Berita KPU Daerah

Warga Kudus, Jumat Ini Ayo Saksikan Debat Cabup-Cawabup

Kudus, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus akan menggelar debat perdana Calon Bupati dan Calon Bupati Kabupaten Kudus 2018-2023. Debat terbuka yang yang dinantikan oleh masyarakat ini rencananya akan digelar disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional I News TV serta jejaring media sosial (medsos) Facebook KPU Kabupaten Kudus Jumat (11/5) pukul 19.00-21.00 WIB.Debat dipastikan menarik karena para paslon akan memaparkan visi, misi serta programnya kepada masyarakat.Komisioner KPU Kabupaten Kudus Divisi Parmas Eni Misdayani mengajak masyarakat untuk menyaksikan debat Pilkada Kab Kudus perdana. Dia mengatakan bahwa debat penting disaksikan karena bagian dari pendidikan politik bagi masyarakat. Selain itu visi, misi serta program dari pasangan calon nantinya bersinggungan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJPMD) Kabupaten Kudus. “Dan visi, misi serta program tersebut harus direalisasikan oleh pasangan calon,” kata Eni.Lebih jauh Eni mengatakan, melalui debat jadi bekal bagi masyarakat untuk menentukan pilihannya di 27 Juni nanti. Mana paslon yang memiliki program yang sejalan dengan keinginan pemilih. (mnf/ed diR)

Baru Perdana, Dua Paslon Kota Padang Terlibat Debat Sengit

Padang, kpu.go.id – Debat publik perdana Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang digelar di Hotel Mercure, Padang, Senin (7/5/2018) malam. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menghadirkan dua pasangan calon (paslon), Emzalmi-Desri Ayunda (nomor urut 1) serta Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa (nomor urut 2) yang terlibat perdebatan sengit, membahas tema “Pemerintahan yang Bersih, Tertib dan Melayani”.Emzalmi mewakili pasangan nomor urut satu menegaskan bahwa pemerintahan yang bersih dan melayani merupakan misi pasanganya jika terpilih nanti. Mereka juga berjanji akan menjalankan roda pemerintahan yang transparan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan ekonomi, pendidikan yang layak, menekan angka penggangguran di Kota Padang serta mewujudkan Padang menjadi kota industri,” kata Emzalmi.Sementara mewakili pasangan nomor urut dua, Mahyeldi memastikan kelanjutan dari program yang telah dijalankannya sejak lima tahun yang lalu seperti memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, menjaga aparatur sipil di pemerintahan Kota Padang terhindar dari korupsi serta memberikan pelayanan yang baik hingga tingkat kecamatan, kelurahan sampai RT. “Memberikan perlindungan dan kenyamanan maksimal terhadap masyarakat melalui penguatan pasukan penegak perda demi melindungi warga dari penyakit masyarakat,” tutur Mahyeldi.Debat dihadiri Ketua KPU Kota Padang M Sawati, Anggota KPU Kota Padang Divisi Hukum Riki Eka Putra, Ketua Panwaslu Kota Padang Dorri Putra, Ketua KPU Sumatera Barat (Sumbar) Amnasmen beserta anggota lain, Anggota Bawaslu Sumbar Fifner Rangkoto, Forkompimda, pimpinan partai politik pengusung pasangan calon serta massa dari kedua paslon. Debat terdiri dari lima segmen, disiarkan langsung oleh Padang TV, TVRI serta RRI Padang. Hadir sebagai panelis, Rusdi Lubis, Muhammad Taufik, Aidinil Zetra, Edi Utama, Khairul Fahmi dengan moderator Charles Simabura. Debat selanjutnya akan digelar 12 Mei mendatang dengan tema “Pembangunan Ekonomi, Industri, Pariwisata serta Pembangunan Kelautan dan UMKM. Sementara tema debat ketiga membahas “Agama, Pendidikan dan budaya”. (romel/ed diR)

Perempuan Punya Peran Sentral dalam Politik

Tondano, kpu.go.id - Geliat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terus dilakukan. Strategi segmentasi target kelompok dalam sosialisasi pilkada menjadi rujukan.  Setelah sebelumnya fokus pada ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemilih pemula, kali ini segmen penting yang disasar KPU minahasa adalah Pemilih Perempuan.Terbaru,  sosialisasi pemilih perempuan digelar di Kecamatan Remboken, Senin (7/5/2018). Ketua KPU minahasa,  Meidy Tinangon sekaligus Korwil II,  menjelaskan bahwa sosialisasi untuk pemilih perempuan penting sebab perempuan memiliki posisi yang sama dengan pemilih laki-laki. “Laki-laki dan perempuan sama kedudukan serta hak dan kewajiban dalam politik termasuk dalam hajatan pilkada," ujar Tinangon.Menurut dia, sejak dulu perempuan Minahasa telah menunjukan peran yang besar dalam memimpin atau menentukan pemimpin. Dia mencontohkan tokoh Maria Walanda Maramis adalah salah satu pejuang yang mewakili perempuan di lembaga legislatif, Minahasa Raad atau Dewan Minahasa di era kolonial. “Kita berharap peran perempuan dalam Pilkada 2018 juga akan makin signifikan. Sekalipun tak ada perempuan sebagai calon tetapi pemilih perempuan harus tampil sebagai motor dalam mewujudkan pilkada yang kredibel dan aman,” tutur Tinangon. Tinangon mengatakan, keikutsertaan perempuan bukan sekadar menggunakan hal pilih,  tapi berperan menjadi penyelenggara pemilu, menjadi pengawas atau pemantau ataupun juga turut memainkan peran sebagai insan peneduh dan pembawa suasana damai di masa pilkada yang dimulai dari relasi dan komunikasi ibu dengan suami dan anak-anak. (admin/ed diR)

Kemah Demokrasi KPU Banyumas Lahirkan Seratus Pemimpin Muda

Purwokerto, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melaksanakan kegiatan Kemah Pemimpin Muda Untuk Pilkada Berintegritas di Baturraden Sabtu-Minggu (5-6/5/2018). Sebanyak 100 peserta mengikuti kemah tersebut menyatakan siap mendukung dan menyukseskan Pilkada Serentak 2018 di Banyumas serta siap untuk menjadi pemimpin di waktu yang akan datang.Kemah yang diadakan di Lereng Gunung Slamet dimaksudkan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada peserta. Anggota KPU Kabupaten Banyumas Imam Arif Setiadi mengatakan, generasi muda yang kelak menjadi pemimpin adalah yang menentukan sejahtera atau bobroknya negeri. Oleh karena itu, generasi muda diajak mengikuti kemah demokrasi untuk bisa menjadi pemimpin yang mensejahterakan. “Mari bersama-sama kita bangun negeri ini menjadi lebih baik,” ungkap Imam saat materi sesaat sebelum Api Unggun khas perkemahan menyala.Hadir juga pada kegiatan itu Sunanto, Kordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (Kornas JPPR) sebagai pemateri. Sunanto atau yang lebih akrab dipanggil Cak Nanto ini menyampaikan akan pentingnya pemilih mengenali calon beserta visi misinya. Ia mengajak kepada agar menjadi pemilih yang cerdas.Paska pembekalan materi, peserta mendeklarasikan kesiapan mereka menyukseskan Pilkada Tahun 2018. Kesiapan itu dituangkan dalam penandatangan papan deklarasi oleh peserta. Setiap perwakilan dari 20 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang menjadi peserta menandatanganinya satu-persatu.“Kami peserta Kemah Pemimpin Muda siap menyukseskan Pilkada Serentak Tahun 2018,” ucap peserta dengan lantang secara bersama-sama.Sebagai upaya mengeratkan kekompakan antar peserta, instruktur kemah menyiapkan beragam permainan menarik dalam outbond di Minggu paginya. Terdapat permainan Buldoser, Pindah Air, Samson dan Dahlia, Traffic Jam dan Ular Tangga Demokrasi. Peserta terlihat menikmati sejumlah rangkaian kegiatan di kegiatan itu. Eka widyanti, salah seorang peserta menyampaikan apresiasinya atas kemah ini. Menurutnya, kemah ini sukses besar. Ia berharap, akan ada follow up sebagai langkah nyata atas selesainya kegiatan ini. (rfk/ed diR)

Debat II Pilkada Kotamobagu Seru dan Sukses

Kotamobagu, kpu.go.id - Debat II pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kotamobagu 2018, Sabtu (5/5/2018) berlangsung lancar dan sukses. Kebijakan menambah massa pendukung yang ada di dalam gedung juga tidak memengaruhi jalannya debat.“Soal yel-yel atau teriakan-teriakan dukungan itu biasa dan semuanya bisa berjalan dalam koridor, tidak ada dari massa pendukung pasangan calon yang anarkis atau bertindak diluar kendali,” kata Komisioner KPU Kota Kotamobagu Iwan Manoppo, di Ballroom Sutanraja Hotel Kotamobagu.Pelaksanaan debat memang berlangsung menarik, Ketua KPU Kota Kotamobagu, Nova Tamon, berharap debat terbuka pasangan calon walikota dan wakil walikota yang digelar KPU Kota Kotamobagu jangan hanya jadi acara ceremony dan tahapan pilkada saja, tapi bisa jadi ajang sosialisasi program pasangan calon yang didengar dan disaksikan langsung oleh masyarakat Kota Kotamobagu. “Sehingga masyarakat yakin apa yang dipilihnya adalah pemimpin yang sesuai dengan keinginannya,” tegas Nova.Sementara itu Komisioner Bidang Perencanaan dan Data Asep Sabar mengingatkan kepada para wajib pilih yang belum terdaftar di DPT segera berkoordinasi dengan PPS maupun PPK atau langsung ke KPU Kota Kotamobagu dengan membawa identitas berupa KTP elektronik dan kartu keluarga (KK). “Masih ada tahapan berikutnya, yakni daftar pemilih tambahan (DPTb) untuk mengakomodir mereka yang belum terdaftar namun sudah memiliki identitas,” ucapnya.Dia juga mendorong agar masyarakat yang belum terdaftar dan belum memiliki identitas segera melapor ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk direkam. Hasil perekaman itu yang nantinya bisa disampaikan ke PPS, PPK atau KPU Kota Kotamobagu untuk kemudian dimasikkan ke DPTb. “Sayangi suara anda. Karena itu gunakan hak-hak yang diberikan Tuhan dan negara dalam pilkada 2018 dengan sebaik-baiknya, tanpa harus golput,” tambah dia.Panelis pada debat II sebanyak lima orang, yakni Michael Mamentu, Erens Sanggelorang, Ferry Daud Liando, Taufik Passiak, Joyce Rares dengan moderator presenter Kompas TV Angie Kuntag.Pada debat sesi kedua dengan tema “Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik” kali ini para pasangan calon secara detail memaparkan konsep pemerintahan yang akan diterapkan jika nanti terpilih pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Kotamobagu Tahun 2018 ini. (kpu kota kotamobagu/ed diR)

Sosialisasi Pemilu Sasar PSPJ Kota Solok

Solok, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menggelar Pendidikan Pemilih melalui Forum Warga Berbasis Keluarga Pada Pemilu 2019 dengan Persatuan Sosial Perantau Jawa (PSPJ), Kota Solok di Sekretariat PSPJ Jalan Adinegoro Kel VI Suku Kota Solok Sabtu (5/5/2018). Hadir dalam acara ini Ketua dan Sekretariat KPU Kota Solok, Pengurus dan Anggota Persatuan Sosial Perantau Jawa (PSPJ) Kota Solok.Diawal paparannya, Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa menjelaskan tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2019 berlandaskan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 tahun 2018. Tahapan yang telah diselesaikan menurut dia adalah penetapan 16 partai politik sebagai peserta Pemilu 2019, penetapan Daerah Pemilihan (Dapil), pembentukan PPK dan PPS serta pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih Pemilu 2019.Terkait pemutakhiran data pemilih, KPU Kota Solok menindaklanjuti gerakan coklit serentak 17 April 2018 lalu, dimana pantarlih bertugas selama satu bulan hingga 17 Mei 2018. “Pemilu 2019 akan menjadi ujian bagi perkembangan demokrasi di Kota Solok,” tutur Budi.Lebih jauh Budi mengajak semua elemen masyarakat untuk menunjukkan semangat dewasa dalam berdemokrasi. Dan khusus PSPJ diharapkan juga mampu memberikan pendidikan pemilih dan transfer kepemiluan. “Dengan model “Gethok Tular” kepada seluruh anggota dan keluarga,” tambah Budi.Sementara itu Ketua PSPJ Suyono mengucapkan terimakasih atas kehadiran KPU Kota Solok dalam memberikan pencerahan tentang kepemiluan. (kpu kota solok/ed diR)

Populer

Belum ada data.