyelenggara PPS bukan hanya sebagai pelaksana teknis saja tetapi juga salah satu mata rantai informasi kepada masyarakat dalam kepemiluan. “Untuk itu bagi PPS nantinya dapat juga melayani masyarakat dengan informasi yang baik dan akurat sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terkait penyelenggaraan Pemilu,” kata Alhamda. Alhamda melanjutkan, bimtek sebagai ajang yang tepat untuk membangun kekompakan dan silaturahmi antar PPS terpilih. “Ini kegiatan awal, kami berharap mereka saling kenal dan terbangun kekompakan diantara kita,” tutup Alhamda. (PPID-KIP Kab. Aceh Tamiang/ed diR)

PPK Jatilawang Sosialisasikan Pilgub Jateng ke Masyarakat Bonokeling

Jatilawang, kpu.go.id –Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jatilawang, Banyumas ikut menyosialisasikan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018 kepada masyarakat adat Bonokeling Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang. Sosialisasi diselenggarakan di kediaman Ketua Pelestari Adat Bonokeling, Sumitro pada Selasa (20/3/2018) malam.Sebanyak 50 peserta hadir mengikuti sosialisasi yang berlangsung khidmat dan menarik tersebut.Dalam pemaparan materinya, Ketua PPK Jatilawang Masturi  berharap melalui kegiatan sosialisasi ini masyarakat dapat mengetahui lebih banyak informasi tentang penyelenggaraan Pilgub Jateng 2018. “Mari kita simak bersama agar informasi terkait Pilkada yang disampaikan bisa kita mengerti,” ucapnya.Pada kesempatan PPK juga mengenalkan dua pasangan calon yang maju dalam kontestasi Pilgub Jateng 2018, antara lain pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen dan Sudirman Said-Ida Fauziyah. Ia mengimbau agar masyarakat memilih secara cerdas, menentukan pasangan calon berdasarkan program dan visi misi yang diusung.“Kita harus jadi pemilih cerdas. Pilih calon yang bisa mensejahterakan kita. Tolak politik uang,” tambahnya.Lebih jauh dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak lupa untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu 27 Juni 2018 mendatang. Sebab satu suara yang diberikan akan menentukan kualitas pemimpin yang akan datang. “Jangan sampai ada anggota kelompok adat Bonokeling yang golput,” pungkasnya. (rfk/ed diR)

PPK Ogan Ilir Ikuti Bimtek Tungsura

Indralaya, kpu.go.id – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Ogan Ilir mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) 2018 di Gedung Serbaguna RM Sederhana, Selasa (20/3/2018).Hadir sebagai pembicara para komisioner KPU Ogan Ilir yang dipimpin oleh Ketua Annahrir. Dalam paparannya dia mengajak PPK untuk mendukung suksesnya Pilgub Sumsel 2018 dan Pemilu 2019. Untuk mencapai dua tujuan itu maka penting bagi jajaran tingkat kecamatan membantu kegiatan sosialisasi dengan menyampaikan informasi tentang pilgub maupun pemilu kepada masyarkat.Annahrir juga mengingatkan tentang pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang diangkat oleh PPS atas dasar keputusan KPU kabupaten/kota. Dia juga berpesan agar memerhatikan masa kampanye pasangan calon dan metode yang diperbolehkan sesuai Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2016 meliputi Kampanye Pertemuan Terbatas, Kampanye Pertemuan Tatap Muka, Penyebaran Bahan Kampanye dan Alat Peraga Kampanye (APK).Sementara itu anggota KPU Ogan Ilir Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu Massuryati menyampaikan paparan mengenai tata cara pelaksanaan pemilu dimulai dari persiapan sebelum hari Pemungutan suara, perhitungan suara hingga rekapitulasi hasil perhitungan suara sesuai dengan aturan PKPU Nomor 8 Tahun 2018 dan PKPU Nomor 9 Tahun 2018. Persiapan dan perlengkapan TPS menurut dia harus diperhatikan mulai dari tempat dan keadaan atau kondisi TPS harus layak serta memadai, lokasi mudah dijangkau, perlengkapan logistik dicek dan harus siapkan satu hari sebelum pemungutan suara, jumlah surat suara harus sesuai dengan DPT dan ditambah 2,5 % dari jumlah DPT yang ada, pembagian tugas dan fungsi KPPS, PPS memastikan anggota KPPS harus teliti dalam kegiatan pemungutan dan perhitungan suara, formulir yang disediakan harus diisi sesuai dengan fungsi formulir itu sendiri.Massuryati juga mengingatkan agar setiap kejadian yang berlangsung saat pemungutan suara dan perhitungan suara dicatat didalam kejadian khusus. “Agar setiap kegiatan apapun yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan karena kegiatan pemilihan ini berdasarkan peraturan yang ada,” tutupnya. (kpu ogan ilir/ed diR)

Populer

Belum ada data.