Berita KPU Daerah

Gelar Bimtek Situng, KPU Sumsel Target yang Tercepat

Palembang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Perhitungan Suara untuk para operator KPU kabupaten/kota di Hotel 101 Palembang, 14-16 Mei 2017.Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis, Liza Lizuarni dalam sambutannya mengatakan, pemungutan dan penghitungan suara menjadi tahapan penting dan puncak dari suatu proses pemilihan. Oleh karena itu dia berpesan kepada peserta bimtek Situng untuk memanfaatkan kesempatan yang didapatkan untuk menguasai aplikasi ini dengan baik dan benar. “KPU Provinsi Sumatera Selatan menganggap perlu melakukan pelatihan atau bimtek lanjutan mengenai penggunaan Situng ini agar saat penggunaannya nanti rekan-rekan operator kabupaten/kota dapat menggunakan aplikasi secara optimal,” katanya.Melalui Situng KPU menurut dia juga berupaya menyajikan data transparan dan akuntabel kepada publik. Dia juga mengingatkan kepada peserta bimtek untuk mempersiapkan diri sebab ada sejumlah hal baru yang terdapat dalam sistem tersebut. "Upayakan setiap wilayah jangan hanya satu operator Situng, terutama di daerah yang sulit dijangkau. Tempatkan operator minimal berjarak 2 jam perjalanan dari server, agar lebih mudah menganbil tindakan bila terjadi kendala,” tuturnya.Dengan sejumlah persiapan yang dilakukan, Liza berharap KPU Sumsel dapat menyelesaikan proses hitung tercepat di pilkada nanti. “Kita berharap Sumsel jadi salah satu provinsi yang bisa menyelasaikan pengiriman data situng dalam waktu 24 jam, sesuai target KPU RI,” tambah Liza.Sementara itu Kabag Hukum Teknis dan Hupmas Sekretariat KPU Sumsel, Abdullah berharap ada peningkatan pengetahuan, keterampilan dan pemahaman para operator Situng dalam hal penggunaan aplikasi nanti. Sehingga saat pelaksanaan nanti dapat berjakan lancar. (hupmas kpu sumsel mewan/ed diR)

SMA 10 Padang Juara Lomba Cerdas Cermat Pemilu

Padang, kpu.go.id – SMA 10 Padang keluar sebagai pemenang pertama lomba Cerdas Cermat Pemilu dan Demokrasi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar). Sekolah yang berada di Jalan Situjuh Jati Baru Padang ini sukses menyisihkan SMA1 (juara II) serta SMA 2 (juara III).Penyerahan hadiah juara pertama disampaikan Kabag Hukum Teknis dan Hupmas KPU Sumbar Agus Caturianto kepada perwakilan SMA 10 di Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Sumbar Senin (14/5/2018). “Selamat kepada adik-adik SMA 10 Padang atas prestasinya sebagai Juara 1 Cerdas Cermat Pemilu dan Demokrasi yang digelar KPU Sumbar kemarin. Juara 1 mendapatkan trofi,  piagam penghargaan serta uang tunai Rp2 juta dipotong pajak,” ujar Agus.Adapun untuk juara II, SMA 1 Padang hadiah diserahkan Sekretaris KPU Sumbar, Firman. Pemenang berhak membawa pulang hadiah trofi,  piagam penghargaan serta uang tunai sebesar Rp1,5 juta dipotong pajak. Sedangkan untuk juara III, SMA 2 Padang hadiah diserahkan Kasubag Hukum KPU Sumbar Aan Wuryanto dan berhak membawa pulang hadiah trofi, piagam penghargaan serta uang tunai Rp1 juta dipotong pajak.Siswa SMA 2 Padang, Fariz Hadiyan Bendry merasakan dampak langsung dari lomba Cerdas Cermat Pemilu dan Demokrasi. Sebelumnya dia mengaku tidak banyak mengetahui tentang pemilu dan saat ini lambat laun memahami tentang pemilu. “Untuk Cerdas Cermat Pemilu dan Demokrasi ini kami hanya belajar satu hari menjelang pertandingan dimulai,” kata FarizFariz berharap lomba semacam ini terus dipertahankan dan kedepan bisa mengundang lebih banyak lagi sekolah-sekolah yang ada di Kota Padang. “Semoga KPU Sumbar tidak hanya melakukan sosialisasi dengan mengambil beberapa sampel SMA atau SMK yang ada di Padang tetapi secara merata di seluruh Sumatera Barat," tambah Fariz. (romel/ed diR)

Fio-Evlin Jadi Rujukan Pemilih Pemula Sumsel

Palembang, sumsel.kpu.go.id - Fio Alfarruk dan Evlin Sabrina terpilih sebagai Duta KPU Sumsel 2018-2023. Penobatan kepada keduanya dilakukan pada  Grand Final Pemilihan Duta KPU yang digelar di Palembang Icon, Minggu (13/5/2018).Dalam sambutannya Sekretaris KPU Sumsel Sumarwan yang datang mewakili Ketua KPU Sumsel Aspahani mengatakan, pemilihan duta KPU merupakan jadi salah satu bentuk sosialisasi yang dilakukan untuk menyasar pemilih pemula. Tindak lanjut dari kegiatan serupa juga dilakukan melalui kegiatan KPU Goes to Campus, KPU Goes to school, KPU Gerbek Kampung serta rangkaian sosialisasi lainnya. “Melalui Duta KPU ini, diharapkan dapat menekan angka golput dan meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur 2018 dan Pemilu 2019,” katanya.Komisioner KPU Sumsel Divisi SDM dan Parmas Ahmad Naafi mengatakan setelah terpilih sepasang Duta KPU memiliki tugas yang cukup berat. Mereka salah satunya akan menjadi sumber informasi bagi masyarakat seputar pemilihan. "Mereka akan menjadi rujukan, tempat masyarakat bertanya dan memberikan solusi bagi masyarakat yang mengalani kesulitan terkait hak dan kewajibannya sebagai pemilih,” jelas Naffi.Meski demikian untuk meningkatkan pengetahuan keduanya, Duta KPU telah menjalani karantina dan telah dibekali secara detil seluk beluk pemilu. “Tinggal mentransformasi ilmu mereka kepada masyarakat khususnya untuk para pemula,” lanjut dia.Naafi yang juga jadi salah satu juri dalan pemilihan Duta KPU juga mengungkapkan bahwa pengetahuan tentang pemilu menjadi penilaian utama pada ajang ini. "Semua saling melengkapi, brain, action dan atitude mesti dimiliki, karena tugas duta KPU cerminan dari penyelenggara pemilu yang menjalankan amanat bangsa," tutupnya. (mhq/hupmas kpu sumsel/ed diR)

Jelang Pilgub, KPU Bimtek PPS se-Kabupaten Maros

Maros, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Panitia  Pemungutan Suara (PPS) di Hotel Grand Town Mandai Maros  13 -15 Mei 2018, untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan 2018. Sebelumnya bimtek telah digelar untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Bimtek untuk PPS ini adalah gelombang pertama dari tiga gelombang yang direncanakan. Gelombang pertama ini diikuti 108 PPS dari lima Kecamatan, Kecamatan Marusu diikuti delapan desa/kelurahan, Kecamatan Mandai enam desa/kelurahan, Kecamatan Turikale tujuh  desa/kelurahn, Kecamatan Bontoa sembilan desa/kelurahan, dan dari Kecamatan Lau enam desa/kelurahan. Masing-masing desa/kelurahan diwakili tiga orang PPS. Ketua KPU Kabupaten Maros Ali Hasan membuka bimtek pada Minggu, (13/5). Dalam sambutannya dia menyampaikan bahwa bimtek bertujuan agar PPS satu Persepsi dalam memahami peraturan perundang-undangan mengenai tata cara pelaksanaan pemungutan dan penghitungan sehingga terhindar dari konsekwensi hukum. Selain itu PPS yang nantinya akan melantik KPPS dapat menjadi mentornya. “Anda akan menjadi guru bagi anggota KPPS, menjadi tempat curhat mereka jika terdapat kendala di TPS nanti. Kami juga berharap PPS tidak bertindak sendiri dalam merekrut calon anggota KPPS, ikutilah aturan dan laksanakan sesuai tahapannya,” ujarnya. Sub Bagian Teknis dan Komisioner Divisi Teknis Darmawati menjadi leading sector dalam kegiatan ini. Yang bersangkutan juga mengisi sesi pertama materi yang berkaitan dengan tata cara dan aturan mengenai pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 9 Tahun 2018. “Saya sangat senang melihat antusiasme teman-teman PPS dalam mengikuti kegiatan ini, semakin banyak pengalaman yang teman-teman bagi disini, maka akan menambah pengetahuan pemahaman kita bagaimana cara menghadapi dan mencari penyelesaian permasalahan dihari Pemungutan dan Penghitungan Suara nantinya, semoga kita semua dapat melewatinya dengan sukses tanpa tuntutan,” kata Darmawati. Sebelum masuk ke materi, peserta diberikan pre test untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang akan diberikan. Bimtek juga dipandu oleh Kasubag Umum dan Logistik Aminuddin bersama Kasubag Hukum Rahmadhianty secara bergantian menanggapi setiap pertanyaan yang diberikan. Kegiatan ini ditutup  Selasa, (15/05) Pukul 10.00 WITA oleh Ketua  KPU Maros Ali Hasan. Dalam kata penutupnya dia mengapresiasi semangat anggota PPS yang ikut dalam bimtek ini dan berpesan agar anggota PPS terus menggali dan memantapkan semua materi yang diberikan dalam pelatihan. Dia menyebut pemungutan dan penghitungan suara merupakan inti dari seluruh tahapan pemilu. “Jika masih ada yang belum puas dan masih belum terjawab pertanyaannya mengenai proses pemungutan dan penghitungan suara, saya siap meladeni teman-teman dimanapun dan kapan pun,” tutupnya. (160-TknsHpms/ed diR)

Sosialisasi Pilgub Jateng dan Pilbup Kudus lewat Musik

Kudus, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus menggelar acara Parade Musik Demokrasi bertempat di Alun-alun Kabupaten Kudus Minggu (13/5/2018).Acara yang ditujukan untuk menyosialisasikan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2018 ini mendapat respon positif dari generasi muda, khususnya grup band di kudus. Hal ini terlihat dari banyaknya grup band yang mendaftar, tercatat ada 48 grup band yang mendaftar meskipun karena keterbatasan waktu hanya ada 8 grup yang bisa tampil menyuguhkan kemampuannya. Acara sendiri menghadirkan tamu grup band Ali Reggae dan Ibarat Skata memeriahkan acara.Komisioner KPU Kabupaten Kudus, Eni Misdayani menyampaikan bahwa Parade Musik Demokrasi adalah wadah bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam Pilkada Tahun 2018 melalui musik. Berbagai metode dan cara efektif diupayakan agar informasi hari pemungutan suara Pilgub Jateng dan Pilbup Kudus 27 Juni 2018  nanti tersampaikan dengan baik dan benar. “Mari wujudkan demokrasi melalui seni. Jadilah pemilih bergengsi tanpa basa-basi,” tutur Eni.Dalam kegiatan ini juga diadakan kuis bagi peserta yang hadir. Pertanyaan yang disampaikan terkait Pilgub Jateng dan Pilbup Kudus. Masyarakat yang hadir antusias dengan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara. (mnf/ed diR)

KPU Sumbar Serahkan Hasil Verifikasi Balon DPD 2019

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) menyerahkan berita acara hasil verifikasi administrasi, analisis dukungan ganda serta jumlah minimal dukungan dan sebaran kepada 26 orang bakal calon (balon) perseorangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Mingggu  (13/5/2018).Penyerahan dilakukan di Aula KPU Sumbar dan disaksikan langsung Ketua KPU Sumbar Amnasmen didampingi Anggota KPU Sumbar Nurhaida Yetti, Nova Indra serta Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar Surya Efritmen.Nurhaida Yetti mengatakan dari 26 balon DPD-RI yang telah dilakukan verifikasi sebanyak 20 orang dinyatakan memenuhi syarat sementara enam lainnya diminta untuk memperbaiki syarat dukungannya. Adapun dari enam balon yang harus memperbaiki syarat dukungan yakni Icu Zulkafril, Ibrani, Tukiman, Yushardi Malay, Chairul Umaiya serta Asnawi Bahar.“Sesuai dengan Peraturan KPU No 14 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Perseorangan Peserta Pemilihan Umum  Anggota Dewan Perwakilan Daerah. Masa perbaikan syarat dukungan balon DPD-RI mulai dari 14 Mei sampai 20 Mei tahun 2018"  ujar Nurhaida Yetti.(romel/ed diR)

Populer

Belum ada data.