Berita KPU Daerah

Monitoring GMHP di Kelurahan Palangka Kota Palangka Raya

Palangka Raya, kpu.go.id - Pada Rabu (17/10/2018) seluruh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan monitoring kesejumlah Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP). Salah satu yang didatangi posko yang berada di Kelurahan Palangka. Kegiatan dilakukan dalam rangka memastikan pemilih telah terdaftar dan melindungi hak berpartisipasi dalam Pemilu 2019.Hadir dalam kegiatan monitoring yang dimulai pukul 10.00 WIB, Ketua dan Anggota KPU Kota Palangka Raya, Camat Jekan Raya, PPL Panwaslu, Petugas Monitoring dari KPU Provinsi Kalimantan Tengah dan KPU Kota Palangka Raya.“Petugas Posko GMHP ini adalah Ketua dan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Palangka, dimana mereka bertugas jika ada warga Kelurahan Palangka yang datang untuk dipersilakan mengecek pada DPT yang telah ditetapkan apakah sudah terdaftar atau belum. Jika memang belum terdaftar maka PPS inilah nanti yang akan membantu pemilih pendataan untuk seterusnya diproses dan didata sebagai Pemilih pada Pemilu 2019,” ungkap Ketua KPU Kota Palangka Raya, Eko Riadi.“Masyarakat dapat mengecek nama nya apakah sudah terdaftar atau belum dengan cara membuka laman GMHP dengan alamat www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau melalui alamat www.sidalih3.kpu.go.id serta dapat juga dengan mengunduh aplikasi di Play Store dengan nama KPU RI Pemilu 2019 dimana nanti bisa dicek dengan memasukkan nomor NIK pada KTP maupun nomor KK serta nama,” pungkas Eko Riadi. (GC/ed diR)

GKSP di Lutra Perkuat GMHP Pemilu 2019

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) meluncurkan Gerakan Ketuk Seribu Pintu (GKSP) sebagai bagian dari penyempurnaan data pemilih Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) di 12 kecamatan di Lutra.Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri Ketua Bawaslu Lutra Muhajirin, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan La Ode Arumahi, Bupati Luwu Utara yang diwakili oleh Asisten 1 Andi Sarappi, Kadis Dukcapil Mas'ud Masse, unsur Muspida, PPK dan PPS se-kecamatan Masamba. Syamsul Bachri dalam kesempatan itu menerangkan substansi yang akan disasar oleh lembaganya lewat GKSP adalah untuk memastikan kembali GMHP telah menjangkau seluruh warga yang sudah memiliki hak pilih, namanya terdaftar dalam DPT. "Jadi hari ini kami Komisioner dan Sekretariat KPU Lutra turun kelapangan untuk melakukan launching dan dilanjutkan melakukan verifikasi ke rumah warga untuk memastikan sudah terdaftar di DPT," kata Syamsul.Menurut Syamsul kegiatan GKSP ini adalah kegiatan yang dilakukan secara nasional serentak dimulai pada tanggal 17-28 Oktober dan mengajak kepada semua warga berpatisipasi aktif memestikan dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih.Dalam GKSP ini PPS menurut Syamsul akan menemui beberapa jenis pemilih yang (TMS) tidak memenuhui syarat seperti meninggal, pindah, ganda, tidak dikenal, TNI/Polri. Semua pemilih tersebut selanjutnya dipastikan untuk dicoret dan didata Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) tahap kedua yang mulai di rekap pada 2-3 November 2018 ditingkat PPS.Selain pemilih TMS, juga akan didata pemilih yang sudah bersyarat yang sudah mempunyai KTP-el namun belum terdaftar, sehingga pemilih tersebut akan dimasukan sebagai pemilih baru atau tambahan.Ditempat yang sama Ketua Bawaslu Sulsel La Ode Arumahi menilai posko GMHP diberbagai desa/kelurahan banyak dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan ketika ada yang belum terdaftar di DPT Pemilu 2019.Untuk itu meminta kepada jajarannya di Luwu Utara untuk menghimbau Panwascam dan PPL agar  dapat bersama-sama mendampingi PPK dan PPS untuk melakukan verifikasi ke lapangan untuk memastikan akurasi data pemilih.(ramadhan iqbal/ed diR)

GMHP Serentak Di Kabupaten Lima Puluh Kota

Tanjung Pati, kpu.go.id - Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) dilaksanakan serentak di Kabupaten Lima puluh Kota Rabu (17/10/2018). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lima Puluh Kota memusatkan kegiatan tersebut di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  di Kota Payakumbuh dan dihadiri Ketua DPRD Lima Puluh Kota Safaruddin dan juga disaksikan oleh Bawaslu, Kesbangpol, Kepala Dinas Dukcapil, Kapolres Lima Puluh Kota dan Kapolres Payakumbuh.“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota marilah kita manfaatkan kegiatan ini dengan mengecek apakah kita sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Apabila belum, maka ada prosedur yang dapat dilakukan agar bisa terdaftar sebagai pemilih,” kata Safaruddin.Sementara dua hari sebelumnya, kegiatan GMHP juga digelar di Kantor Bupati Lima Puluh Kota. Bupati Irfendi Arbi hadir dalam kegiatan tersebut yang juga mengundang camat dari seluruh wilayah di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kesbangpol, Bawaslu dan Kapolres Lima Puluh Kota.“Saya senang sekali dengan adanya GMHP ini. Pemilih merupakan dasar suksesnya pemilu, dengan bersihnya daftar pemilih maka juga akan memudahkan untuk suksesnya Pemilihan Umum,” tambah Irfendi.Kegiatan GMHP lainnya digelar di Kantor Dinas Dukcapil, Kecamatan se-Kabupaten Lima Puluh Kota yang juga melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). (div tekhupmas/ed diR)

GKSP KPU Gowa Libatkan 167 PPS, 18 PPK

Sungguminasa, kpu.go.id – Gerakan Ketuk Seribu Pintu (GKSP) di Kabupaten Gowa berlangsung masif. Selain mendatangi rumah ke rumah, kegiatan yang berlangsung Rabu (17/10/2018) tersebut melibatkan 167 Panitia Pemungutan Suara (PPS), 18 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan jajaran KPU Kabupaten Gowa.GKSP sendiri adalah bagian dari kegiatan nasional Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang berlangsung 1-28 Oktober 2018. Keduanya ditujukan untuk memastikan terpenuhinya hak pilih warga. Untuk GKSP, petugas datang dari rumah ke rumah untuk mengecek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) atau Kartu Keluarga (KK) milik warga untuk memastikan hak pilih dari orang-orang yang ada dirumah tersebut. “Apakah sudah terdaftar dalam daftar pemilih Pemilu 2019,” jelas Komisioner KPU Gowa Divisi Sosialisasi, Nuzul Fitri.Baik GMHP maupun GKSP dilakukan serentak, menggerakkan seluruh penyelenggara di semua tingkatan dan mendatangi tempat-tempat keramaian seperti pasar atau warung-warung. Untuk rumah warga yang menjadi sasaran diprioritaskan tokoh masyarakat, calon anggota legislatif, tokoh agama, tokoh pemuda dan sebagainya.Selain mengecek hak pilih warga, petugas juga meminta tokoh masyarakat untuk membantu menyosialisasikan gerakan nasional ini ke warga agar mengecek namanya di Posko GMHP didesa/kelurahan atau kantor camat dan kantor KPU Gowa.Juga memeriksa namanya langsung melalui aplikasi mobile "KPU RI Pemilu 2019", atau klik www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id dan www.sulsel.kpu.go.id/cek-dpt. “Bagi yang belum terdaftar, bisa langsung mendaftarkan diri pada posko pengaduan dengan mengisi form yang disiapkan petugas setempat atau mengisi biodata pada form di aplikasi mobile," pungkas Ketua KPU Gowa Muhtar Muis. (kpu gowa/ed diR)

MS Sumarwan Lantik Kasubag Teknis dan Humas KPU Kabupaten PALI

Palembang, kpu.go.id - Sekretaris Jendral Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melalui Sekretaris KPU Sumsel MS Sumarwan melantik Yusmawati sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) Teknis dan Humas KPU Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Senin (15/10/2018) di Sekretariat KPU Sumsel.Pelantikan berdasarkan Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Nomor 718/SDM.OS.5 Kpt/05/SJ/DC/2017 Tanggal 25 September 2017. Sekretaris KPU Sumsel MS Sumarman dalam kata sambutannya mengingatkan pejabat yang dilantik untuk menjaga amanah yang telah diberikan dengan baik dan bertanggungjawab. “Pahami tugas pokok fungsinya, kerjakan amanah ini sesuai aturan,” katanya.Menurut Sumarwan, usai dilantik pejabat baru harus langsung beradaptasi dengan tugas yang ada. Mengingat tahapan pemilu sudah berjalan dan menuntut untuk diselesaikan. Selain itu yang bersangkutan juga perlu segera menjalin kordinasi dengan sejumlah pihak khususnya sekretariat dan komisioner.Lebih dari itu Sumarwan juga mengingatkan bahwa kerja di KPU kolektif kolegial, semua saling berkaitan, sangat diperlukan  kerja sama dan kordinasi. “Saya harap Kasubag Teknis dan Humas yang baru dilantik ini dapat memberikan dampak berarti khususnya di KPU Kabupaten PALI demi terwujudnya pemilu yang berintegritas,” tutup Sumarwan. (hupmas kpu sumsel Mhq/ed diR)

GMHP Hadir di Fun Run Lari 10K Lutra

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) memanfaatkan kegiatan Fun Run 10 Kilometer (10K) untuk menyosialisasikan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) Pemilu 2019. Kegiatan yang berlangsung di Desa Pararra Kecamatan Sabbang dipilih karena mampu menyedot perhatian warga dan diharapkan dapat memaksimalkan upaya KPU dalam menjaring pemilih yang belum terdata atau mencoret yang tidak memenuhi syarat (TMS).Ketua KPU Kab Lutra, Syamsul Bachri mengatakan bahwa berdirinya posko GMHP di acara Fun Run 10K adalah upaya memudahkan masyarakat mengetahui dirinya terdaftar atau tidak dalam DPT. Meski juga sudah tersedia di setiap kantor desa/kelurahan, laman serta aplikasi android namun dia melihat upaya jemput bola jauh lebih efektif untuk menjangkau kesadaran warga.Syamsul dalam kegiatan itu juga kembali mengingatkan tujuan GMHP sebagai bagian dari upaya penyelenggara melindungi hak pilih warga dan terus mendorong agar mereka sadar dan mau memeriksa haknya. “Jadi GMHP ini gerakan sosial untuk memastikan setiap warga yang memiliki hak, terdaftar sebagai pemilih,” jelas Syamsul, Minggu (14/10/2018)GMHP menurut dia juga dapat dimanfaatkan warga untuk melapor pemilih yang keliru, menghapus pemilih ganda atau TMS.Sementara itu Bupati Lutra Indah Putri Indriani berharap GMHP mampu menyempurnakan DPT dan mengapresiasi kerja KPU sebagai inovasi untuk melindungi hak pemilih warga. “Untuk itu mari kita dukung agar gerakan ini sampai kepada masyarakat luas,” harap dia.Kegiatan ini diawali dengan deklarasi pemilu damai, aman, dan sejuk oleh Bupati Luwu Utara, Kapolres, Dandim 1403 Sawerigading Palopo, Ketua KPU Syamsul Bachri, Ketua Bawaslu Muhajirin, serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat,pemuda dan ribuan peserta yang ikut dalam kegaiatan tersebut. (ramadhan iqbal/ed diR)

Populer

Belum ada data.