Berita KPU Daerah

KPU Lutra Monitoring Rekap DPTb di Mappedeceng

Mappedeceng, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) melakukan monitoring dan supervisi Rapat Pleno Rekapitulasi Penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Aula Kantor Camat Mappedeceng, Jumat (15/2/2019).Hadir dalam kegiatan monitoring ini Komisioner KPU Lutra Divisi Data Informasi dan Perencanaa Supriadi, staf Sekretariat Asnur, Endang, Suciyanti, Kapolsek, Ketua dan Anggota Panwascam dan Anggota PPS Mappedeceng. Rapat sendiri dimulai pada pukul 14.00 WITA dan dibuka oleh Ketua PPK Syamsir didampingi empat Anggota PPK lainnya.Komisioner KPU Lutra Supriadi menekankan pentingnya ketepatan jumlah DPTb bagi penyelenggara pemilu sebagai data untuk menentukan kebutuhan logistik di TPS. Meski demikian, DPTb hanya diperuntukkan bagi mereka yang sudah terdaftar dalam DPT dan karena keadaan tertentu tidak dapat menggunakan haknya memilih di TPS didomisili yang bersangkutan.Lebih lanjut Supriadi juga mengingatkan agar masyarakat nanti memahami mereka masuk pemilih kategori apa saat memilih di TPS nanti, apakah pemilih DPT, DPTb, dan DPK. (ramadhan iqbal/ed diR)

Pemohon A5 Di Banyumas Meningkat, Tanda Masyarakat Sadar Pemilu

Purwokerto, kpu.go.id – Jelang batas akhir pengurusan pindah memilih, jumlah pemohon formulir A5 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melonjak. Pada Kamis (14/2/2019), petugas bagian program dan data mencatat telah membuat 85 lembar form pindah memilih keluar Kabupaten Banyumas. Anggota KPU Banyumas, Khasis Munandar mengatakan, lonjakan pemohon form A5 atau pindah memilih ini menunjukkan kesadaran masyarakat yang semakin baik. Dia mengatakan bahwa pelayanan form A5 untuk saat ini memang dibatasi hanya sampai 17 Februari 2019. “Ya hari ini terasa ada lonjakan pemohon A5,” kata Khasis yang membawahi Divisi Perencanaan Data dan Informasi (Rendatin). Khasis menambahkan, bahwa sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu disebutkan pengurusan pindah memilih atau pelayanan kategori pemilih tambahan adalah H-30 hari pemungutan suara. Menurutnya, pembatasan hingga 17 Februari ini merupakan langkah maksimal guna mendapatkan data DPTb yang valid yang tentunya berkaitan dengan kebutuhan logistik surat suara. “Kami maksimalkan sosialisasi dan jemput bola pelayanan DPTb ke kantong-kantong pindah pemilih, seperti ponpes, kampus,lapas/rutan, hotel, dan lainnya,” tambah Khasis. Hingga berita ini dibuat, terdata ada 271 pencetakan form A5 keluar kabupaten Banyumas. Jumlah ini terdiri dari 48 cetak manual, 173 cetak dari Sidalih, dan 50 dari pemilih Lapas/Rutan. (hwo/ed diR)

KPU Kab Magelang Terus Sosialisasi Prosedur Pindah Memilih

Kota Mungkid, kpu.go.id – Fasilitasi pindah memilih juga terus dilakukan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Magelang kepada warga yang memerlukan. Pindah memilih lebih dikarenakan faktor bekerja, menempuh pendidikan diluar domisili, bencana atau bahkan tengah menjalani rawat inap di rumah sakit harus difasilitasi agar hak pilih warga tidak hilang. Hal tersebut disampaikan Anggota KPU Kabupaten Magelang Divisi Perencanaan dan Data, Wardoyo saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi  Tata Cara Pindah Memilih dan Penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Pemilu Tahun 2019 tingkat Kabupaten Magelang, di Atria Hotel, Kamis (14/2/2019). Kegiatan sosialisasi ini mengundang dinas dan instansi terkait, para pimpinan dan pengasuk pondok pesantren, pimpinan sekolah tinggi, serta kepala sekolah SMA  dan SMK berasrama (boarding school) di Kabupaten Magelang serta juga perwakilan Relawan Demokrasi (Relasi) Pemilu 2019. “Biasanya pondok pesantren bahkan sekolah tinggi serta SMA/SMK boarding school tidak sedikit peserta didiknya berasal dari luar daerah dan pada saat hari pemungutan suara ingin memberikan suaranya di TPS  wilayah Kabupaten Magelang. Potensi inilah yang ingin  difasilitasi sebaik mungkin oleh KPU,” lanjut Wardoyo. Untuk mengurus pindah memilih sendiri menurut Wardoyo tidaklah rumit, pemilih cukup datang ke PPS asal sesuai domisili atau Kantor KPU tujuan (setempat) dengan membawa KTP Elektronik (KTP-el) untuk kemudian mendapat Formulir A5 (formulir pindah memilih). “Nanti data dari KTP-el yang bersangkutan akan dicek di Sidalih apakah sudah masuk di Daftar Pemilih Tetap ( DPT) di alamat asal sesuai domisili atau belum. Bila sudah maka akan ditandai bahwa yang bersangkutan mengajukan pindah memilih di TPS mana. Ini agar pemilih bersangkutan tidak tercatat ganda sebagi pemilih di TPS asal maupun TPS tujuan,” jelas pria alumnus Fisipol UGM ini. Prosedur pindah memilih sesuai ketentuan KPU paling lambat dilakukan atau diajukan tanggal 17 Februari 2019.Wardoyo juga mengimbau pemilih yang ingin mengurusnya untuk sesegera mungkin melaporkan kepada penyelenggara pemilu setempat agar dapat terlayani dengan baik dan datanya dapat terekap dalam DPTb di TPS tujuan. (iik/Medcenterkpukabmagelang/ed diR)

KPU Gowa Sosialisasi Pemilu Lewat Pagelaran Seni di Sekolah

Gowa, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa semakin massif menjaring partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 mendatang. Selain menggelar sejumlah program tatap muka dan sosialisasi surat suara di 18 kecamatan, KPU Gowa juga terpantau mengunjungi sejumlah sekolah dan komunitas melalui program KPU Goes to School and Community.  Di Kecamatan Bajeng Barat misalnya, KPU menarik perhatian pemilih pemula melalui Pagelaran Seni di SMA Negeri 19 Gowa, Bajeng Barat, Kamis (14/2/2019). Dibawakan pula sejumlah persembahan seni oleh para siswa SMA 19 Bajeng Barat yang tergabung dalam sanggar seni Daeng Dumba. Anggota KPU Gowa Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Nuzul Fitri yang hadir pada kesempatan itu mengajak pemilih pemula untuk berpikir kritis dan cerdas dalam menggunakan hak pilihnya. “Ingat ya adik-adik, pastikan kita hadir menggunakan hak pilih di TPS tanggal 17 April 2019. Jadilah pelajar yang kritis dan cerdas dalam memilih pemimpin dan wakil rakyat kita,” ucap Nuzul.  Selain itu, Nuzul juga mengajak peserta sosialisasi untuk memastikan diri terdaftar di DPT dengan mengecek di laman wibesite atau di sekretariat PPS terdekat. Dan bagi yang belum untuk segera mengurus identitas dirinya ke disdukcapil. “Untuk melakukan perekaman KTP-el" tambahnya. Sementara itu, salah seorang siswa Risma, menilai kegiatan sosialisasi yang digelar KPU cukup efektif untuk menarik simpati pemilih pemula. Apalagi sepanjang kegiatan, tidak hanya diisi oleh penyampaian materi tapi juga sosialisasi yang tidak membosankan. “Lebih menarik minat pemilih baru kayak kita ini, suasana kegiatannya membuat suasana tidak membosankan" ujar siswa kelas 3 IPS SMA Negeri 19 Gowa tersebut. (kpu gowa/ed diR)

Manfaatkan Valentine, KPU Badung Ajak Masyarakat Cinta Negeri

Kuta, kpu.go.id – Target partisipasi pemilih 80 persen di Pemilu 2019 menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung untuk menggiatkan diri dengan berbagai kreasi sosialisasi. Dan momentum hari kasih saying yang jatuh pada 14 November dimanfaatkan untuk mendekatkan pemilih muda untuk lebih mengenal pemilu dan berpartisipasi didalamnya. Bertempat di Ground Zero di Legian Kuta, pada Kamis (14/02/2019) KPU Badung membagikan bunga serta bahan sosialisasi kepada masyarakat yang ditemui. Mengambil tema “Tunjukkan Cintamu pada Negeri dan Datang ke TPS 17 April 2019” kegiatan ini cukup mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Mereka terlihat mendengarkan secara cermat informasi kepemiluan yang disampaikan para Relawan Demokrasi (Relasi) terkait tanggal dan hari pemungutan suara, pindah memilih hingga pentingnya menggunakan hak pilih. Sosialisasi tidak hanya kepada warga yang melintas, masyarakat yang tengah bekerja sebagai penjaga pantai, jasa pijat dan kepang rambut, serta berjualan makan minuman kecil, turut diimbau untuk menggunakan hak pilih pada 17 April 2019 nanti. Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta mengatakan pola sosialisasi semacam ini sengaja dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menggunakan hak suaranya di pemilu. Selain itu juga memanfaatkan momen valentine sebagai sarana menyampaikan pesan mencintai negeri dengan cara datang ke TPS 17 April 2019 nanti. “Melalui kegiatan sosialisasi ini harapa kami, tingkat partisipasi pemilih di wilayah Kuta dan Kuta Selatan lebih tinggi. Mencapai target partisipasi pemilih dalam Pemilu 17 April 2019 nanti, meningkat menjadi sebesar 80 persen,“ ucap Semara Cipta. (kpu badung/ed diR)

Sosialisasi Pemilu di Lutra Sasar Nelayan dan Pemilih Pemula

Tanalili, kpu.go.id - Gelombang sosialisasi dan pendidikan pemilih terus berlanjut di Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat menggelar dua kegiatan tersebut secara berkesinambungan dengan menyambangi pemukiman penduduk, bertemu dengan kelompok masyarakat yang tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemilu.Dimulai mendatangi kelompok nelayan di Desa Munte, Kecamatan Tanalili, Kamis (14/2/2019). Dikesempatan itu Ketua KPU Lutra mengajak para nelayan untuk peka terhadap segala macam informasi kepemiluan. Meski disibukkan dengan kegiatan melaut namun dihari pemungutan suara nanti diharapkan mereka datang ke TPS.Hadir dalam kegiatan ini Staf Sekretariat KPU Lutra Ramadhan, Anggota PPK Tanalili, Rahmat, Sekdes Munte, Ketua dan Anggota PPS, Pengawas Lapangan Desa Munte para tokoh masyarakat, agama, pemuda dan sejumlah masyarakat kelompok Nelayan.Dikesempatan lain, Syamsul juga hadir pada kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih di SMA Negeri 11 Lutra Kecamatan Malangke. Pada kegiatan itu pemilih pemula diajak untuk menjadi pemilih yang berintegritas dengan tidak terlibat dalam politik uang. Selain itu dihadapan 100 siswa-siswi juga diterangkan tentang lima surat suara yang akan digunakan pada Pemilu 2019 nanti. “Jadi sosialisasi ke sekolah-sekolah terus kita lakukan, partisipasi pemilih pemula jadi target kita pada pemilihan umum tahun 2019,” ucap syamsul. (ramadhan iqbal/ed diR) 

Populer

Belum ada data.