Berita Terkini

KUNJUNGAN SEKRETARIS KPU PROVINSI NTT KE KANTOR KPU KOTA KUPANG

Selasa, 07 September 2021 Sekretaris KPU Provinsi NTT Bapak Kusmanto R. Djo Naga, M.Si. didampingi Kepala Bagian Program Data dan SDM KPU Provinsi NTT Bapak Agustinus Y. Ola Paun, Kasubbag Hukum dan Kaubbag SDM Provinsi NTT berkesempatan melakukan kunjungan ke KPU Kota Kupang. Rombongan tiba jam 08.00 wita disambut Ketua KPU Kota Kupang Deky Ballo, Plt. Sekretaris KPU Kota Kupang, Kasubag Teknis. langsung meninjau ruangan Rapat Aula Kota Kupang yang rusak bagian atap akibat bencana badai Seroja pada bulan april lalu yang telah direnovasi. Kemudian beliau menyempatkan diri menuju ruangan Rumah Pintar Pemilu (RPP). Tujuan dari kunjungan ini adalah sebagai bentuk dari Penguatan Kelembagaan di lingkup KPU yang add di Provinsi NTT. Setelah itu, beliau mengajak untuk berkumpul dan memberikan pengarahan tentang pentingnya  Disiplin, Kebersihan dan Kerapian (DKK). Hal itu merupakan hal penting yang beliau tekankan kepada seluruh ASN KPU Kota Kupang. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama. Setelah foto bersama, Sekretaris  KPU Provinsi NTT beserta rombongan pamit untuk melakukan kegiatan agenda tugas selanjutnya.

KPU Kota Kupang Tambahkan 1.436 Pemilih Baru Pada Triwulan II Pemutakhiran DPB Tahun 2021

  Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang pada hari Selasa (29/6) kembali melakukan Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan Kedua Tahun 2021 tingkat Kota Kupang bertempat di Aula KPU Kota Kupang. Kegiatan ini dilakukan secara daring (dalam jaringan) dan diikuti oleh Bawaslu Kota Kupang, Kodim 1604 Kupang dan Partai Politik. Pelaksanaan Kegiatan Rakor DPB Triwulan II Tahun 2021 ini merujuk pada  surat KPU RI Nomor : 366/PL.02-SD/01/KPU/IV/2021 tanggal 21 April 2021 perihal Perubahan Surat KPU Nomor 132/PL.02-SD/01/KPU/II/2021 tanggal 04 Februari 2021 dimana kegiatan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan tingkat Kabupaten/Kota yang melibatkan segenap stakeholder tidak lagi dilaksanakan setiap bulan melainkan secara triwulan.   Kegiatan Rakor DPB Triwulan II Tahun 2021 menetapkan penambahan pemilih baru untuk triwulan kedua yaitu periode Bulan April, Bulan Mei dan Bulan Juni sebanyak 1.436 Pemilih, sedangkan Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 182 Pemilih serta Perbaikan data pemilih sebanyak 64 Pemilih. Dengan demikian maka KPU Kota Kupang menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan sampai dengan Bulan Juni 2021 adalah sebanya 250.306 Pemilih dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah  123.639 Pemilih dan Pemilih perempuan berjumlah 126.667 Pemilih.   Kegiatan ini dibuka oleh ketua KPU Kota Kupang Deky Ballo dan didampingi oleh empat Komisioner lainnya yaitu Ismael Manoe, Zunaidin Harun, Wely N. A. Hayer dan Agustinus Fahik. Dalam sambutan pembukaan Deky Ballo memberikan apresiasi kepada segenap stakeholder yang terus memberikan dukungan kepada KPU Kota Kupang dalam kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanutan Tahun 2021. Selanjutnya proses Rapat dipimpin oleh Komisioner KPU Kota Kupang Ismael Manoe karena ketua KPU Kota Kupang Deky Ballo disaat yang sama harus menghadiri agenda kegiatan yang lain.   Komisioner KPU Kota Kupang Divisi Program dan Data Zunaidin Harun saat memaparkan hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan menjelaskan bahwa seluruh data pemilih baru yang digunakan dalam rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2021 ini adalah hasil verifikasi data DP4 Pemilu 2019 yang belum masuk pada DPT pemilu 2019 oleh pengurus RT pada setiap kelurahan. Data ini sebelumnya telah dilakukan pemetaan dan analisa oleh operator data pemilih untuk mengidentifikasi data pemilih yang layak diverifikasi kembali. Setelah itu data tersebut diturunkan ke pengurus RT melalui pihak kelurahan oleh tim koordinasi yang telah dibentuk oleh KPU Kota Kupang.   Bawaslu Kota Kupang yang diwakili oleh Komisioner Bawaslu Kota Kupang Junioer Adi Nange  menjelaskan Bahwa Bawaslu Kota Kupang juga melakukan uji petik patik lapangan pada beberapa instansi seperti pada Pengadilan Negri Kupang dan ke beberapa kelurahan untuk mendukung kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang dilakukan oleh KPU Kota Kupang. Nantinya data-data tersebut akan dikoordinasikan dengan KPU Kota Kupang sebagai data dukung kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan bahkan Bawaslu Kota Kupang dan KPU Kota Kupang akan saling berkoordinasi untuk memetakan kelurahan – kelurahan mana yang di koordinasi oleh KPU Kota Kupang dan Kelurahan mana yang akan dikoordinasi oleh Bawaslu Kota Kupang agar kita sama – sama bergandengan tangan untuk mewujudkan data pemilih yang bersih dan akurat, jelas Adi Nange.

PEMERIKSAAN RAPID TEST DI KPU KOTA KUPANG

Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang bekerja sama dengan Rumah Sakit Siloam kupang menggelar pemeriksaan RAPID TEST di Lingkup Sekretariat KPU Kota Kupang, Jumat (27/11/20). Mengantisipasi meningkatnya jumlah masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terkonfirmasi positif Covid-19,  KPU Kota Kupang berkerja sama dengan Rumah Sakit Siloam menggelar pemeriksaan Rapid Test terhadap jajaran Komisioner, Sekretaris dan Seluruh Staf Sekretariat. Pemeriksaan yang dimulai pada pkl. 09.00 itu diikuti oleh 5 (lima) orang Komisioner, 1 (satu) Sekretaris, 30 (tiga puluh) orang staf sekretariat dan 3 (tiga) orang Mahasiswa/i Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yang sementara melakukan Kuliah Kerja Lapangan di Lingkup Sekretariat KPU Kota Kupang. Sedianya pemeriksaan ini akan diikuti oleh 39 orang tetapi ada 8 orang dari jajaran sekretariat yang  berhalangan hadir. Sesuai kesepakatan. Yang berhalangan nantinya akan diarahkan untuk langsung mendatangi RS Siloam untuk melaksanakan pemeriksaan rapid. Pemeriksaan Terhadap 31 (tiga puluh satu) orang berjalan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan tanpa adanya kendala yang berarti. Untuk diketahui jumlah penderita Covid-19 di Kota Kupang dan NTT tersu meningkat. Sesuai data yang dirilis Pusdalops Provinsi NTT per 26 November 2020, terdapat 1.119 kasus positif Covid-a9 di NTT.   Pelaksanaan Rapid Test ini bertujuan untuk menindak lanjuti anjuran Pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 sakaligus untuk memastikan kondisi kesehatan seluruh jajaran KPU Kota Kupang dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dilingkungan kerja.** (ed)

Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Bekelanjutan (DPB) Periode Oktober 2020

  Pada hari Jumat 6 November 2020 bertempat di Kantor KPU Kota Kupang pukul 10.00 Wita, berlansung Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Oktober 2020. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Kupang, Bawaslu Kota Kupang, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang serta Sekretariat KPU Kota Kupang. Rapat pleno terbuka tersebut menghasilkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan periode oktober 2020. Adapun jumlah pemilih sebanyak 250.796, dengan rincian Pemilih Laki-Iaki : 123.468 dan pemilih perempuan : 127.328 yang tersebar di enam kecamatan. Pada Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan sebelumnya yaitu periode September 2020, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang telah menyerahkan data kepada KPU Kota Kupang untuk Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan berupa : Akta kematian, Perubahan Elemen Biodata dari TNIIPOLRI ke jenis pekerjaan lainnya, Perekaman Baru KTP-EL yang berstatus Print Ready Record (PRR), SKPWNI Keluar Wllayah Kota Kupang, SKDWNI ke Kota Kupang serta Perubahan elemen biodata dari jenis pekerjaan bukan TNI/POLRI. Divisi perencanaan program dan data KPU Kota Kupang, Zunaidin Harun mengatakan bahwa Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh KPU Kota Kupang meskipun tidak sedang menyelenggarakan Pemilihan. Hal ini penting untuk menjaga dan memelihara daftar pemilih, dengan harapan mendapatkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) berkualitas pada pemilihan mendatang. Pada akhir Pleno Ketua Bawaslu Kota Kupang, Julianus Nomleni menyampaikan masukan agar dapat memperhatikan Data Pemilih yang sudah wajib melakukan perekaman KTP dan yang sudah melakukan perekaman KTP.

KPU Kota Kupang Lepas 7 Mahasiswa PKL Undana

Kupang.kota-kupang.kpu.go.id. Setelah selama 30 hari menjalankan PKL di KPU Kota Kupang, 7 mahasiswa Prodi Ilmu Politik Fisip Undana Kupang resmi mengkahiri masa praktiknya dan kembali ke kampus Undana. Proses penarikan kembali mahasiswa PKL ini terjadi pada Senin (09/03/2020) bertempat di Kantor KPU Kupang. Hadir mewakili Undana, Sekretaris Prodi Ilmu Politik, Alfridus Dari didampingi dosen pendamping mahasiswa PKL, Yohanes Jimmy Namy dan Frans W. Musakanan. Sementara mewakili KPU Kota Kupang hadir ketua dan semua anggota KPU Kota Kupang, sekretaris KPU Kota Kupang, para kasubag dan beberapa staf sekretariat. Dalam kesempatan pelepasan itu, Ketua KPU Kota Kupang, Deky Ballo, menyampaikan terima kasih atas kesediaan Prodi Ilmu Politik, Fisip Undana untuk mempercayakan KPU Kota Kupang sebagai salah satu instansi tempat pelaksanaan PKL. Selain berterima kasih, Ketua KPU Kota Kupang juga menyampaikan permohonan maaf bila ada kekurangan yang ditemui para mahasiswa PKL selama 30 hari berpraktik di kantor KPU Kota Kupang. Mewakili para mahasiswa, Joti Purba, salah seorang mahasiswa PKL mengungkapkan bahwa ada banyak hal yang telah mereka peroleh selama masa PKL di KPU Kota Kupang. Salah satu hal yang menurutnya diasah dalam masa PKL ialah kemampuan menyelenggarakan kegiatan dan keberanian tampil untuk berbicara di depan publik. Selama menjalankan PKL, para mahasiswa berhasil menyelenggarakan 3 sesi bincang demokrasi, dimana dua sesi pertama diadalan di kantor KPU Kupang sedangkan sesi terakhir diadakan di kampus Undana. Selain menyelenggarakan bincang demokrasi, para mahasiswa juga diberi keleluasaan dan kesempatan untuk mengalami secara langsung dinamika yang terjadi di kantor KPU Kota Kupang sebagai lembaga penyelenggara Pemilu. Pada bagian pihak Undana melalui Yohanes Jimmy Nami dan Alfridus Dari menyampaikan terima kasih atas kesediaan KPU Kota Kupang menerima mahasiswa PKL, sekaligus mengharapkan adanya kritik dan masukan agar ke depan program PKL yang baru pertama kali dilaksanakan oleh Prodi Ilmu Politik ini bisa dilanjutkan dengan lebih baik. Menanggapi itu pihak KPU Kota Kupang menyatakan akan memberikan masukan dan saran tertulis untuk dijadikan bahan evaluasi bagi pelaksanaan program PKL ke depan. Diharapkan kegiatan PKL mahasiswa bisa disesuaikan dengan tahapan penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan sehingga mahasiswa dapat benar-benar melihat dan merasakan tingkat kesibukan dan tekanan pada masa-masa penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan.**

Bincang Demokrasi 3: Sistem Pemilu dan Penguatan Demokrasi

Kupang.kota-kupang.kpu.go.id. Setelah dua sesi bincang demokrasi yang diadakan sebelumnya, KPU Kota Kupang kembali menggelar bincang demokrasi sesi tiga bersama mahasiswa Fisip Undana Kupang.  Kegiatan yang digelar di kampus Fisip Undana pada Kamis (05/03/2020) ini menghadirkan 3 pembicara yakni, Deky Ballo (Ketua KPU Kota Kupang), Boli Tonda Baso (Dosen Fisip Undana) dan Gusty Fahik (Div. Hukum KPU Kota Kupang), dengan moderator Yohanes Jimmy Namy (Dosen Fisip Undana). Hadir pula Koordinator Divisi Parmas, SDM, Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU NTT, Yosafat Koli, Koordinator Divisi Parmas, SDM, Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Kota Kupang, Wely NA Hayer, Koordinator Divisi Program dan Data KPU Kota Kupang, Zunaidin Harun, beberapa dosen Fisip Undana dan mahasiswa/i Undana. Didaulat menyampaikan kata pembuka, Yosafat Koli menegaskan kegiatan bincang demokrasi merupakan bagian pendidikan pemilih  (voter education) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran dalam diri pemilih terkait peran pengawasan partisipatif yang bisa dijalankan setelah Pemilu. Dalam materinya, ketiga pembicara membahas keterkaitan antara penerapan sistem Pemilu dengan penguatan demokrasi yang sedang berjalan di Indonesia. Dua komisioner KPU Kota Kupang melihatnya dari sisi pengalaman penyelenggaraan Pemilu termasuk keterbatasan-keterbatasan yang masih ditemui dalam praktik penyelenggaraan tahapan Pemilu. Sementara Boli Tonda Baso sebagai pembicara menguraikan konsep-konsep penting terkait sistem pemilu termasuk penguatan kapasitas dan integritas penyelenggara demi mendapatkan kepercayaan publik atas hasil pemilu yang legitim. Dalam sesi diskusi, peserta diskusi dengan aktif menyampaikan pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang disampaikan para pembicara. Ada 10 penanya yang memberikan umpan balik untuk dijawab oleh para pembicara dan para komisioner yang hadir. Pada akhir kegiatan, ketua KPU Kota Kupang, Deky Ballo menyatakan terima kasih kepada Fisip Undana sembari mengutarakan harapannya agar kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan di waktu-waktu mendatang**