Berita KPU Daerah

Gebyar GMHP KPU Klungkung Sambangi Warga di Nusa Penida

Nusa Penida, kpu.go.id – Jelang berakhirnya Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) 31 Oktober 2018, upaya untuk terus mendata warga yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) terus dilakukan penyelenggara pemilu disejumlah daerah di Indonesia.Di Kabupaten Klungkung upaya memaksimalkan daftar pemilih ini dilakukan dengan mendatangi Kepulauan Nusa Penida Selasa (23/10/2018). Membawa tema Gebyar GMHP, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung mengecek Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik warga untuk dilihat apakah sudah terdata dalam DPT melaui sistem Aplikasi KPU RI Pemilu 2019. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Komisioner KPU Kabupaten Klungkung, staf yang menyebar pelosok desa.Ketua KPU Kabupaten Klungkung I Made Kariada didampingi Anggota Divisi Perencanaan dan Data Sang Ayu Mudiasih menjelaskan alasan didatanginya Kecamatan Nusa Penida pada kegiatan Gebyar GMHP. Tidak lain karena ingin meningkatkan kesadaran masyarakat setempat yang pasokan informasi tentang kepemiluannya masih jauh kurang dibanding daerah lain yang dekat dengan ibu kota kecamatan.Menurut Kariada, sosialisasi untuk daerah seperti Nusa Penida sendiri berbeda dibanding kecamatan lain di Kabupaten Klungkung. Apabila daerah lain yang terhubung daratan sosialisasi bisa dilakukan dengan menyasar pasar, media cetak maupun elektronik namun untuk daerah yang masih terpencil butuh terobosan untuk memastikan mereka terdaftar dalam DPT. “Juga dalam menyosialisasikan pemilu serta mengajak mereka hadir ke TPS pada saat pemungutan suara sehingga upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih bisa terwujud,” tutur Kariada.Wabup Klungkung Kunjungi Posko GMHPDitempat berbeda Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta mengunjugi Posko GMHP yang ada di KPU Kabupaten Klungkung. Kehadiran orang nomor dua di Kab Klungkung untuk mengecek hak pilihnya dalam DPT. “Mohon Posko GMHP difungsikan setiap saat dan jangan sampai ada pemilih yang masih tercecer,” kata Kasta. (putras/ed diR)

106 Peserta Tes Kompetensi Calon Pejabat Eselon III dan IV KPU se-Sumsel

Palembang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menggelar Tes Kompetensi Bagi Calon Pejabat Eselon IV dan Eselon III KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan (Sumsel), di Aula Sekretariat KPU Sumsel Selasa (23/10/2018).Assessment tersebut diikuti oleh 85 calon pejabat eselon 4 dan 21 calon eselon III  dari Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/kota se-Sumsel, ditambah  satu orang peserta titipan dari KPU Provinsi Jambi.Sekretaris KPU Sumsel MS Sumarwan menjelaskan, uji kopetensi ini merupakan salah atau satu tolak ukur KPU dalam melakukan penilaian kinerja dan kemampuan kompetensi pegawai. “Tujuan untuk mengisi jabatan eselon III dan eselon IV di Sekretariat KPU provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Sumsel,”katanya.Selain itu,  juga menjadi evaluasi  terhadap Sumber Daya Manusia yang ada di lingkungan sekretariat KPU Sumsel. “Dengan harapan kedepannya KPU dapat lebih baik lagi,” ujarnya.Seperti diketahui  para peserta tes harus menyelesaikan 150 soal pilihan ganda dan soal esai, dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB. “Soalnya sama seperti tes kompetensi pada umumnya, seperti potensi akademik, pengetahuan umum, psikotes dan esai juga ada,” tutur salah seorang peserta usai menjalani ujian. (hupmas kpu sumsel Mhq/ed diR)

Pilkada Sulsel Award KPU Lutra Raih 3 Penghargaan

Makassar, kpu.go.id - Sukses menggelar Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubermur Sulawesi Selatan (Sulsel) 2018 dengan sukses, aman dan lancar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) meraih tiga penghargaan pada Pilkada Sulsel Award.Penghargaan pertama diberikan atas kesuksesan menyabet Terbaik I Daftar Pemilih Berkualitas, Terbaik II Dokumen dan Pengarsipan Pilkada dan Terbaik III Distribusi Logistik. Pilkada Award KPU Sulsel sendiri mengikutsertakan 12 KPU kabupaten/kota. Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri yang menerima penghargaan mengaku bersyukur dan bangga dengan prestasi yang diperoleh. Menurut dia ini tidak tidak lepas dari kerja keras seluruh elemen di KPU Lutra yang selama ini telah terbangun mulai dari KPPS, PPS dan PPK dan KPU. “Alhamdulillah ada tiga penghargaan yang kami terima pada Pilkada Award kali ini,” ujar Syamsul di Aula Hotel Four Points By Sheraton Senin (22/10/2018).Syamsul juga tak lupa menyampaikan terimakasih kepada para pihak dan semua stakeholder yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Pilkada Sulsel 2018 di Lutra. (ramadhan iqbal/ed diR)

Ingat 26 Oktober Batas Akhir Desain APK

Palembang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) mengingatkan peserta pemilu untuk segera menyerahkan desain alat peraga kampanyenya kepada penyelenggara. Batas akhir penyerahan diberikan hingga 26 Oktober 2018.Komisioner KPU Sumsel Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ahmad Naafi mengatakan sosialisasi mengenai batas akhir penyerahan desain alat peraga dikarenakan saat ini baru ada dua partai politik yang menyerahkan desain.Sementara sesuai Peraturan KPU (PKPU) Alat Peraga Kampanye (APK) dicetak oleh KPU Sumsel, kemudian diperbanyak oleh peserta pemilu.“Makanya bagi yang belum, kami tunggu  hingga 26 Oktober nanti,” kata Naafi usai Rapat Kordinasi Kampanye Pemilu 2019, di Ruang Rapat KPU Sumsel, Senin(22/10/2018).Dalam rakor sendiri ada 9 poin kesepakatan terkait masa kampanye Pemilu 2019. Beberapa di antaranya seperti ukuran APK, untuk baliho 4x5 meter, penambahan APK per titik desa/kelurahan dibatasi sebanyak 5 lembar untuk baliho, 10 lembar untuk spanduk dan 2 unit billboard atau videotron per kelurahan/desa. “Kami telah kordinasi dengan Bawaslu untuk mengawasi APK ini. Bagi yang melanggar aturan akan berurusan dengan Bawaslu,” katanya.Naafi juga menerangkan aturan APK yang dapat dipasang ditempat umum haruslah sesuai dengan titik pasang yang telah ditetapkan oleh KPU. Sementara pemasangan APK dirumah pribadi atau fasilitas pribadi lainnya, diizinkan selama mendapat izin dari yang bersangkutan dan dilaporkan ke KPU Sumsel.Lain dari itu, Naafi berharap agar selama masa kampanye ini setiap peserta pemilu ikut berperan menjaga kampanye agar berjalan kondusif dan damai. "Semoga deklarasi kampanye damai yang telah kita lakukan sebelumnya tidak sekedar seremonial, tapi benar-benar diimplementasikan dalam setiap kegiatan kampanye,”tambah Naafi.Hadir dalam rakor Komisioner KPU Sumsel lainnya Alexander Abdullah, Sekretaris KPU Sumsel MS Sumarwan, perwakilan Bawaslu, Kepolisian, Kesbangpol, perwakilan parpol tim pemenangan calon anggota DPD danstakeholder kepemiluan lainnya. (Mhq/ed diR)

KPU Gowa Raih Dua Penghargaan

Makassar, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa meraih dua penghargaan dalam ajang Pilkada Award 2018 yang dilaksanakan KPU Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (22/10/2018) malam.Dari 4 kategori yang diikuti, KPU Gowa meraih 2 di antaranya yakni kategori kreasi dalam melakukan sosialisasi dan penyebaran informasi pilkada (terbaik II) dan kategori pilkada akses penyandang disabilitas (terbaik III).Penyerahan penghargaan berlangsung di Ballroom Four Points by Sheraton Makassar dan dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Forkopimda, pejabat pemerintah provinsi Sulsel, Bawaslu dan jajaran komisioner, sekretaris, kasubag serta operator dari 24 kabupaten/kota di Sulsel."Kegiatan ini merupakan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pilgub Sulsel yang telah dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 lalu. Dimana Sulsel yang selalu dicap zona merah berhasil membuktikan dan menjadikannya zona hijau," ungkap Ketua KPU Sulsel Misna M Attas.Ketua KPU Gowa Muhtar Muis mengatakan, penghargaan yang diterima ini buah kerja keras semua pihak di Kabupaten Gowa, khususnya penyelenggara adhoc mulai PPDP, KPPS, PPS, PPK dan jajaran KPU Gowa bersama semua unsur sekretariatnya. Termasuk semua pihak baik itu pemerintah daerah, pihak kepolisian, TNI, ormas, OKP, serta semua pihak-pihak yang turut terlibat membantu KPU Gowa menyukseskan perhelatan Pilkada 2018 kemarin.Misna menambahkan, prestasi yang diperoleh hasil buah karya komisioner KPU Gowa periode 2013-2018 yang telah menjalankan tahapan hingga jelang hari H pilkada 27 Juni lalu.(kpu gowa/ed diR) 

Populer

Belum ada data.