Berita KPU Daerah

KPU Kota Solok Gelar Pendidikan Pemilih Berbasis Keluarga

Solok, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menggelar pendidikan pemilih bertema “Forum Warga Berbasis Keluarga” kepada Perkumpulan Dalam Kaum Suku Melayu di Bawah Talang, Kelurahan Tanah Garam Kota Solok Kamis (10/5/2018). Hadir dalam kegiatan ini, Ketua, Anggota dan Sekretariat KPU Kota Solok serta Anggota Perkumpulan Dalam Kaum Suku Melayu.Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan Pemilu 2019 serta tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) yang saat ini tengah berjalan. Dia berharap seluruh pihak berpartisipasi aktif dalam proses ini yang telah dimulai 17 April dan berakhir 17 Mei 2018. “Dengan memastikan seluruh rumah telah dikunjungi oleh pantarlih dan dilakukan coklit. Karena kita tidak ingin ada masyarakat Kota Solok yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, tidak terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019,” kata Budi.Adapun untuk dapat terdaftar sebagai pemilih, beberapa syarat yang diatur dalam Undang-undang (UU) seperti genap berumur 17 tahun atau lebih pada hari pemungutan suara, sudah kawin atau sudah pernah kawin, tidak sedang terganggu jiwa/ ngatannya, tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadi lan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.Selanjutnya masyarakat yang berdomisili di wilayah administratif pemilih yang dibuktikan dengan KTP-el, dalam hal pemilih belum mempunyai KTP-el dapat menggunakan Surat Keterangan (Suket) yang diterbitkan oleh dinas yang menyelenggarakan urusan kependudukan dan catatan sipil setempat. Syarat lain, tidak sedang menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), atau Kepolisian Negara Republik Indonesia”. (kpu kota solok/ed diR)

KPU Banyumas Matangkan Persiapan Pencoblosan

Purwokerto, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Penghitungan Suara tahap II Pilkada Serentak 2018. Kegiatan selama dua hari Rabu-Kamis (9-10/5) digelar di Hotel Wisata Niaga, Purwokerto, diikuti oleh Ketua, Divisi Teknis dan operator Aplikasi Penghitungan (Situng) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Banyumas.Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Unggul Warsiadi menyampaikan, bimtek ini digelar untuk mematangkan persiapan PPK menghadapi Tungsura yang pelaksanaannya sudah semakin dekat. “Dalam Bimtek ini kami lebih menekankan kepada praktik setelah teori. Kami yakin Bapak Ibu akan lebih mudah memahami jika praktik,” ungkap Unggul.Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Teknis Ikhda Aniroh melanjutkan, simulasi pemungutan dan penghitungan suara sengaja dibuat dengan berbagai persoalan. Langkah ini dilakukan untuk membiasakan penyelenggara menghadapi persoalan yang mungkin terjadi di lapangan sebenarnya."Ujian pretest menjadi kegiatan yang paling awal dilakukan. Peserta Bimtek diuji sejauh mana pengertian mereka terhadap Tungsura. Setelah itu barulah materi disampaikan dilanjutkan dengan praktik atau simulasi atas apa yang telah disampaikan," jelas Ikhda. Dia juga menegaskan agar peserta mencermati setiap informasi yang disampaikan. Informasi yang didapat, lanjutnya, harus disampaikan lagi kepada penyelenggara di bawahnya.“Ini sangat penting. Pahami betul tata caranya jangan sampai ada kekeliruan pada saat pelaksanaannya nanti,” tegasnya.Dalam simulasi, peserta berperan sebagai penyelenggara layaknya yang sebenarnya. Tahap demi tahap disimulasikan secara utuh dimulai dari pembacaan sumpah penyelenggara sampai perekapan hasil pemungutan suara. Rencananya, Bimtek serupa akan dilakukan oleh PPK divisi teknis kepada PPS dan KPPS di waktu mendatang. (rfk/ed diR) 

10 Calon KPU Kalteng Jalani Fit and Proper Test

Palangkaraya, kpu.go.id - Sebanyak 10 (sepuluh) orang calon Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Rabu (9/5/2018). Kegiatan yang bertempat di Swissbell Hotel Danum Palangka Raya ini menjadi rangkaian terakhir dari tahapan seleksi calon Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah periode 2018-2023.Pelaksanaan tes dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 16.15 WIB. Penguji pada kegiatan ini dua Komisioner KPU RI, Hasyim Asy’ari dan Viryan memberikan pengarahan sebelum dilakukannya Uji Kepatutan dan Kelayakan (fit and proper test). Saat Uji Kepatutan dan Kelayakan dimulai kepada 10 (sepuluh) orang calon Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah Periode 2018-2023 diberikan kesempatan kepada setiap calon menjelaskan materi terkait integritas, wawasan kepemiluan dan organisasi KPU dalam waktu 30 menit. (G.C/ed diR)Berikut nama 10 (sepuluh) calon yang mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan  (fit and proper test).1.            Anyualatha Haridison, M.Si.2.            Bhayu Rhama, ST., MBA, Ph.D.3.            Eko Wahyu Sulistiobudi, SE.4.            Gazalirrahman, S.Pd.I. M.AP.5.            Harmain, M.Pd.I6.            Sahlin, Drs.7.            Sapta Tjita, S.Sos8.            Sastriadi, S.Pd., M.Hum9.            Taibah Istiqamah, S.Pd. 10.         Wawan Wiraatmaja, ST, M.Si.

Bernuansa Alam, KPU Kota Solok Gelar Kursus Kepemiluan

Solok, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menggelar Pendidikan Pemilih melalui kegiatan “Kursus Kepemiluan, Pemilu 2019”. Bertempat di Pondok Pertemuan P3A Banda Tangah Karambia Paktikah, Kawasan Sawah Solok, kegiatan turut dihadiri Ketua, Anggota dan Sekretariat KPU Kota Solok serta 20 orang peserta kursus kepemiluan gelombang I.Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Solok Budi Santoso menjelaskan bahwa kursus  kepemiluan  berisi pelatihan singkat terkait materi-materi kepemiluan sehingga bisa menambah pengetahuan peserta kursus. “Program Kegiatan Kursus Kepemiluan (Election Courses) yang kita laksanakan hari ini adalah gerakan sosial yang dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih," ujar Budi, Rabu (9/5/2018). Terkait pelaksanaan kegiatan yang dilakukan di alam terbuka, dikawasan agrowisata Sawah Solok, Budi menjelaskan agar peserta dapat lebih mudah menyerap ilmu tentang kepemiluan. Dia juga menjelaskan bahwa tujuan akhir dari kegiatan ini juga nantinya akan ditempatkan sebagai pelopor (pioneer) demokrasi dengan membentuk komunitas-komunitas peduli pemilu. "Peserta kursus ini diharapkan nantinya akan  menjadi mitra KPU  Kota Solok, PPK dan PPS  dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih. Bentuk peran serta masyarakat ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran yang tinggi, serta tanggung jawab penuh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu  secara optimal," tambah Budi. Anggota KPU Kota Solok lainnya, Asraf Danil Handhika dan Jonnedi memaparkan materi tentang tahapan, program dan jadwal Pemilu 2019. Dalam pemaparan materi ini juga dibentuk forum diskusi kelompok yang membahas materi : tahapan pemilu 2019, pemutakhiran data pemilih, partai politik peserta pemilu 2019, kampanye serta pemungutan dan penghitungan suara di TPS Pemilu 2019. Masing-masing kelompok memaparkan hasil diskusinya dilanjutkan dengan tanya jawab. Seluruh peserta kursus kepemiluan mengikuti acara dari awal sampai akhir dan acara ditutup dengan evaluasi dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta kursus oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Solok. (kpu kota solok/ed diR).

KPU Kotamobagu Lantik PAW PPK dan PPS Pilkada

Kotamobagu, kpu.go.id – Melengkapi struktur panitia adhoc untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kotamobagu 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat melantik pergantian antar waktu (PAW) satu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta empat Panitia Pemungutan Suara (PPS), Rabu (9/5/2018).Satu PPK yang dilantik adalah Samsul Lasena yang berasal dari Kecamatan Kotamobagu Utara menggantikan Ridwan Kalauw yang telah dilantik menjadi anggota KPU Kota Kotamobagu menggantikan Aditya Tegela yang mengundurkan diri.Sementara empat PPS yang dilantik Sapto Dwicahyo Mokoginta menggantikan Ari Pratama Umar (Genggulang, Kotamobagu Utara), Prayudi S. Bulow menggantikan Mardiana Dg Matadjang (Motoboi Kecil, Kotamobagu Selatan), Yelian Damopolii menggantikan Y Sugianti dan Endang Makalalag menggantikan Tersa Lomamay (Pobundayan dan Matali, Kotamobagu Timur).Ketua KPU Kota Kotamobagu, Nova Tamon, mengatakan pelantikan PAW empat petugas adhoc dalam rangka mengisi dan melengkapi struktur yang kosong yang ditinggalkan PPK maupun PPS sebelumnya. “Pengisian kursi kosong ini penting mengingat pelaksanaan pemungutan dan rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilkada 2018 tinggal beberapa hari lagi,” kata Nova.Senada, Anggota KPU Kota Kotamobagu, Asep Sabar berharap PPK dan PPS yang baru dilantik bisa langsung menyesuaikan diri. Menurut dia meski masa kerja PPK dan PPS hasil PAW hanya sebentar, namun komitmen untuk bekerja sungguh-sungguh sangat dibutuhkan. “Sebagaimana sudah disampaikan dalam pakta integritas dan sumpah janji,” jelas Asep.Asep juga meminta PPK dan PPS yang baru untuk menjunjung tinggi sikap netralitas, profesionalitas dan berintegritas dalam menjalankan tugas hingga akhir masa jabatan nanti. Terlebih dalam beberapa hari ke depan PPK dan PPS akan berhadapan dengan tahapan yang paling penting dan sangat menentukan, yaitu pemungutan suara serta rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilkada 2018. Pada tahapan tersebut dibutuhkan kerja serius dan penuh waktu. “Tahapan ini sangat menentukan kita semua, bukan hanya PPS, PPK, bahkan hingga KPU Kota Kotamobagu. Terutama yang terkait dengan kredibilitas dan komitmen kita terhadap pelaksanaan pilkada yang berintegritas beserta hasil-hasilnya,” tutup Asep. (kpu kota kotamobagu/ed diR)

Populer

Belum ada data.