Berita KPU Daerah

KPU Badung Lantik 12 PPK Penambahan Pemilu 2019

Badung, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab Badung melakukan penambahan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2019. Penambahan tersebut sejalan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang kemudian diikuti dengan keluarnya Peraturan KPU (PKPU) Nomor 36 Tahun 2018, dari semula berjumlah tiga orang menjadi lima orang.PPK hasil penambahan ini berasal dari proses verifikasi mantan anggota PPK pada penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018. Mereka yang tidak terpilih pada tahapan evaluasi kemudian mengikuti tes wawancara untuk kemudian menetapkan hasil verifikasi dan evaluasi.Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta, di Kantor KPU Kabupaten Badung, Rabu (2/1/2019) berharap anggota PPK hasil penambahan dapat segera beradaptasi dengan PPK yang ada untuk menuntaskan tugas-tugas kepemiluan ditingkat kecamatan. Dia juga berpesan agar mereka senantiasa menjaga independensi dan integritas demi tercapainya tujuan mendapatkan pemimpin yang mulia untuk kesejahteraan masyarakat.Senada Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Sosialisasi, I Gede John Darmawan, yang hadir pada kesempatan itu juga berpesan agar anggota PPK yang baru dilantik segera berkoordinasi dengan semua pihak didaerahnya masing-masing serta tidak malu untuk belajar demi meningkatkan kapasitas diri.Sebelum dilantik, ke-12 anggota PPK yang baru dilantik terlebih dahulu mengikuti Upacara Mejaya-jaya dan persembahyangan di Padmasana Kantor KPU Kabupaten Badung. Acara dilanjutkan dengan pembekalan terhadap anggota PPK oleh Komisioner KPU Kabupaten Badung mengenai tugas pokok dan fungsi PPK sebagai penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan serta bekal persiapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019. (kpu badung/ed diR)

RPP Untuk Mencerdaskan Masyarakat Pasaman

Lubuk Sikaping, kpu.go.id - Meluaskan pendidikan pemilih di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman bersama KPU Sumbar meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP), Senin (31/12/2018).Hadir dalam kesempatan itu Anggota KPU Sumbar Divisi Perencanaan Teknis, Nova Indra bersama Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Ketua KPU Kabupaten Pasaman, Rodi Andermi, unsur Forkopimda Kabupaten Pasaman, Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman, Ketua DPD/DPC Partai Politik se-Kabupaten Pasaman, instansi terkait, pers dan masyarakat umum.Rodi Andermi, mengatakan bahwa peresmian RPP upaya penyelenggara pemilu untuk lebih mengenalkan kepemiluan kepada khalayak umum. Di RPP KPU Pasaman sendiri memiliki 4 ruangan yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepemiluan baik melalui audio visual, alat peraga, simulasi dan ruang diskusi.“Namun karena keterbatasan ruang kantor dan anggaran maka keempatnya kami jadikan satu dalam ruang multifungsi dengan didukung oleh media center dan pelayanan informasi publik KPU Kabupaten Pasaman,” jelas Rodi.Sementara itu Nova Indra mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam perkembangan dan penyebarluasan informasi kepemiluan bagi masyarakat. Dia juga berharap hadirnya Bupati Pasaman dalam kesempatan ini dapat menarik minat masyarakat lainnya untuk datang dan mengambil ilmu pengetahuan kepemiluan. “RPP dapat diisi dengan berbagai materi yang akan menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat, antara lain sejarah Pasaman, tokoh-tokoh Pasaman, foto Bupati (Wakil Bupati) dan Ketua DPRD dari masa ke masa dan lainnya,”ucap Nova. (THP-SB-md/ed diR)

KPU Soppeng Gelar Rapat Evaluasi Tahapan Pemilu 2019

Watansoppeng, kpu.go.id –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng menggelar Rapat Evaluasi Tahapan Pemilu 2019 untuk tahun anggaran 2018 dengan mengundang penyelenggara adhoc dari tingkat kecamatan serta tingkat desa/kelurahan, di Hotel Ada, Minggu (30/12/2018).Ketua KPU Kabupaten Soppeng Muhammad Hasbi mengawali pertemuan dengan menjelaskan 20 prinsip dasar yang menjadi pegangan penyelenggara, khususnya terkait netralitas dan integritas. Selanjutnya Sekretaris KPU Kabupaten Soppeng, Mansur juga memberikan penjelasan beberapa hal terkait tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) sekretariat, sebagai pihak yang memfasilitasi kegiatan- kegiata tahapan pemilu.Rapat evaluasi juga menitipkan pesan kepada PPK dan PPS untuk menyampaikan Daftar Inventarisir Masalah (DIM) terkait pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 yang dilaksanakan di tahun anggaran 2018 serta rencana dan permasalahan yang berpotensi muncul dipelaksanaan Pemilu 2019.Akhir dari rapat evaluasi, diharapkan ditemukan solusi untuk setiap persoalan yang kemungkinan muncul dipelaksanaan pemilu nanti dan untuk meminimalisir segala hal yang berpotensi buruk serta menjadi penghambat bagi penyelenggara. (teknishupmassoppeng/da/ed diR)

Simulasi Distribusi Logistik di Sulbar Pastikan Kotak Suara Kuat dan Aman

Mamasa, kpu.go.id – Selama beberapa pekan terakhir, publik disuguhi oleh polemik terkait logistik Pemilu 2019, kotak suara dan bilik berbahan duplex atau karton kedap air. Ada yang meragukan kekuatan dari logistik yang akan digunakan pada hari pemungutan suara ini, meski sejatinya keduanya dipastikan kuat dan layak digunakan untuk pemilu nanti.Memperkuat kepastian ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat (Sulbar) Minggu (30/12/2018) menggelar simulasi proses pengiriman kotak suara secara nyata dengan melewati sejumlah tantangan dan rintangan. Mengambil lokasi di Mamasa, kotak diuji oleh sungai berarus deras, lembah serta pegunungan.Simulasi diawali dari Kantor KPU Mamasa, kotak suara dibawa menggunakan dua sepeda motor dengan cara diikat menuju salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang belum mempunyai akses jalan. Diawal perjalanan motor pengangkut kotak suara menghadapi tantangan melintasi bukit terjal sebagai satu-satunya akses jalan.Lepas dari itu, kotak suara selanjutnya terpaksa dipikul melintasi Sungai Mamasa berarus deras, ini dilakukan mengingat ketiadaan akses jalan yang dapat dilalui kendaraan.  Deras dan licinnya medan membuat petugas pembawa kotak harus berhati-hati, meskipun pada kenyataannya karena sulitnya menjaga keseimbangan membuat salah satu kotak terlepas dan hanyut mengikuti arus sungai.Sigap, oleh petugas yang ada dibaris belakang kotak berhasil diselamatkan, dievakuasi dan diperiksa kembali kondisinya. Oleh Anggota KPU Sulbar, Farhanuddin, kotak suara dipastikan tetap kering, berikut isi yang ada didalamnya. “Selama distribusi, kotak suara memang dibungkus dengan plastik. Dan kita lihat sendiri, meski hanyut di sungai, kondisi kotak tetap aman,” ucap pria yang juga mengkordinatori wilayah Mamasa.Farhan pun merasa bersyukur dengan kualitas dari kotak suara ini. Terutama jika melihat kondisi wilayah Sulbar yang sebagian daerahnya sulit dijangkau karena harus melintasi sungai, gunung dan lautan.“Dengan tantangan yang ada, baik kondisi geografis dan atau hujan, kami sudah siap. Dengan simulasi ini juga membuktikan bahwa kotak suara berbahan duplex aman,” tambah anggota KPU Mamasa, Marthen Buntupasau.Selain keduanya, turut serta dalam kegiatan simulasi ini Anggota KPU Sulbar lainnya Adi Arwan Alimin, Anggota KPU Kabupaten Mamasa lainnya Harun Al Rasyid serta Sumarlin, Sekretaris KPU Sulbar Rahman Syam bersama Kasubag Logistik KPU Sulbar, Budiman serta Kasubag Data KPU Mamasa, Yenny L Buntuarruan. (kpu sulbar/ed diR)

KPU Soppeng Gelar Rakor Pengelolaan Distribusi Logistik Pemilu 2019

Watansoppeng, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng menggelar Rapat Kordinasi Pengelolaan dan Distribusi Logistik Pemilu 2019 di Hotel Ada Watansoppeng Sabtu (29/12/2018).Hadir sebagai salah satu pembicara Wakil Kepala Biro Logistik KPU RI, Asep Suhlan yang memberikan penjabaran terkait pengelolaan logistik, mulai pengadaan, distribusi, dan pemeliharaan pasca pemilu. Dia juga memberikan jawaban terkait maraknya pemberitaan tentang kekuatan kotak suara berbahan duplex, latar belakang hingga anggaran yang bisa dihemat dari proses pengadaannya.Diakhir paparannya, Asep mengapresiasi KPU Kabupaten Soppeng yang telah mengadakan Rakor Pengelolaan dan Distribusi Logistik Pemilu 2019 ini dan berharap apa yang disampaikan bisa menjadi bekal untuk penyelenggara disana.Pada kegiatan ini, turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Soppeng, Ketua Bawaslu Kab Soppeng, Kepala Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Badan KesbangPol, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kab Soppeng, para camat se- Kabupaten Soppeng, pimpinan partai politik peserta Pemilu 2019, Tim Kampanye Capres-Cawapres 01 dan 02, narahubung Calon anggota DPD Pemilu 2019, Ketua PPK se- Kabupaten Soppeng, Ketua dan Anggota KPU kabupaten Soppeng, sekretaris dan segenap staf sekretariat KPU Kabupaten Soppeng. (teknishupmaskabsoppeg/da/ed diR)

KPU Provinsi Gorontalo Gelar Apel Kesiapan Penyelenggara Pemilu 2019

Gorontalo, kpu.go.id – Di penghujung 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo menggelar apel logistik dan kesiapan penyelenggara Pemilu 2019. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh penyelenggara pemilu se- Provinsi Gorontalo, Minggu (23/12/2018) ini juga diisi dengan kegiatan jalan sehat dan diikuti Anggota KPU RI Viryan Aziz, Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo, jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo, Komisioner KPU Provinsi Gorontalo, jajaran Pemda Kabupaten Gorontalo serta seluruh PPK dan PPS se-Provinsi Gorontalo.Viryan Aziz dalam sambutannya mengatakan bahwa seluruh jajaran KPU baik tingkat pusat hingga provinsi dan kabupaten/kota telah menyatakan kesiapannya menyelenggarakan Pemilu 2019 dengan sukses. Komitmen ini sejalan dengan kesuksesan KPU menuntaskan sejumlah tahapan, seperti menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 192 juta pemilih pada 15 Desember 2018, pengadaan logistik bilik dan kotak yang telah didistribusikan ke kab/kota, serta menetapkan peserta pemilu dan menentukan masa kampanye.Dalam kesempatan itu Viryan juga menjelaskan jika proses produksi logistik masih akan berlangsung di Januari-Februari 2019. Dimana kebutuhan surat suara, formulir dan alat kelengkapan pemungutan suara lainnya perlu untuk diadakan. Oleh karena itu pihaknya meminta pihak kepolisian untuk mengawal distribusi dan pengamanan surat suara ini.Terkait polemik kotak suara berbahan duplex (karton kedap air), Viryan meminta kepada seluruh penyelenggara untuk ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat dan para pemilih bahwa logistik ini telah digunakan pada pelaksanaan pemilu 2014 dan pemilihan kepala daerah serentak serta tidak ada masalah.Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim dalam sambutannya, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap KPU sukses menyelenggarakan Pemilu 2019 yang disebutnya rumit dan membutuhkan komitmen yang kuat dari semua pihak. “Harapan kita semua bahwa pemilu ini dapat menghasilkan pemimpin nasional dan wakil rakyat yang mempunyai legitimasi yang kuat serta amanah dalam menjalankan tugasnya,” tutup Idris. (kpu gorontalo/ed diR)

Populer

Belum ada data.