Berita KPU Daerah

Cerdas Cermat Pemilu dan Demokrasi se-Kota Padang

Padang, kpu.go.id - Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 serta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bekerjasama dengan Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD) menyelenggarakan lomba Cerdas Cermat Pemilu dan Demokrasi tingkat SMA se-Kota Padang di Komplek GOR Haji Agus Salim Minggu (13/5/2018).Ketua panitia pelaksana Cerdas Cermat Pemilu dan Demokrasi, Defil mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dari sosialisasi KPU Sumbar terhadap masyarakat. Tujuannya meningkatkan partisipasi pemilih pemula di Pilkada 2018 serta Pemilu 2019.Defil menjelaskan, dari 15 SMA yang diundang hanya sepuluh yang mengirimkan perwakilannya sebagai peserta antara lain, SMA 1, SMA 2, SMA 5, SMA 9, SMA 10, SMA 11, SMA 12, SMA 14, SMA 15 serta SMA 16. Dan dari sepuluh sekolah tersebut panitia kemudian membaginya menjadi tiga kelompok untuk babak penyisihan. “Bagi yang menang tiap kelompok sekolah akan berhak maju ke grand final,” jelas Defil.Hadir sebagai dewan juri Ratmil dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Ilham Azre dari Universitas Andalas (Unand) dan Firdaus Diezo dari Unes Padang serta pembawa acara sekaligus pembaca soal Febrina Maulidya. (romel/ed diR)

Rela Sebrangi Lautan, Demi Sosialisasikan Pilgub Jateng

Karimunjawa, kpu.go.id – Memahami pentingnya keterpenuhan informasi warga terkait pemilihan kepala daerah (pilkada), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara menyambangi Pulau Parang dan Pulau Nyamuk untuk menyosialisasikan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018, Minggu (13/5/2018).Didua pulau terluar tersebut, KPU Kab Jepara dibawah pimpinan Komisioner KPU Jepara Subchan Zuhri serta Anik Sholikkatun mendatangi rumah ke rumah untuk menerangkan waktu pelaksanaan pemilihan, pasangan calon yang bertanding, hingga syarat bagi pemilih di pilgub nanti membawa KTP Elektronik atau Surat Keterangan Disdukcapil.Kunjungan pertama diawali dari Pulau Parang, disana terdapat tiga  Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan jumlah pemilih mencapai 794 orang. Sedangkan di Desa Nyamuk terdapat dua  TPS dengan jumlah 392 orang.Desa Parang dan Desa Nyamuk merupakan pulau terpisah namun berdekatan  yang berada di kepulauan Karimunjawa. Untuk menuju kesana perlu menyeberang menggunakan kapal dengan jarak tempuh dua setengah jam ke Pulau Nyamuk sedangkan dua jam ke Pulau Parang.Dalam penjelasannya, Subchan Zuhri mengatakan sosialisasi ke pulau terpencil diutamakan, karena masyarakat setempat minim akses terkait informasi pilgub. Dia berharap dengan adanya kunjungan langsung kedaerah ini warga dapat mengetahui tahapan pilkada serta para calon yang bertanding. “Warga di kepulauan karimunjawa ini sangat minim akses, baik transportasi, listrik, maupun jaringan telepon dan internet. Untuk menyebrang kesana (Kecamatan Karimunjawa), harus menggunakan kapal desa pada Senin dan Kamis. Di luar hari itu, harus menyewa kapal sendiri,” jelas Subchan.Kegiatan ini menurut Subchan sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat. KPU Kabupaten Jepara berupaya mewujudkan Pilgub Jateng yang becik tur nyenengke. “Dalam upaya itulah KPU Kabupaten Jepara bertekat untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang sulit mengakses informasi tentang pemilu, dapat memperoleh wawasan dan pengetahuan pemilu khususnya Pilgub Jateng 2018,” tutup Subchan. (hupmas kpu jepara/F2@/ed diR)

Ngopilu, Ajang Berbagi Informasi Pemilu

Solok, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok bersama Polres Solok Kota menggelar kegiatan Ngobrol Pemilu 2019 (Ngopilu) bertempat di Aula Polres Solok Kota Jalan KS Tubun no 2 Kelurahan Kampung Jawa-Kota Solok Sabtu (12/4/2018). Hadir Kapolres Solok Kota beserta jajaran, Anggota dan Sekretariat KPU Kota Solok, Ketua Panwaslu Kota Solok beserta jajaran, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Solok, Ketua dan Sekretaris Partai Politik peserta Pemilu 2019 tingkat Kota Solok.Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa mengapresiasi gagasan Kapolres Solok Kota telah membuat acara Ngopilu. Dalam paparannya dia menjelaskan bahwa tahapan pemilu saat ini masuk proses pencocokan dan penelitian (coklit). Dia berharap seluruh partai politik serta masyarakat bisa ikut mengawasi prosesnya dengan baik. “Jika masih ada yang belum dicoklit oleh pantarlih segera laporkan kepada PPS, PPK dan KPU atau Panwaslu Kota Solok,” tutur Budi.Tahapan selanjutnya menurut Budi penyelenggara akan membuka proses pendaftaran bakal calon anggota DPRD Kota Solok, 4-17 Juli 2018. Partai politik diharapkan segera menyiapkan diri dengan mengumpulkan dokumen administrasi dan menentukan petugassenagai operator Sistem Informasi Pencalonan (Silon).Sebelumnya Kapolres Solok AKBP Dony Setiawan menjelaskan tujuan dari Ngopilu adalah untuk meningkatkan koordinasi dan menciptakan suasana kondusif di Kota Solok. Melalui Ngopilu semua pihak menurut dia bisa saling saling bertukar pikiran mendengar masukan serta saran agar pemilu berjalan aman, tertib dan lancar. “Serta tidak ada gesekan. Gakkumdu sudah terbentuk diharapkan partai politik tidak ada yang curi start kampanye,” ujar Dony.Ketua Panwaslu Kota Solok Triati menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mengawasi setiap tahapan pemilu. Termasuk coklit data pemilih agar hak pilih masyarakat bisa terjaga dengan baik. “Oleh sebab itu masyarakat, partai politik juga diharapkan aktif memantau perkembangan coklit data pemilih ini, agar tidak ada masalah dikemudian hari,” ucap Triati.Sementara itu Ketua LKAAM Kota Solok Rusli Khatib Sulaiman mengajak semua pihak mendukung terwujudnya Pemilu 2019 yang berakhlak dan berbudaya. “Akhlak berarti tingkah laku yang didorong oleh suatu keinginan untuk melakukan suatu perbuatan yang baik.Sedangkan budaya, cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. “Jadi mari bersama-sama kita wujudkan (pemilu yang baik) untuk melahirkan pemimpin yang mampu mengemban amanah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (kpu kota solok/ed diR)

Soliter, Sosialisasi Pilgub ala KPU Kota Lampung

Bandar Lampung, kpu.go.id – Banyak cara menyosialisasikan pemilihan kepala daerah (pilkada) kepada masyarakat, seperti yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung, mereka menggelar senam bersama warga di Lapangan Kalpataru, Kemiling, Bandar Lampung, Sabtu (12/5/2018).Senam dihadiri ratusan warga Kemiling ini bertema “Sosialisasi Lewat Instrumen Remix (Soliter), Senam Sehat Menuju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang Berintegritas”. Hadir dalam kesempatan itu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kota Bandar Lampung.Dalam sambutannya, Anggota KPU Kota Bandar Lampung Divisi SDM, Partisipasi Masyarakat, dan Kampanye, Fadilasari,  mengimbau masyarakat untuk aktif menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. “Bapak/ibu semua, mari semuanya gunakan hak pilih kita sebagai warga negara. Kita lah yang akan menentukan siapa kepala daerah Lampung lima tahun yang datang. Datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 Juni mendatang,” katanya,Fadilasari mengatakan, kecamatan Kemiling memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) tertinggi di Kota Bandar Lampung, yakni 45.165 jiwa, terbagi dalam 89 TPS. “Ini salah satu alasan, mengapa senam sehat ini kami gelar di kecamatan Kemiling,” ujarnya.Senam yang dimulai pukul 06.15 WIB pagi berlangsung seru dan meriah. Terlebih disela acara juga dibagikan souvenir bagi warga yang bisa menjawab pertanyaan seputar pelaksanaan pemilihan gubernur dan bagi warga yang paling semangat mengikuti senam.Acara itu lalu ditutup dengan pembagian hadiah oleh Ketua KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri dan Plt Camat Kemiling, Edi Suherman. (wahyu nita sari/ed diR)

Belajar Kepemiluan, TKP Unair Sambangi KPU Bojonegoro

Bojonegoro, kpu.go.id - Mahasiswa Tata Kelola Pemilu (TKP) Universitas Airlangga (Unair) kembali mengunjungi sejumlah Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jawa Timur dalam rangka kuliah lapangan. Kunjungan ke KPU Kabupaten Bojonegoro diselenggarakan Jumat, (11/5/2018) dan diterima oleh jajaran komisioner dan sekretariat KPU Kabupaten Bojonegoro di Ruang Media Centre.Bumi Angling Dharma saat ini tengah menyelenggarakan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Bojonegoro 2018.Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, Abdim Munib menyampaikan terimakasih kepada TKP Unair memilih KPU Kabupaten Bojonegoro sebagai tempat kuliah lapangan. Dia mengatakan lembaga pimpinannya senantiasa bertindak berdasarkan ketentuan yang ada, walau tidak jarang muncul masalah dalam pelaksanaannya. “Masalah itu dievaluasi dan menjadi masukan dalam rangka perbaikan di masa yang akan datang,” ujar Abdim.Anggota KPU Bojonegoro Divisi Teknis Fathurohman, memaparkan proses penyusunan daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Bojonegoro untuk Pemilu 2019 yang tahapannya berhimpitan dengan Pilkada 2018. Menurut dia pada prosesnya muncul dua opsi dapil dan setelah dilakukan uji publik, seluruh partai politik sepakat memilih dapil yang telah digunakan pada pemilu sebelumnya yaitu lima dapil. “Jumlah penduduk Kabupaten Bojonegoro sebanyak 1.313.722 tersebar di 28 kecamatan dan 430 kelurahan. Jumlah kursi yang akan diperebutkan parpol peserta pemilu di Kabupaten Bojonegoro dalam pemilu 2019 sebanyak lima puluh kursi,” kata Fathurohman.Anggota KPU Bojonegoro lainnya Khudori menjabarkan proses penyusunan daftar pemilih di KPU Kabupaten Bojonegoro. Dalam menyusun daftar pemilih, lembaganya berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti disdukcapil untuk perekaman E-KTP, BPJS agar pemilih usia lanjut yang malas mengurus E-KTP segera mengurusnya. Dia juga menyampaikan coklit berkelanjutan untuk Pemilu 2019.Isu terkait pemilih di lembaga pemasyarakatan (lapas), di rumah sakit serta pekerja musiman di Kabupaten Bojonegoro turut dibahas pada sesi tanya jawab. Dari 415 jumlah napi yang memiliki hak pilih, 140 diantaranya penduduk Bojonegoro sementara sisanya berasal dari luar Bojonegoro. Adapun terkait pekerja musiman, KPU Kabupaten Bojonegoro akan mencari rumusan yang lebih teknis melalui rapat pleno.Dosen pendamping TKP Unair Kris Nugroho, mengatakan bahwa kegiatan ini bentuk implementasi dan tekad Program Studi S2 Ilmu Politik peminatan Tata Kelola Pemilu Fisip Unair memberikan pembelajaran kepemiluan di lapangan kepada mahasiswa. “Kami banyak belajar teori 40% dalam perkuliahan kelas dan 60% praktik di lapangan,” ucapnya.Kris melanjutkan, yang dibutuhkan mahasiswa adalah gabungan antara teori dan praktik, meskipun mahasiswa TKP UNAIR telah mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Manfaat khusus dari kegiatan ini yaitu penguatan kelembagaan KPU agar lebih profesional dalam melaksanakan tugas-tugas kepemiluan,” tutup Kris. (novembri yusuf simanjuntak/ed diR)

Gandeng Bhayangkari Sosialisasikan Pemilu di Kota Solok

Solok, kpu.go.id – Menggandeng Bhayangkari, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menyosialisasikan tahapan Pemilu 2019. Bertempat di Ruang Pertemuan Polres Solok Kota Jalan KS Tubun, melalui kegiatan ini diharapkan informasi kepemiluan bisa semakin dirasakan oleh masyarakat. Terlebih dari Bhayangkari juga beberapa ikut aktif sebagai penyelenggara pemilu.“Ibu-ibu Bhayangkari Polres Solok Kota ada yang menjadi bagian dari penyelengara Pemilu, yaitu Ibu Mega sebagai PPS Kel. Kampung Jawa,” ucap Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa, Jumat (11/5/2018).Hadir dalam acara ini Ketua, Wakil Ketua, Pengurus dan Anggota Bhayangkari Polres Solok Kota, Ketua dan Anggota KPU Kota Solok, serta Ketua Panwaslu Kota Solok. Dalam penyampaian materinya Budi juga mengucapkan terimakasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan oleh Pengurus Bhayangkari Polres Solok Kota untuk menyampaikan Sosialisasi Tahapan Pemilu 2019.Budi juga mengingatkan kepada seluruh anggota Bhayangkari beserta keluarga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, untuk mengecek kembali hak pilihnya. (kpu kota solok/ed diR)

Populer

Belum ada data.