Berita KPU Daerah

Gandeng UMP, KPU Banyumas Informasikan 3 Kategori Pemilih

Purwokerto, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas bersama Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Tahapan Pemilu Tahun 2019 di Rumah Makan Table Nine, Minggu (23/12/2018). Hadir empat narasumber dari KPU Banyumas yaitu Yasum Surya Mentari, Hanan Wiyoko serta Khasis Munandar sementara dari UMP, Wakil Rektor I, Anjar Nugroho.Surya dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa KPU Banyumas gencar menggandeng berbagai pihak untuk diberikan informasi terkait kepemiluan. “Termasuk unsur akademisi UMP, kami harap nantinya dapat meneruskan informasi yang kami sampaikan,” kata Surya.Secara garis besar narasumber dari KPU Banyumas menyampaikan tentang tahapan Pemilu 2019 yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan. Terkait dengan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Khasis mengatakan bahwa di Banyumas ada tiga kategori pemilih.Pertama, pemilih yang tertera dalam DPT. Pemilih kategori ini akan menerima lima surat suara. Kedua, pemilih dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Mereka adalah pemilih yang sudah terdaftar dalam DPT namun menggunakan hak pilihnya di TPS lain. “Pemilih kategori ini akan menerima surat suara dengan memerhatikan Daerah Pilihnya,” terang Khasis.Dan terakhir, pemilih dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK). Mereka adalah pemilih yang datang ke TPS hanya membawa E-KTP karena tidak terdaftar dalam DPT. Mereka mendapatkan lima surat suara. Namun mereka hanya dapat mencoblos di TPS sesuai domisilinya pada rentang waktu pukul 12.00-13.00 WIB.Sementara itu Anjar menyampaikan, Pemilu sering disebut sebagai pesta demokrasi. Dengan dasar itu, lanjutnya, maka masyarakat di Banyumas seharusnya menyambut baik Pemilu ini. Namun yang menurutnya harus diperhatikan oleh KPU adalah terkait pengenalan calon kepada pemilih. “Terutama dalam pencalonan anggota DPD dan DPR yang calonnya banyak, KPU harus memiliki kiat pengenalan calon kepada masyarakat,” tutup dia. (Jik/ed diR)

PPK se-Banyumas Ikuti Pelatihan Pengisian Form C dan C1

Purwokerto, kpu.go.id – Guna meningkatkan pengetahuan dan pengalaman pengisian administrasi pemungutan suara, seluruh personel Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Banyumas menjalani pelatihan pengisian form C dan C1 di hari kedua dalam rangkaian Rapat Kerja Sosialiasi Penyelengaraan Pemilu Tahun 2019, Sabtu (22/12/2018) pagi.Anggota KPU Banyumas, Hanan Wiyoko mengatakan, latihan pengisian formulir model C dan C1 ini ditujukan untuk memberikan pemahaman menyeluruh sebelum mereka meneruskan pengetahuannya kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS). “Kami menyelipkan praktek simulasi mengisi form C dan C1 bagi PPK saat ada acara rapat kerja,” kata Hanan yang juga menjabat koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Banyumas.Hanan menambahkan, kegiatan serupa juga akan diberikan PPS kepada KPPS agar pemahaman bisa sampai hingga tingkat penyelenggara bawah. “Soal kami simulasikan dengan gambaran kondisi di TPS,” tutur dia.Di lokasi, para peserta terlihat tekun mengerjakan soal. Dengan membiasakan praktik diharapkan kerumitan di hari pemungutan suara 17 April 2019 mendatang bisa diantisipasi dan dipecahkan. (Hwo/ed diR) 

KPU Beri Perhatian Sama Penyandang Disabilitas

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kepada para penyandang disabilitas, Kamis (20/12/2018). Total ada 45 penyandang disabilitas yang hadir dalam kegiatan hasil kerjasama KPU Lutra dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lutra ini.Acara yang berlangsung di Aula Hotel Bukit Indah Masamba itu adalah komitmen KPU Lutra untuk memberikan perhatian yang sama bagi semua kategori pemilih. Dan untuk pemilih disabilitas perhatian tersebut diwujudkan salah satunya dengan menyediakan tempat pemungutan suara (TPS) yang representatif, ramah terhadap para penyandang disabilitas.Komisioner KPU Lutra Divisi Perencanaan dan Data Supriadi mengatakan penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok di masyarakat yang juga perlu mendapat sosialisasi gunamengetahui informasi tahapan pemilu. “Mereka juga berhak untuk mengetahui tentang pemilu, karena mereka semua sama seperti kelompok masyarakat lainnya,” kata Supriadi.Menurut Supriadi berbeda dengan pemilih pada umumnya, penyelenggara memang harus memerhatikan posisi TPS yang representatif. Seperti tidak beranak tangga, berada di posisi tunggu dan mencoblos yang aman dan nyaman serta menyediakan template braile bagi tunanetra.Hadir dalam kegiatan ini sekaligus sebagai pemareri Komisioner KPU Lutra Divisi Hukum dan Pengawasan Syabil, Divisi Perencanaan, Data dan Infoemasi Ketua KNPI Suharto, dan Sekretaris Arifin, Plh. Kasubag Teknis Asjaya Pengurus PPDI Lutra Joko. (ramadhan iqbal/ed diR) 

Pemilih Perempuan Kritis Kenali Calon

Purwokerto, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menggelar pendidikan pemilih bagi kalangan perempuan di Kelurahan Ledug, Kembaran, Kamis (20/12) sore. Ada sekitar 50 perempuan warga RW07 Keluarahan Ledug yang hadir dalam kegiatan ini.Anggota KPU Banyumas Hanan Wiyoko yang hadir pada kesempatan ini menyampaikan informasi kepemiluan serta menunjukkan contoh surat suara yang akan digunakan pada Pemilu 2019 nanti. Pria berkacamata tersebut juga mengingatkan pentingnya posisi pemilih sebagai salah satu faktor penentu kesuksesan penyelenggaraan pemilu. “Semakin tinggi angka partisipasi pemilih maka bisa dikatakan pemilu itu semakin sukses. Itu alasan KPU Banyumas selama ini gencar melakukan pendidikan dan sosialisasi pemilu kepada warga,” kata Hanan.Oleh karena itu dikesempatan berikutnya Hanan mengajak warga, khususnya para perempuan ini untuk tidak salah memilih calon di TPS. Mengenali calon dapat dilakukan melalui poster atau  jenis media sosialisasi lainnya.Pada kesempatan itu Hanan tidak lupa mengenalkan lima jenis surat suara yang akan digunakan pada Pemilu 2019. Selain jenis, dia juga menginformasikan kelima warna penanda pada masing-masing surat suara.Antusias warga semakin terlihat saat Hanan mulai mengenalkan kotak dan bilik suara. “Kotak dan bilik ini berbahan karton duplex. KPU sudah menjamin kekuatannya dan kualitasnya sehingga aman dipakai,” terang Hanan.Hanan menambahkan, kotak dan bilik suara ini juga kedap air. Tidak berhenti disitu, pendidikan ini dilanjutkan dengan warga memperagakan proses pembukaan surat suara, membawanya ke bilik, serta melipatnya kembali. Harapannya, warga benar-benar mengerti tata cara mencoblos di TPS yang benar.Dalam sesi diskusi, terlihat juga beberapa warga menanyakan tentang visi misi calon. Menanggapinya, Hanan menyampaikan bahwa visi misi calon presiden dan wakil presiden dapat dilihat di website KPU Republik Indonesia, di www.kpu.go.id. (rfk/ed diR)

Peresmian Serentak 4 RPP dI Sumbar

Padang, kpu.go.id - Empat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten di Sumatera Barat (Sumbar) meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) secara serentak, Kamis (20/12/2018). Keempatnya itu adalah KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai, KPU Kabupaten Solok Selatan, KPU Kabupaten Agam dan KPU Kabupaten Pesisir Selatan.Semangat membentuk RPP merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional KPU RI dimana pada kepemimpinan Ketua KPU RI 2012-2016 Husni Kamil Manik pada 2015 sebanyak 9 provinsi dan 18 kabupaten/kota terpilih sebagai pilot project. KPU Provinsi Sumbar sendiri meluncurkan RPP-nya pada Mei 2017, yang diresmikan Ketua KPU RI Arief Budiman.Ketua KPU Sumbar Amnasmen yang datang meresmikan RPP di KPU Kabupaten Solok Selatan mengingatkan agar RPP menyajikan informasi dan data yang lengkap terkait pemilu. Semua lapisan masyarakat (terutama pelajar) menurut dia terbuka untuk dapat memanfaatkan RPP ini. “Belajar tentang kepemiluan dan demokrasi di Indonesia umumnya dan Solok Selatan pada khususnya,” ujar Amnasmen.Anggota KPU Sumbar Divisi Data dan Informasi Nova Indra pada peresmian RPP KPU Kabupaten Mentawai mengatakan untuk 2018 ini Sumbar telah membangun RPP di seluruh KPU kabupaten/kota.  RPP ini adalah ruang edukasi bagi masyarakat dan berharap publik memanfaatkannya secara maksimal.Anggota KPU Sumbar Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Gebril Daulai yang juga meresmikan RPP di KPU kabupaten Agam menyampaikan arti penting didirikannya RPP, sebagai bangunan khusus yang dapat menjawab kebutuhan pemilih dan masyarakat umum dalam hal nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan.Sedangkan Anggota KPU Sumbar Divisi Teknis Izwaryani menyampaikan tujuan didirikannya RPP juga sebagai wadah  meningkatkan kemampuan penyelenggara pemilu sebelum mengedukasi masyarakat. (Tim-TH-SB-Zz/ed diR) 

KPU Gowa Ajak Milenial Gunakan Vlog-Mading Sosialisasikan Pemilu

Sungguminasa, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa makin gencar melakukan sosialisasi  Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ke pemilih pemula. Terakhir, digelar Lomba video blog (vlog) dan majalah dinding (mading) yang diikuti para pelajar dari sejumlah SMA yang ada di Kab Gowa, Kamis (20/12/2018).Kegiatan yang sesungguhnya telah berlangsung sejak 14 Desember 2018 ini diharapkan dapat menjadi ruang para pelajar mengeluarkan kreativitasnya dalam membuat vlog maupun mading bertema kepemiluan. Hasil dari kreativitas dapat membantu KPU dalam menyosialisasikan informasi kepemiluan kepada masyarakat."Saya berharap adik-adik setelah lomba ini juga senantiasa membuat vlog  untuk memberikan edukasi kepada pemilih muda agar berpartisipasi dalam pemilu. Minimal datang ke TPS dan menyalurkan hak suara tanggal 17 April 2018 mendatang,” ucap Ketua KPU Gowa Muhtar Muis di Aula Kantor KPU Gowa.Senada Anggota KPU Gowa Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM Nuzul Fitri, berharap melalui kegiatan sosialisasi pemilih pemuda semakin melek informasi terkait pelaksanaan Pemilu 2019. “Sehingga dapat meningkatkan pertisipasi pemilih muda tentunya,” ujar Fitri.Untuk diketahui jumlah sekolah yang mengikuti lomba vlog berasal dari 11 SMA (negeri dan swasta) sementara peserta mading berjumlah 28 siswa/siswi dari 6 sekolah. Akhir dari kegiatan ini, KPU Gowa akan menyambangi SMA 4 Malino 22 Desember 2018 mendatang. (kpu gowa/ed diR)

Populer

Belum ada data.