Berita KPU Daerah

518 Peserta Ikuti Tes CPNS KPU di Sumsel

Palembang, kpu.go.id - Sebanyak 518 peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjalani tes tertulis computer assisted test (CAT) di Kantor Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Palembang, Minggu (11/11/2018). Tes tulis di Palembang sendiri masuk zona 2.Peserta tes dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama pukul 08-09.30 WIB diikuti oleh 306 peserta sementara sesi kedua 212 peserta. Sesuai prosedur, peserta seleksi tes CPNS KPU hanya diperbolehkan membawa KTP-el dan nomor ujian di ruang tas.“Panitia menyiapkan loker penitipan barang, hanya nomor ujian dan KTP-el saja yang boleh dibawa masuk,” jelas Sekretaris KPU Sumsel MS Sumarwan didampingi Kabag Program Data, Organisasi dan SDM saat meninjau jalannya seleksi.Sumarwan melanjutkan, dengan tahapan seleksi yang berjalan baik dan sesuai prosedur ini maka menghasilkan orang yang berintegritas dan siap mengabdi untuk negeri. “Bersama KPU,” singkatnya.Selama menjalani seleksi, peserta diberi 100 soal terdiri dari Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Untuk lolos seleksi CAT peserta harus memenuhi nilai minimal pasing grade, 143 poin untuk TKP,  80 poin untuk TIU dan 76 untuk TWK.Begitu selesai mengerjakan soal, hasil tes langsung bisa dilihat dan ditampilkan di layar yang tersebar di ruang tunggu seleksi. Dari pantauan dilokasi ujian, sebelum masuk ruang ujian peserta diperiksa kelengkapan, KTP-el, nomor peserta, surat pernyataan dan kecocokan antara nomor peserta dengan peserta ujian. Selanjutnya peserta melakukan registrasi ulang dan mendapatkan nomor pin ujian untuk membuka aplikasi CAT dikomputer yang telah disiapkan.Saat masuk ruang ujian, peserta juga harus melewati pintu deteksi metal (metal detector) yang terpasang ditiap pintu masuk ruangan tes. Mereka juga distempel ditangan sebagai tanda. Secara umum proses seleksi berjalan lancar dan tepat waktu hingga akhir. (humas-kpu sumsel mhq/ed diR)

Sosialisasi Pemilih Pemula, KPU Soppeng Datangi Tiga SMA

Watansoppeng, kpu.go.id - Demi meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu tahun 2019 khususnya segmentasi pemilih pemula, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng menggelar sosialisasi dengan mengunjungi tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Kabupaten Soppeng.Tiga sekolah yang berkesempatan dikunjungi KPU Kab Soppeng pada kegiatan KPU Goes To School 8-10 November 2018 tersebut antara lain SMA Negeri 3 Soppeng, SMAN 7 Soppeng serta SMAN 2 Soppeng. Di tiga kegiatan ini hadir langsung sebagai narasumber Komisioner KPU Kabupaten Sidrap Alimuddin Baharuddin serta pengamat kepemiluan Herman Lilo.Secara umum materi yang disampaikan di tiga lokasi kegiatan antara lain memberikan pemahaman tentang pentingnya pengetahuan pemilu bagi pemilih pemula, mengajak pelajar untuk menghindari politik uang (money politic) serta ikut aktif dalam setiap kegiatan dan tahapan kepemiluan di masyarakat.Di sesi tanya jawab, para pelajar juga menyampaikan beberapa pertanyaan menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan proses pemilu. Acara semakin menarik karena panitia juga menyiapkan hadiah bagi mereka yang berhasil menjawab pertanyaan serta aktif dalam mengikuti acara. (teknishupmaskpusoppeng/ed diR)

Tingkatkan Partisipasi, Sosialisasi KPU Lutra Berbasis Keluarga

Masamba, kpu.go.id - Meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat memaksimalkan kegiatan sosialisasi dengan mendatangi para pemilih berbasis keluarga.Kegiatan berlangsung Sabtu (10/11/2018) bertempat di Masjid Nurul Iman Desa Tingkara Kecamatan Malangke, dan dihadiri para pemilih dari kalangan ibu yang tergabung dalam majelis taklim, tokoh agama, masyarakat, pemuda dan sejumlah warga sekitar.Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri yang hadir membawakan materi sosialisasi, menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemilu. Dia mengatakan bahwa memberikan satu suara di TPS akan menentukan siapa orang yang akan duduk sebagai pemimpin lima tahun mendatang. “Oleh karena itu masyarakat harus datang ke TPS, agar pemimpin mendapatkan legitimasi yang kuat,” kata Syamsul.Meski demikian Syamsul mengingatkan bahwa untuk bisa memberikan suaranya di hari pencoblosan tidak semua masyarakat dapat melakukannya. Undang-undang (UU) Pemilu telah mensyaratkan bahwa hanya masyarakat yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah dan memiliki KTP-el yang dapat memberikan suaranya di 17 April 2019 nanti. Sementara TNI/Polri tidak diperkenankan memberikan suaranya di TPS.Dikesempatan selanjutnya Syamsul juga memastikan komitmen dan integritas dari jajaran penyelenggara pemilu untuk bekerja maksimal di setiap tahapan kepemiluan ini. Begitu juga dihari pemungutan suara dimana kerahasiaan pemilih dijamin oleh peraturan. “Tidak akan diketahui oleh pihak manapun dan dengan jalan apa pun, siapa yang dipilihnya,” kata Syamsul.Mengingat sasaran dari sosialisasi pemilih kali ini berbasis keluarga, maka Syamsul pun mengajak kepada semua yang hadir untukkemudian menyampaikan kembali pesan kepemiluan kepada sanak keluarga serta lingkungan sekitarnya. (ramadhan iqbal/ed diR)

KPU Lutra Bersama Stakeholder Kepemiluan Sinkronisasi Data Pemilih

Masamba, kpu.go.id – Memastikan kualitas dari hasil perbaikan data pemilih berkelanjutan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) Sinkronisasi Data Pemilih bersama peserta pemilu dan stakeholder terkait di Aula Demokrasi KPU Lutra Sabtu (10/11/2018).Rakor sinkronisasi juga digelar sebagai persiapan pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHT-2) yang rencananya akan dilaksanakan pada Senin 12 November 2018.Ketua  KPU Kabupaten Lutra Syamsul Bachri mengatakan bahwa sinkronisasi hasil rekapitulasi DPTHP-1 ini adalah mencocokkan data pemilih yang ada di KPU, Dukcapil, Bawaslu dan Partai Politik. Oleh karena karena itu pihaknya berharap peserta rakor memberikan masukan terkait data pemilih sebelum nantinya ditetapkan.“Seperti partai politik dapat memberikan masukan kepada KPU terhadap penyempurnaan DPTHP-2 tentunya dengan melengkapi dokomen kependudukan seperti KK dan KTP-elenktronik,” ujar Syamsul. Hadir dalam acara rapat sinkronisasi ini, Komisioner KPU Divisi Data dan Informasi Supriadi, Sekretaris KPU Lutra Andi Kasmawati,Kadis Dukcapil Mas'ud Masse, Anggota Bawaslu Lutra Ibrahim Umar, Ketua dan Anggota PPK, Panwascam serta sejumlah partaipolitik se-Kabupaten Lutra. (ramadhan iqbal)

Mengabdi Demi Demokrasi Juga Pahlawan

Semarapura, kpu.go.id - Peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2018 juga berlangsung khidmat di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung. Usai pengibaran Bendera Merah Putih dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Anggota KPU Kab Klungkung Ida Bagus Nyoman Barwata yang bertindak selaku Inspektur Upacara berpesan kepada peserta upacara untuk menghormati dan menghargai jasa para pahlawan.Pria yang juga membawahi Divisi SDM dan Parmas juga mengatakan bahwa definisi pahlawan hari ini bisa dalam lingkup yang luas. Seperti dalam lingkup kepemiluan, pahlawan bisa disematkan kepada penyelenggara pemilu yang melaksanakan tugas dengan jujur, adil dan berintegritas.Barwata dalam kesempatan itu berharap kedepan seluruh Peringatan Hari Pahlawan tidak hanya dengan menyelenggarakan upacara bendera tapi juga dengan wujud nyata, menjalankan tugas dan kewajiban sehari-hari sesuai semangat kepahlawanan. “Jiwa tulus ikhlas saling membantu dan welas asih bisa menjadi contoh masyarakat dengan slogan KPU Melayani,” tutur Barwata.Mari kita sukseskan Pemilu 2019 yang hari pemungutan suaranya Rabu, 17 April 2019. Dan selalu sosialisasikan kepada masyarakat dalam kesempatan apapun agar partisipasi masyarakat bisa meningkat, ajaknya di akhir pesan,” tambah Barwata.Pada upacara juga dibacakan Pancasila, Pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) 1945 dan mengheningkan cipta. (putras/ed diR)

Rakor DPTHP-1 di Kabupaten Takalar

Pattallassang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Takalar menggelar Rapat Koordinasi Sinkronisasi Hasil Penyusunan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan-1 (DPTHP-1) bersama stakeholder terkait, Bawaslu Takalar, PPK, Panwascam, Parpol dan Dinas Kependudukan Takalar di Kantor KPU Kabupaten Takalar, Jumat (9/11/2018). Dalam rakor ini KPU Takalar memaparkan hasil pencermatan data pemilih, mulai dari data ganda, data anomali, dan data DP4 non DPT dan bagaimana perlakuan KPU dalam memfaktualkan data tersebut.Dalam sambutannya Ketua KPU Takalar Muhammad Darwis menyampaikan pentingnya pertemuan ini, menyampaikan bahwa data ganda yang sebelumnya ada dalam DPT sebanyak 729 orang, data anomali sebanyak 336 orang, DP4 non DPT sebanyak 21.577 orang telah terverfikasi dengan memfaktualkan ke pemilih bersangkutan. Selain itu juga telah terverifikasi oleh Disdukcapil untuk memastikan pemilih tersebut telah memiliki KTP-el. Kepala Divisi Data KPU Takalar Basrinuddin berharap peserta rakor kritis dalam melihat data yang ada untuk memastikan PlenoRekapitulasi DPHP-2 di tingkat kabupaten tidak lagi terjadi masalah. Senada Kepala Divisi Pengawasan Bawaslu Takalar Nelliyati, mengatakan bahwa rakor dibuat sebagai wadah saling kroscek data.KPU sendiri menurut dia telah melakukan verifikasi faktual ke lapangan meski hal itu tidak dilakukan secara keseluruhan. “Tetapi menjadi alat bukti kami jika datanya berbeda dengan data yang di paparkan KPU pada pertemuan ini,” kata Nelliyati.Tidak ketinggalan pada kegiatan ini para PPK juga menyampaikan hasil rekapitulasi DPTHP-1 di tingkat PPS  untuk kemudian dicocokkan dengan data milik panwascam, meski keduanya telah melaksanakan pleno sehari sebelumnya. (kpu takalar/ed diR)

Populer

Belum ada data.