Berita KPU Daerah

KPU Lutra Sambut Tim Pilkada Award

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menerima kedatangan tim Pilkada Award Sabtu (15/9/2018). Kedatangan tim bentukan KPU Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ini untuk memberikan penilaian atas pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018oleh KPU Lutra serta melihat kebersihan kantor, sistem pelayan informasi kepada publik maupun kepada partai politik sebagai peserta pemilu.Tim yang terdiri dari Mardina Rusli, Marhuma Majid, dan Abdul Muttallib diterima langsung Ketua KPU Luwu Utara Syamsul Bachri didampingi Komisioner KPU Lutra Divisi Hukum dan Parmas Supriadi, Divisi Teknis dan Logistik Suprianto, Sekretaris KPU Lutra Andi Kasmawati, para kasubag dan Staf. Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota Bawaslu Lutra Sriwati Sukma D.Syamsul Bachri menyampaikan terimakasih dan bersyukur atas kedatangan tim penilai. Dia mengungkapkan bahwa tim telah melakukan wawancara kepada para komisioner tentang kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaan pilgub lalu. “Serta melihat secara langsung semua jenis laporan kegiatan,” ucap Syamsul.Syamsul juga menjelaskan tim juga melihat semua jenis laporan, tempat kegiatan pelayan informasi (PPID) hingga rumah pintar pemilu (RPP) Masamba Affair serta mekanisme pelayanan dan jenis-jenis informasi ada.Sementara itu Mardina Rusli menjelaskan ada delapan jenis katagori penilaian yang dilihat pada Pilkada Award ini, antara lain kreasi dalam melakukan sosialisasi dan partisipasi pemilu, penyelenggara pemilu berintegritas, daftar pemilih berkualitas, pemilu akses, dokumen dan pengarsipan pemilihan terbaik, pengadaan logistik, pemungutan penghitungan dan rekapitulasi, partisipasi pemilih tertinggi.Dia juga menjelaskan bahwa salah satu tujuan kegiatan ini adalah mengevaluasi kinerja penyelenggara pemilu, memetakan permasalahan dan menarik pelajaran dari hasil, manfaat dan dampak dari semua kegiatan pilgub untuk perbaikan pemilu kedepan. “Jadi dalam kegiatan Pilkada Award ini kami akan melakukan penilaian secara obyektif,” jelas Mardina.Evaluasi kata Mardina, akan menjadi koreksi, tindak lanjut dan rekomendasi KPU dalam penyusunan regulasi, perencanaan implementasi dan penganggaran pemilu yang lebih baik di masa mendatang.Dikatakannya bahwa dalam kegiatan Pilkada Award ini KPU akan memberikan penghargaan kepada KPU kabupaten/kota yang berprestasi dalam melakukan tugasnya sebagi penyelenggara, dan menjadi contoh bagi yang lain atas kinerja KPU yang menjadi pemenang. (ramadhan iqbal)

KPU Lima Puluh Kota Gelar Bimtek dan Sosialisasi Dana Kampanye

Taeh Bukik, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Terkait Kampanye dan Dana Kampanye, di Tombak Resort, Taeh Bukik Kecamatan Payakumbuh, Sabtu (15/9/2018).Hadir dalam kegiatan ini pimpinan atau penghubung partai politik dan operator laporan dana kampanye, Bawaslu, Polres Lima Puluh Kota dan Polres Payukumbuh.Ketua KPU Lima Puluh Kota Masnijon dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bimtek dan Sosialisasi terkait Kampanye dan Dana Kampanye ini penting dilakukan guna menghindari terjadinya kesalahpahaman informasi peserta pemilu saat menyusun laporan dana kampanyenya. Pada bimtek ini juga dilakukan pelatihan penggunaan sistem teknologi informasi berupa aplikasi pelaporan dana kampanye yang memudahkan peserta pemilu dalam melaporkan dana kampanyenya.Pada bimtek juga disampaikan pokok-pokok kegiatan kampanye yang diatur oleh PKPU termasuk besaran dana kampanye yang dapat diberikan perseorangan maupun korporasi (perusahaan) baik kepada parpol, calon perseorangan (DPD) maupun paslon presiden dan wakil presiden pemilu 2019 (div tekhupmas/ed diR)

KPU Bali dan Klungkung Gelar Cerdas Cermat Pemilu 2019

Semarapura, kpu.go.id - Meningkatkan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali dan KPU Kabupaten Klungkung menggelar Lomba Cerdas Cermat Pemilu 2019.Lomba yang diikuti oleh segmen pemilih perempuan ini dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta Ketua Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Bali Wayan Widhiastini, Ketua KPU Kabupaten Klungkung I Made Kariada serta Ketua Tim Penggerak Kabupaten Ibu Ayu Suwirta.Keluar sebagai pemenang pertama PKK Kecamatan Dawan, kedua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), ketiga PKK Kecamatan Klungkung serta PKK Kecamatan Banjarangkan.Wayan Widhiastini mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyosialisasikan Pemilu 2019 dengan cara menarik dan ajang uji wawasan masyarakat terkait kepemiluan. KPU Bali secara khusus mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta serta pihak terkait yang telah mendukung kegiatan ini hingga berlangsung lancar. “Saya selalu kagum karena setiap kegiatan di Kabupaten Klungkung berjalan sesuai harapan, maksimal dan meriah. Sehingga patut untuk mendapat apresiasi,” kata Widhiastini di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanye Semarapura Sabtu (15/9/2018).Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Klungkung I Made Kariada menyemangati peserta cerdas cermat maupun pemilih pemula yang hadir dengan materi tahapan Pemilu 2019. Dia mengajak kepada pemilih untuk cerdas dalam menentukan pilihan dan tidak lupa untuk mencoblos di 17 April 2019 nanti. (putras/ed diR)

Saat Siswa SMU Pertanyakan Terpidana Korupsi Bisa Nyaleg

Bandar Lampung, kpu.go.id - Ada hal menarik dalam kegiatan KPU Goes to School yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung di SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Jumat  (14/9/2018).Banyak siswa yang bertanya terkait majunya bakal calon anggota legislatif (caleg) berlatar belakang mantan terpidana korupsi yang diperbolehkan pada pemilu. Pertanyaan yang kemudian dijawab oleh Komisioner KPU Kota Bandar Lampung, Fadilasari dengan menyerahkan pilihan kepada warga sesuai hati nurani. “Silakan adik-adik pilih sesuai hati nurani mana yang terbaik dengan terlebih dahulu mempelajari rekam jejaknya. Itu salah satu kiat menjadi pemilih cerdas,” ujarnya.Sebelumnya saat menyampaikan materi, Fadilasari memutar video pemilu tentang siapa itu pemilih pemula dan kiat menjadi pemilih cerdas.  Ketua Divisi SDM, Partisipasi Masyarakat dan Kampanye KPU Kota Bandar Lampung itu menjelaskan banyak hal, seperti pentingnya pemimpin dalam komunitas yang sangat kecil, hingga di sebuah negara.  “Pemimpin itu sangat penting untuk mengarahkan jalannya sesuatu organisasi. Jadi jangan sampai kita tidak terlibat dalam memilih orang yang akan menjadi pemimpin kita,” kata mantan jurnalis tersebut.Fadilasari juga mengingatkan bahwa pemilu yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang, adalah untuk memilih presiden dan wakilnya, serta juga DPRD, DPR, DPR RI, dan DPD. “Sebentar lagi suasana kota kita akan semarak jelang pesta demokrasi, karena mulai 23 September nanti akan memasuki masa kampanye,” katanya.Kasubbag Teknis Hubmas KPU Kota Bandar Lampung, Badaruddin  Amir,  berharap siswa pemilih pemula lebih memahami nilai-nilai demokrasi  dan mampu menggunakan hak pilihnya secara bijak. “Semoga dari acara ini, bisa tertanam nilai-nilai demokrasi dalam masyarakat khususnya pihak keluarga dan lingkungan sekolah,” katanya.Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Jumani Darjo, mengapresiasi kegiatan KPU yang digelar SMA Negeri 2 tersebut.  “Mudah-mudahan nanti siswa SMA Negeri 2 Bandar Lampung dapat berpartisipasi langsung dalam pesta demokrasi 2019 mendatang  dan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat ,” katanya.KPU Goes to School itu diikuti oleh 100 siswa perwakilan dari beberapa kelas. Mereka sangat antusias mendengarkan materi dari awal hingga berakhirnya kegiatan. (kpu kota bandar lampung/ed diR)

Pahami PKPU Kampanye Secara Komprehensif

Purwokerto, kpu.go.id - Jelang dimulainya tahapan kampanye Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menggelar sosialisasi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye kepada 16 partai politik peserta Pemilu 2019 di Aula KPU Kabupaten Banyumas Senin (10/9/2018).Turut hadir stakeholder kepemiluan lainnya yang ada di Banyumas, Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas, perwakilan Polres Banyumas, Kodim 0701, Badan Keuangan Daerah, Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Cipta Karya, Kantor Kesbangpol, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah serta Bagian Pemerintahan dan Kerjasama Setda Kabupaten Banyumas.Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi SDM dan Parmas Imam Arif Setiadi menyampaikan bahwa PKPU Kampanye harus dipahami secara keseluruhan. “PKPU tentang kampanye selalu menarik dan harus dipahami secara komprehensif,” tutur Imam.Terdapat beberapa poin dalam PKPU menurut dia yang harus disamakan persepsinya seperti ukuran bahan kampanye dan alat peraga kampanye (APK). Dan dalam hal ini KPU, Bawaslu, Partai Politik, serta peserta lainnya telah sepakat bahwa ukuran maksimal bahan kampanye dan APK disesuaikan dengan perda. “Dengan begini maka kita tidak melanggar PKPU Kampanye maupun Perda Banyumas,” jelas Imam.Imam menambahkan, sosialisasi PKPU Kampanye ini merupakan pertemuan awal yang membahas kampanye. Selanjutnya, KPU Banyumas merencanakan akan mengadakan pertemuan yang akan mengulas PKPU tentang kampanye lebih mendalam. (jik/ed diR)

KPU Lutra Bimtek Pelaporan Dana Kampanye

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar Bimbingan Teknis (bimtek) Pelaporan Dana Kampanye, di Hotel Bukit Indah Masamba Selasa (11/9/2018).Acara dibuka Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri didampingi Komisioner KPU Lutra Divisi Teknis dan Logistik Suprianto, Divisi Hukum dan Parmas Supriadi, Kepala Badan Kesbang dan Politik Enyon, Anggota Bawaslu Lutra Sri Sukma Dserta Ketua dan LO partai politik se-Kabupaten Lutra. Syamsul Bachri dalam sambutannya menjelaskan tujuan bimtek untuk menghindari terjadinya distorsi informasi kepada peserta pemilu mengenai pelaporan dana kampanye. Melalui kegiatan ini juga diberikan pelatihan penggunaan sistem teknologi informasi pelaporan dana kampanye yang memudahkan peserta pemilu dalam melaporkan dana kampanye.Dia juga menjelaskan, ada tiga jenis laporan dana pada Pemilu 2019, pertama Laporan Awal Dana Kampanye(LADK), kedua Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK), dan yang ketiga Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana kampanye (LPPDK).Terakhir Syamsul berharap melalui bimtek pelaporan ini dapat menjadi modal partai politik dalam menyusun dan melaporkan dana kampanyenya, sehingga keterbukaan atas laporan tersebut dapat diketahui secara luas oleh masyarakat.Sementara itu Kepala Badan Kesbang Lutra, Enyon menegaskan pentingnya bimtek sebagai tindaklanjut dari Undang-undang (UU) dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Sehingga menurutnya, apa yang menjadi kewajiban partai politik terlaksana dengan baik. “Agar bakal calon yang terpilih mendapatkan legitimasi dari masyarakat baik dari syarat untuk sebagai calon dan adminitrasi sebagai syarat setelah terpilih,” kata Enyon.Pemerintah daerah menurut Enyon sangat mengapresiasi KPU Lutra karena sudah memberikan bimbingan teknis terkait dengan pelaporan kampanye ini. “Meski hari libur tetap bekerja demi suksesnya pemilihan umum serentak tahun 2019,” tutup Enyon. (ramadhan iqbal/ed diR)

Populer

Belum ada data.