Berita KPU Daerah

Warga Kerinci, DPS Pilkada Sudah Bisa Dicek

Kerinci, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kerinci mengumumkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 209.450 pemilih, terdiri dari pemilih laki-laki 103.620 orang dan pemilih perempuan 105.830 orang. Pengumuman dilakukan dengan cara menempelkan kan DPS di Kantor Kepala Desa/Kelurahan atau ditempat strategis lainya selama jangka waktu 10 hari yaitu mulai 24 Maret hingga 2 April 2018.Selain mengumumkan, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kerinci juga menyerahkan softcopy DPS kepada panwas Kabupaten Kerinci serta tim kampanye pasangan calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kerinci 2018 yang dilaksanakan di Kantor KPU Kabupaten Kerinci Jumat (23/3/2018). Kegiatan ini turut dihadiri Panwas Kabupaten Kerinci dan Tim Kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci serta Instansi terkait lainnya.Dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Kerinci, diwakili Karyadi, menjelaskan bahwa tahapan pengumuman DPS ini juga sebagai penanda dimulainya tahapan tanggapan mesyarakat terhadap DPS. ”Masyarakat diminta untuk mencermati bersama DPS yang telah ditempel di tempat yang mudah diakses masyarakat di seluruh desa di Kabupaten Kerinci,” tuturnya.Salinan DPS yang diumumkan berupa data Formulir A1 KWK, yaitu data pemilih sementara yang memuat NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) namun 4 (empat) digit terakhir diganti dengan tanda bintang guna menjamin kerahasiaan data pemilih.  (mahmud/medcenterkpukabkerinci/ed diR)

Ina Batin Hibur Peserta Rakor Stakeholder Lampung

Bandar Lampung, kpu.go.id - Tokoh Ina Batin berhasil mengocok perut peserta Rapat Koordinasi (Rakor) Stakeholder yang digelar KPU Kota Bandar Lampung, Rabu (21/03/2018) kemarin. Lewat penampilannya sebagai sesosok nenek tua dari kampung dengan logat Lampung asli, Ina Batin mampu membuat Plt. Walikota M. Yusuf Kohar terbahak. Tokoh ini merupakan tokoh adaptasi dari naskah Bila Malam Bertambah Malam karya Putu Wijaya yang pernah dipentaskan pada tahun 2015 lalu.Ayu Kartika kembali memunculkan sosok Ina Batin dan sukses menarik perhatian peserta Rakor. Ina Batin digambarkan sebagai mantan pacar Fauzi Heri, Ketua KPU Kota Bandar Lampung dan sudah memiliki satu anak dari salah satu komisioner KPU Kota Bandar Lampung, Fery Triatmojo yang diberi nama Abdul Gani.Sebagai pembawa lakon, Ayu Kartika sengaja membuat konsep roasting yang menonjolkan cerita kehidupan sehari-hari sehingga lebih akrab dan mudah diterima oleh seluruh penonton. Penampilannya dibuka dengan iringan lagu khas Lampung dan ocehan Ina Batin mengenai ingatan masa lalunya ketika sang mantan pacar menyatakan cinta di atas kendaraan tradisional beroda tiga.“Saya jadi inget 40 tahun yang lalu waktu dia nembak saya di dalem becak. Dia pegang tangan saya, dia deketin telinga saya, terus bilang: Jangan tanya kapan kita akan sampai, tapi tanyakan sampai kapan kau akan menemaniku berjalan,” ujarnya. Sontak hal ini membuat seluruh audience terbahak-bahak, termasuk Fauzi Heri sendiri.Selain suguhan tokoh Ina Batin, Wahyu Nita Sari juga menampilkan stand up comedy sebagai salah satu cara untuk mencairkan suasana pada siang hari itu. Perempuan yang akrab dipanggil Nita tersebut membawakan materi mengenai pemilu dan kampanye.“Sepasang kakek-nenek ke Tempat Pemungutan Suara. Si kakek manggil neneknya itu beb, terus saya nanya: kok manggilnya beb sih, kek? Norak amat kan udah tua. Terus kakek jawab: Ya cuk, soalnya kakek lupa siapa nama nenek kamu,” katanya. Tak elak para penonton menjadi riuh dan memberikan tepuk tangannya yang meriah.Nita telah mempersiapkan materi pada sehari sebelum tampil dengan melihat referensi dari youtube dan materi-materi lama. Ia memang sudah pernah beberapa kali menunjukkan kebolehannya di perlombaan stand up comedy serta di berbagai kegiatan KPU Kota Bandar Lampung.“Saya senang kalau orang itu bisa terhibur dengan stand up saya. Semoga kedepannya bisa lebih baik sih, kan ini masih dalam proses belajar juga. Untuk saya, membuat orang lain bahagia itu merupakan poin tersendiri dalam hidup saya,” ungkapnya saat diwawancarai, Kamis (22/03/2018).Ayu Kartika dan Wahyu Nita Sari merupakan tenaga teknis pendukung yang bekerja di KPU Kota Bandar Lampung untuk membantu pelaksanaan Pilgub Lampung dan Pileg Pilpres 2019. Ayu sebelumnya merupakan  Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Seni (UKMBS) Unila dan Wahyu Nita Sari Duta Kohati HMI Cabang Bandar Lampung alumni UIN Raden Intan Lampung. Keduanya merupakan lulusan terbaik dari Unila dan UIN Raden Intan Lampung. (Azma Afina/ed diR)

100 Relasi Pilgub Jateng Kembali Dikukuhkan

Purwokerto.kpu.go.id – Sebanyak 100 relawan demokrasi (relasi) resmi dikukuhkan Kamis (22/3/2018). Pengukuhan disaksikan langsung Anggota KPU Pramono Ubaid Tanthowi didampingi Anggota KPU Jawa Tengah (Jateng) dan rektor di Aula Rektorat Lantai III Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).“Keberadaan relasi sendiri sebagai strategi meningkatkan partisipasi pemilih, khususnya pemilih pemula. Nantinya para relawan yang bertugas menyosialisasikan tahapan pemilu,” ujar Pramono yang juga bertindak sebagai narasumber KPU Jateng Goes to Campus dengan tema "Demokrasi di Era Millenial".Lebih lanjut Pramono berpesan agar para mahasiswa berani menjadi garda terdepan dalam menolak politik uang, politisasi isu SARA dan berita bohong atau hoax demi terciptanya Pilgub Jateng yang Berintegritas. (Ich1/red/Dsn/foto/ed diR)

Kumpulkan PPK-PPS, Evaluasi Pemutakhiran Data Pemilih

Parepare, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, mengumpulkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk mengevaluasi hasil pemutakhiran data pemilih. Kegiatan ini di gelar di Aula Media Center Kantor KPU Kota Parepare, Kamis (22/3/2018).Rapat evaluasi dipimpin Komisioner KPU Kota Parepare, Divisi Program dan Data, Abdullah bersama Divisi Teknis Sudirman, didampingi Sekretaris KPU Kota Parepare, Santoso dan staf program dan data Heru Masse.Abdullah menjelaskan, tujuan rapat evaluasi tersebut untuk mengetahui kendala yang ditemukan PPK dan PPS selama masa perbaikan dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) munuju Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Kita bahas semua kendala yang ditemukan, mulai pada roses pencoklitan, pemutakhiran data coklit sampai pada proses perbaikan DPS ke DPT. Jadi, semua hal-hal yang sempat tidak terdaftar atau terdeteksi pada proses coklit sampai penetapan DPS kita lakukan perbaikan,” ujarnya.Abdullah mengatakan, rapat evaluasi semacam ini akan dilakukan sebanyak dua kali. Rencananya rapat evaluasi kedua akan dilakukan pasca penentuan DPT, April mendatang. “Rencananya pada tanggal 16 April kita tetapkan DPT,” ucapnya.Abdullah menghimbau kepada masyarakat apabila menemukan namanya belum terdaftar dalam DPS untuk segera menyampaikan ke PPS masing-masing di setiap keluarahan. “Kami sangat mengharap kepada warga yang nantinya namanya tidak terdaftar, untuk segera menyampaikan,” tambahnya.Sementara itu, Sudirman melanjutkan, untuk PPK dan PPS agar lebih memastikan data-data lebih akurat selama masa perbaikan. Termasuk data-data mutasi penyesuaian pemilih dengan TPS,  dimana antara pemilih dengan TPS betul-betul terdaftar di TPS pemutasian. “Kami juga mengimbau kepada PPK dan PPS untuk terus berkoordinasi dengan stakeholder setempat, agar menyampaikan kepada warganya apabila masih ada yang merasa belum terdaftar di DPS,” pungkasnya. (Hupmas Ruslan Anwar/Ady/ed diR)

Kejar Partisipasi Diatas 80%, Gencarkan Sosialisasi Hingga Tingkat Banjar

Gianyar, kpu.go.id –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar mengupayakan partisipasi pemilih tetap diatas 80% pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018. Salah satu cara merealisasikan target tersebut adalah dengan menggencarkan sosialisasi dari tingkat desa hingga tingkat banjar.“Partisipasi pemilih, terkait dengan kehadiran terutama pada 27 Juni 2018 nanti. Untuk itu kami akan terus-menerus melaksanakan sosialisasi mulai dari tingkat desa, kecamatan sampai pada ke tingkat banjar,” ujar Ketua KPU Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Putra, dikantornya, Kamis (22/3/2018).Untuk tingkat kecamatan, sosialisasi dapat dilakukan dengan menggelar jalan santai. Menurut Gde Putra, kegiatan semacam ini mudah dilakukan dan potensial diikuti oleh banyak orang. “Sehingga nantinya akan semakin banyak masyarakat khususnya di KabupatenGianyar yang mengetahui pelaksanaan Pilgub 2018,” ucap Gde Putra.Sementara untuk ditingkat desa, sosialisasi dapat menyasar ke banjar-banjar berupa pementasan seni dan budaya. Kegiatan ini juga dapat digelar dibarengi dengan acara lain semisal piodalan-piodalan maupun dalam acara ulang tahun pemuda. “Selanjutnya yang terakhir, untuk ditingkat Banjar KPU Kabupaten telah menyampaikan kepada PPK dan PPS diwilayah bersangkutan atau di banjar-banjar agar bisa juga menyampaikan dalam pesangkepan-pesangkepan (rapat-rapat) yang dilaksanakan di banjar-banjar,” tambah Gde Putra.Sementara itu Anggota KPU Kabupaten Gianyar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilihan dan Pengembangan SDM, AA Istri Agung Darmawati mengatakan, terkait sosialisasi untuk pemilih pemula dilaksanakan disemua SMA dan SMK yang ada di Kabupaten Gianyar. “Baik itu, negeri maupun swasta dengan menyelipkan pentas seni dan budaya,” ujar Darmawati.Dia melanjutkan, selain pemilih pemula sosialisasi juga telah menyasar para kelompok nelayan, pemilih perempuan, pelaku wisata serta tokoh masyarakat. “Kalau perempuan dengan mengundang seluruh organisasi perempuan yang ada di KabupatenGianyar, sementara tokohmasyarakat, tokoh adat serta kepala instansi pemerintah baik ditingkat kecamatan maupun ditingkat kabupaten di Gianyar,” tutup Damawati. (aga/mc/ed diR)

Kreasi dan Inovasi Sosialisasi untuk Tingkatkan Partisipasi Pilkada

Serdang Bedagai, kpu.go.id —KPU Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Inovasi Sosialisasi Pilkada untuk Kamis, (22/3/2018). Acara ini ditujukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dengan sadar akan pentingnya memberikan suara dan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea mengatakan bahwa keberhasilan pemilihan kepala daerah (pilkada) dan pemilihan umum (pemilu) salah satunya dilihat dari tingginya partisipasi masyarakat. Menurut dia ada dua upaya meningkatkan partisipasi, pertama memaksimalkan sosialisasi dan kedua bekerja sama dengan institusi lain, seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). “Ini bagian dari inovasi yang sederhana,” ujar Mulia di Theme Park Hotel Pantai Cermin Serdang Bedagai.Kedua menurut dia, membuat langkah kreatif dan inovatif sehingga masyarakat tertarik menggunakan hak pilihnya. Upaya itu seperti membuat diskusi publik atau acara yang memang dapat melibatkan banyak orang didalamnya. Acara ini sendiri sengaja mengundang komisioner KPU kabupaten/kota di Sumut yang memegang divisi partisipasi masyarakat. Menurut Mulia penting untuk meningkatkan partisipasi juga ditujukan bagi pemilih pemula. Sosialisasi bisa dengan mendatangi sekolah-sekolah. “Siswa yang sudah bisa ikut memilih datanya direkam oleh Disdukcapil,” tambah Mulia.Sementara itu Anggota KPU Provinsi Sumut Divisi SDM dan Parmas Yulhasni juga menyampaikan materi mengenai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dengan memanfaatkan forum warga. Misalnya perkumpulan pengajian, organisasi masyarakat, sekolah atau kampus, lembaga dan lain sebagainya. “Kita yang berada dalam lingkungan forum warga harus mengambil kesempatan untuk mensosialisasikan pilkada,” tutup Yulhasni. (kpu sumut/ed diR)

Populer

Belum ada data.