Berita KPU Daerah

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, KPU Purworejo Gelar FGD

Purworejo, kpu.go.id - Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Komunitas Semua Segmen di Hotel Ganesha, Selasa (20/1/2018). Kegiatan FGD diikuti tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua ormas, mahasiswa serta insan pers di Purworejo.Ketua KPU Kabupaten Purworejo Dulrokhim menjelaskan tujuan dari digelarnya FGD adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu ditengah tren partisipasi masyarakat dari pemilu ke pemilu yang cenderung menurun. Di Jateng sendiri partisipasi masyarakat dalam Pilgub 2008 sebanyak 62,46 persen dan 2013 sebanyak 58,52 persen.Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Purworejo Pudjiono mengusulkan agar KPU melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula terutama OSIS dan guru PKN. KPU juga diharapkan mendorong paslon dan parpol menggerakkan kadernya mengajak masyarakat datang ke TPS. “Selain itu, para intelektual juga perlu digarap,” ucap Pudjiono.Sementara itu perwakilan insan pers, Gunarwan mengusulkan agar KPU Purworejo memanfaatkan jajaran hingga tingkat bawah, PPS untuk memperkuat sosialisasi. KPU Purworejo menurut dia juga harus mengawal kegiatan tersebut agar benar terlaksana. “Dalam kegiatan keagamaan juga perlu disampaikan pesan pentingnya memilih pemimpin yang amanah. Sedang untuk pemilih di luar kota supaya dibujuk agar bisa kembali dan mencoblos saat pemilihan. Dan melibatkan tokoh masyarakat dalam sosialisasi,” imbuh Gunarwan. (Dr/Foto Hupmas/ed diR)

KPU Sumbar Serahkan LIP ke Komisi Informasi

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyerahkan Laporan Layanan Informasi Publik (LIP) ke Komisi Informasi (KI) setempat Selasa (20/3/2018). Penyerahan ini  sesuai amanat Peraturan KPU (PKPU) 1 Tahun 2015 dan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang pengelolaan informasi publik bagi setiap  penyelenggara termasuk KPU Sumbar.Penyerahan dilakukan langsung Kepala Bagian (Kabag) Teknis, Hukum dan Hupmas Agus Caturianto dan diterima Ketua KI Sumbar Syamsu Rizal. Hadir dalam acara serah terima Komisioner KI lainnya Dt Sondri, Adrianto Tuswandi, Yurnaldi serta Arfitriati.Dalam penjelasannya, Agus Caturianto mengatakan dalam laporan yang disampaikan, KPU Sumbar telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya ketebukaan informasi publik dibidang kepemiluan.Sementara itu Syamsu Rizal mengapresiasi  ketaatan asas KPU Sumbar menindaklanjuti amanat UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik maupun terhadap Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2015.Adapun Komisioner KI lainnya Adrianto Tuswandi mengatakan, Maret 2018 adalah batas akhir penyerahan Laporan Layanan Informasi Publik ke KI dan laporan ini menurutnya akan dijadikan satu dan sekian indikator penilaian pemeringkatan badan publik tahun 2018. (Romel/ed diR)

Sosialisasi Pilgub dan Pemilu di Lutim Berbasis Keluarga

Malili, kpu.go.id - Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 27 Juni 2018 serta Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) semakin gencar sosialisasi serta memberikan pendidikan pemilih kepada masyarakat.Salah satu metode sosialisasi dan pendidikan pemilih yang digunakan adalah berbasis keluarga. Cara ini dianggap cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilih terutama bagi pemilih perempuan, pemilih pemula dan disabilitas.Komisioner KPU Lutim Divisi Sosialisasi, Muhammad Ayyub mengatakan khusus untuk segmen pemilih perempuan dapat menjadi basis sasaran karena dianggap punya kemampuan menyebarluaskan informasi yang diterimanya kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.Selain itu Ayyub juga meminta agar sosialisasi dan pendidikan pemilih diarahkan untuk mencegah masyarakat terlibat dalam politik uang dan menolak segala bentuk informasi yang menyesatkan. “Pentingnya memilih pemimpin, dampak politik uang, nomor urut pasangan calon serta nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019,” tutur Ayyub Selasa (20/3/2018).Kegiatan sosialisasi sendiri mulai dilaksanakan KPU Lutim sejak 12 Maret 2018 di Pesisir Pantai Lauwo Kecamatan Burau, dilanjutkan di TPI Malili Desa Wewangriu Kecamatan Malili pada 20 Maret 2018. Dan terus dijadwalkan hingga pelaksanaan Pilgub 2018 dan Pemilu 2019. “Tempat yang menjadi sasaran kegiatan diutamakan yang memiliki partisipasi rendah pada Pilkada 2015 lalu,” tambah Ayyub. (hupmas lutim/ed diR)

Tertarik Angkat Sao Macca KPU Kabupaten Soppeng Jadi Skripsi

Watansoppeng, kpu.go.id – Meski baru satu tahun namun keberadaan Sao Macca dilingkungan KPU Kabupaten Soppeng telah menarik minat mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Makassar untuk mengangkatnya menjadi sebuah judul skripsi.Sao Macca sendiri adalah nama Rumah Pintar Pemilu (RPP) milik KPU Kabupaten Soppeng. Keberadaannya diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kepemiluan di Soppeng dan Indonesia pada umumnya. Atas dasar ini, mahasiswi bernama Andi Muhrani kemudian mengangkatnya dalam karya ilmiah “Studi Peran Serta Rumah Pintar Pemilu Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih”.Ditemui saat yang bersangkutan berkunjung ke Sao Macca Selasa (20/3/2018) lalu, Muhrani mengatakan bahwa kedatangannya untuk melakukan wawancara terkait tujuan dan fungsi didirikannya RPP di Kabupaten Soppeng maupun disemua tempat di Indonesia.Dia juga menjelaskan progres hasil penelitian yang tengah dilakukannya, seperti penentuan responden yang berasal dari masyarakat umum baik pemilih pemula (dari kalangan siswa SLTA), awak media dan partai politik yang pernah mengunjungi Sao Macca, maupun yang belum pernah mengunjungi tetapi pernah mendengar.Muhrani dalam penelitiannya juga ingin menanyakan lebih jauh terkait belum tingginya minat masyarakat menyambangi Sao Macca serta masih minimnya sarana dan prasarana yang tersedia disana. Dia berharap melalui penelitian yang dibuatnya ini bisa bermanfaatbaik publikasi Sao Macca kepada masyarakat mengingat peran RPP sebagai penambah pengetahuan kepemiluan dan bahan evaluasi bagi KPU. ”Sao Macca sebagai bangunan yang salah satu tujuan utamanya memberikan pendidikan pemilih yang berimbas padapeningkatan Partisipasi masyarakat pada pemilu,” pungkas Muhrani. (darma/teknishupmassoppeng/ed diR)

21 Calon KPU Kalteng Jalani Tes Kesehatan

Palangka Raya, kpu.go.id - Sebanyak 21 calon anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menjalani tes kesehatan di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya Senin (19/3/2018). Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama kedua belah pihak dan berlangsung selama dua hari, (19-20 Maret 2018). Ketua tim seleksi calon anggota KPU Provinsi Kalteng Hamdanah mengucapkan selamat kepada para calon yang telah dinyatakan lolos administasi dan berhak mengikuti tahap pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan sendiri meliputi jasmani, rohani dan narkoba. “Hasil dari tes akan diumumkan bersamaan dengan hasil tes wawancara,” ujar Hamdanah di Ruang Pertemuan Komite Etik RSUD dr Doris Sylvanus. Adapun hasil tes wawancara akan diumumkan pada 3 hingga 5 April 2018. Sementara itu salah seorang dokter RSUD dr Doris Sylvanus, Devi mengatakan, pihak RS telah menyiapkan dua tim untuk menyukseskan proses pemeriksaan kesehatan calon anggota KPU. Kelompok I bertugas memeriksa peserta dan meminta masing-masing calon menyelesaikan tes tertulis MMPI dan wawancara psikiatri. Sementara kelompok 2 akan memeriksa peserta dan melibatkan dokter spesialis. “Yang telah ditetapkan jenis pemeriksaannya sesuai peraturan dan juknis pemeriksaan kesehatan bagi calon anggota KPU,” jelas Devi. (G.C/ed diR)  

KPU Riau Terima Kunjungan Kerja Kedutaan Australia

Pekanbaru, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menerima kunjungan kerja Kedutaan Besar (Kedubes) Australia, Senin (19/3/2018). Kegiatan ini bagian dari rangkaian kunjungan Kedubes Australia ke beberapa daerah, di Indonesia khususnya yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah tahun 2018.Rombongan Kedubes Australia dipimpin Sekretaris ke-II Bidang Politik Boyd Whelan didampingi staf kedutaan Grace Maria diterima langsung jajaran Komisioner KPU Riau, Ketua Nurhamin, anggota Ilham, Abdul Hamid serta Sri Rukmini. Dalam penyampaiannya, Nurhamin menjelaskan tentang proses tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau saat ini masuk masa kampanye. Pada tahapan ini KPU menurut dia memfasilitasi pengadaan alat peraga kampanye (APK) juga bahan kampanye (BK) dalam bentuk baliho, umbul-umbul dan spanduk. “Semua itu dibiayai dan difasilitasi oleh KPU dengan anggaran hibah daerah,” papar Nurhamin. Sementara itu Boyd Whalan, kembali menjelaskan tujuan Kedubes Australia melakukan kunjungan ke-17 provinsi yang menyelenggarakan pilkada. Menurut dia selain menyambangi Riau, ada tim lain yang juga melaksanakan tugas ke provinsi lain. “Kami ada beberapa tim yang turun ke daerah. Selain ke KPU, kami juga melakukan kunjungan ke Pemprov Riau,” ujar Whalan.Whalan melanjutkan pemerintah Australia ingin melihat dari dekat proses pemilihan kepala daerah di luar Jawa. Karena selama ini yang mereka saksikan lebih banyak di Jawa, terutama di Jakarta. “Kami ingin melihat juga bagaimana pelaksanaannya di daerah,” imbuhnya. (kpu prov riau/ed diR)

Populer

Belum ada data.