Berita KPU Daerah

KPU Lutra Lantik 12 PPS Hasil PAW

Masamba, kpu.go.id - Sebanyak 12 Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu 2019 di Luwu Utara (Lutra) menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah di Aula Demokrasi Kamis (8/11/2018). Ke-12 nya merupakan hasil pengantian antar waktu (PAW).Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri mengatakan pelantikan 12 PPS adalah imbas dari PPS yang mengundurkan diri dan telah beralih profesi. Dia berharap PPS baru segera beradaptasi dan melanjutkan tahapan pemilu ditingkat desa.Syamsul memastikan 12 PPS yang dilantik merupakan hasil mekanisme yang telah ditentukan, yakni fit and proper test serta menelusuri rekam jejak. Dia juga berharap PPS yang baru terus meningkatkan pemahaman akan tugas, wewenang dan tanggung jawabnya, memahami kode etik sebagai pelaksana pemilihan, bersikap netral dan hindari konflik kepentingan batasi pergaulan yang dapat mengakibatkan rusaknya citra penyelenggara.Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua KPU Lutra  dihadiri Komisioner KPU Suprianto, Rahmat, Sabil, Ketua Bawaslu Lutra Muhajirin, Sekretaris KPU Lutra Andi Kasmawati serta para undangan yang hadir.Usai dilantik, anggota PPS kemudian menandatangani Berita Acara Pengambilan Sumpah/ Janji yang disaksikan oleh Ketua Bawaslu Lutra. (ramadhan iqbal/ed diR)

KIP Bireun Sosialisasikan Tata Cara Pelaporan Dana Kampanye

Bireun, kpu.go.id - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bireuen menggelar sosialisasi laporan dana kampanye bersama pimpinan partai politik dan tim penghubung pasangan calon presiden dan wakil presiden, di Graha Buana Hotel Kamis (8/11/2018).Ketua KIP Kabupaten Bireuen, Agusni, di awal sambutannya mengingatkan kepada peserta pemilu bahwa tahapan pelaksanaan Pemilu 2019 telah memasuki masa kampanye. Karenanya, aturan tentang laporan dana kampanye perlu disosialisasikan kepada peserta pemilu untuk dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada.Agusni juga menjelaskan, regulasi mengenai dana kampanye yang meliputi pengaturan dana kampanye yang digunakan oleh peserta pemilu untuk membiayai beragam metode kampanye telah diatur didalam Undang-undang (UU).Oleh karena itu peserta pemilu wajib mengelola dan mempertanggungjawabkan dana kampanye yang dimilikinya (baik penerimaan dan pengeluaran)berdasarkan prinsip legal, akuntabel, dan transparan.Untuk itu Agusni berharap peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi dapat mencermati dengan baik sehingga nantinya dapat melaporkan dana kampanyenya dengan baik.Pada kesempatan itu Agusni juga melaporkan progres terkait Alat Peraga Kampanye (APK) yang difasilitasi negara melalui KIP Kabupaten Bireuen kini tengah memasuki proses lelang. “Mudah-mudahan akhir November paling lambat sudah dapat kami serahkan kepada peserta pemilu,” tutup Agusni. (kpu bireun/ed diR)

KPU-Peserta Cermati APK Pemilu

Gianyar, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar bersama peserta pemilu melakukan pencermatan hasil cetak desain Alat Peraga Kampanye (APK) untuk Pemilu 2019, di Kantor KPU Gianyar, Rabu (7/11/2018). Dari hasil pencermatan yang telah dilakukan, kedua belah pihak sepakat dan menyetujui, menyatakan hasil cetakan APK sudah sesuai dengan desain yang telah disampaikan sebelumnya.Sebelumnya peserta pemilu (partai politik, calon presiden dan calon wakil presiden serta calon perseorangan) telah menyampaikan desain APK-nya ke KPU Kab Gianyar beberapa waktu lalu. Selanjutnya desain tersebut dicetak untuk kemudian diperiksa.Hadir dalam kegiatan pencermatan APK ini Ketua KPU Kabupaten Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna didampingi Anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan I Wayan Mura serta Divisi SDM Dan Parmas I Komang Endra Gunawan.Agus Tirta Suguna dalam kesempatan itu menyampaikan poin yang telah menjadi kesepakatan seluruh peserta pemilu di Kabupaten Gianyar seperti pemasangan APK yang sesuai dengan zona atau titik dan jumlah yang telah ditetapkan.Hal senada disampaikan oleh Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan, yang menegaskan tidak akan sungkan untuk menertiban APK yang kedapatan melanggar aturan. Lembaganya menurut dia akan berkordinasi dengan pihak terkait untuk melaksanakan penertiban tersebut. (nop/ed diR)

Di Unusra, KGTC Berlangsung Meriah

Lasusua, kpu.go.id - Sosialisasi dan pendidikan pemilih juga berlangsung di Kolaka Utara Sulawesi Tenggara (Sultra). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolaka Utara menggelar KPU Goes to Campus (KGTC) di Universitas Nahdhatul Ulama Sulawesi Tenggara (Unusra), Rabu (7/11/2018).Mengangkat tema ”vote not for sale” kegiatan turut dihadiri Rektor Unusra Nasruddin Suyuthi, Ketua KPU Kolaka Utara Susanti Hernawaty, Ketua Bawaslu Kolaka Utara Robi dan Sekretaris KPU Kolaka Utara Muhammad Haris yang juga bertindak sebagai moderator.Dalam kesempatan itu Nasruddin Suyuthi mengajak civitas akademika untuk aktif menggunakan hak pilih di 17 April nanti. Dia menyebut suksesnya Pemilu 2019 bukan hanya tanggungjawab penyelenggara tapi juga tanggungjawab seluruh elemen bangsa termasuk kaum terpelajar.Dia juga mengimbau agar kaum terpelajar aktif di setiap tahapan pemilu, baik sebagai masyarakat maupun pemilih.Sementara itu Susanti Hernawaty menjelaskan tahapan Pemilu 2019 dan mengajak seluruh civitas akademika aktif memeriksakan kembali hak politiknya terdaftar sebagai pemilih. Dia berharap angka partisipasi pemilih di Kolaka Utara bisa lebih baik dan melampaui target nasional.Dikesempatan selanjutnya Ketua Bawaslu Kolaka Utara, Robi mendorong mahasiswa menjadi agen pengawasan (agent of control)di Pemilu 2019. Mereka bisa dengan aktif melaporkan apabila ada pelanggaran yang terjadi selama proses tahapan pemilu berjalan.Antusias peserta terlihat selama acara berlangsung, ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber. Salah satu pertanyaan yang cukup menarik ketika ada yang meminta penjelasan lebih dalam tentang praktek politik uang (money politics) yang belum pernah diproses oleh Bawaslu di pemilihan lalu. Oleh Robi, pertanyaan tersebut direspon dengan tegas bahwa lembaganya siap memproses setiap laporan yang masuk sepanjang ada bukti yang cukup dan menjamin kerahasiaan pelapor. (in/ed diR)

KPU Lutra Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berbasis Keluarga

Malangke, kpu.go.id - Guna meningkatkan partisipasi dan pendidikan pemilih dalam Pemilu serentak 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih berbasis keluarga Rabu (7/11/2018).Kegiatan ini dilakukan di empat desa antara lain Cenning, Kecamatan Malangke Barat, Pattimang, Kecamatan Malangke, Banyuwangi, Kecamatan Sukamaju, dan Sukaraya, Kecamatan Bone-Bone. Kegiatan diikuti warga, sejumlah tokoh masyarakat dan agama, pemuda, ibu rumah tangga serta  anggota komunitas atau kelompok masyarakat desa setempat .Komisioner KPU Lutra Divisi Partisipasi Masyarakat Rahmat mengatakan bahwa konsep pendidikan pemilih berbasis keluarga merupakan upaya KPU Lutra  untuk menanamkan nilai-nilai dasar kepemiluan dan menanamkan konsep dasar keluarga sadar pemilu.“Jadi tujuan pendidikan pemilih berbasis keluarga agar pemilih mengetahui hak dan kewajibannnya dalam pemilu, turut serta mendorong terwujudnya pemilu damai, demokratis, dan berintegritas," ucap Rahmat.Rahmat mengatakan bahwa pendekatan berbasis keluarga dianggap paling efektif. Hal ini karena keluarga dianggap sebagai lingkup terkecil dari masyarakat. Dia juga berharap konsep sadar pemilu mengakar di masyarakat sehingga warga aktif disemua tahapan dan ikut mendorong informasi pemilu kepada warga yang ada disekitarnya.“Karena pemilu sarana kedaulatan yang diberikan untuk menentukan pemimpin, baik yang ada di eksekutif maupun legeslatif demi untuk kesejahteraan rakyat,” tutup Rahmat. (ramadhan iqbal/ed diR)

Lapau Demokrasi Cara KPU Lima Puluh Kota Tingkatkan Partisipasi

Situjuah Batu, kpu.go.id – Meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemahaman tentang pemilu di Kabupaten Lima Puluh Kota, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar ngopi bareng dan berdiskusi ringan dengan warga Kenagarian Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Rabu (7/11/2018).Menurut Anggota KPU Lima Puluh Kota Divisi Hukum dan Pengawasan Amfreizer, acara ini digagas melihat rutinitas warga yang kerap mendatangi lapau (warung) di beberapa kecamatan juga dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pemilu. “Karena di Lapau itu ada banyak unsur masyarakat,” ujar Amreizer selaku pemberi ide kegiatan.Anggota KPU Lima Puluh Kota Divisi Sosialisasi dan Parmas Arwantri mengaku senang dengan antusiasme yang ditunjukkan warga pada kegiatan Lapau Demokrasi ini. Dimana mereka banyak menyampaikan masukan tentang pemilu dan juga bertanya tentang tahapan pemilu. Kegiatan ini menurut dia juga untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat membantu bahkan mengawasi penyelenggara jika terjadi pelanggaran. “Dan jangan lupa untuk memilih di 17 april 2019,” ucap dia.“Kegiatan ini tidak akan berakhir pada satu hari ini saja, karena akan tetap dilanjutkan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar terus adanya sosialisasi dan peningkatan pemahaman pada warga tentang pemilu” ujar arwantri.Kegiatan Lapau selanjutnya akan dilaksanakan di Kecamatan Kapur IX. (div tekhupmas kpu LPK/ed diR)

Populer

Belum ada data.