Berita KPU Daerah

Hari Pertama Posko Unsoed, Urus 116 Mahasiswa Pindah Memilih

Purwokerto, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas membuka posko pelayanan pindah memilih di Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Senin (4/3/2019). Posko dibuat guna membidik mahasiswa yang berasal dari luar Banyumas dan ingin menggunakan hak pilihnya pada Rabu 17 April 2019 nanti. “Kampus adalah tempat yang strategis untuk membuka posko. Di sini banyak mahasiswa yang berasal dari luar Banyumas,” ungkap Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Pemutakhiran Data Pemilih, Khasis Munandar. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama KPU Kabupaten Banyumas dengan BEM Unsoed. Pada kesempatan itu BEM Unsoed juga turut membantu mengabarkan kepada mahasiswa akan adanya posko pelayanan pindah memilih. Mereka juga menyosialisasikan tatacara mencoblos surat suara yang benar. Khasis Munandar menambahkan, dibukanya posko ini juga merupakan bentuk jemput bola KPU Banyumas terhadap pemilih. Dia berharap, dengan terfasilitasinya para pemilih pindahan maka tingkat partisipasi semakin tinggi. Posko sendiri dibuka mulai pukul 09.00-15.00 WIB di Pendopo Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unsoed. Tercatat 119 mahasiswa yang mengurus pindah memilihini dengan rincian 116 mengurus pindah memilih ke Banyumas sementara dua lainnya mengurus pindah keluar Banyumas. Sementara itu salah seorang mahasiswi Intan Ananda asal Majalengka bersyukur dengan dibukanya posko ini karena sangat memudahkan dirinya dan teman-teman mengurus pindah memilih. Selain itu posko tersebut juga disebutnya memangkas waktu karena cepat dilakukan. Sesuai rencana, posko akan dibuka selama tiga hari 4-6 Maret 2019. Mahasiswa yang hendak mengurus pindah memilih hanya diwajibkan membawa fotokopi KTP-el dan Kartu Keluarga (KK) serta telah terdaftar dalam DPT. (jik/ed diR)  

Bimtek Tungsura, KPU Lutra Undang PPK dan PPS se-Kecamatan Malangke

Malangke, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Penghitungan Suara (Tungsura) pada Pemilu 2019 bagi PPK dan PPS se-Kecamatan Malangke di Aula Kantor Desa Benteng, Minggu (3/3/2019). Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman PPK dan PPS dalam hal tungsura, terutama karena mereka nantinya yang akan membimbing dan mensupervisi KPPS di hari pemungutan suara. Ketua KPU Syamsul Bachri, meminta PPK dan PPS serius dalam mengikuti kegiatan bimtek dan berharap hasilnya dapat menjadi bekal mereka mendampingi KPPS yang ada di wilayah masing-masing. Menurut Syamsul tungsura merupakan proses yang menentukan sukses tidaknya pemilu. Oleh karena dia meminta sisi administrasi juga harus diperhatikan selain juga dia meminta agar jajaran PPK dan PPS ikut turun mengawal proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Sementara itu Anggota KPU Lutra Divisi Teknis Suprianto dalam kesempatan itu menjelaskan tiga jenis pemilih yakni yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT),Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)  serta Daftar Pemilih Khusus (DPK). Suprianto juga meminta agar PPK dan PPS menindaklanjuti hasil bimtek dengan membuat simulasi lanjutan bersama KPPS nantinya langsung melakukan peran masing-masing. (ramadhan iqbal/ed diR)  

KPU Lutra Gelar Simulasi Tungsura

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara (tungsura) Pemilu Serentak 2019, Sabtu (2/3/2019). Simulasi digelar di depan Kantor Perpustakaan Lutra Kelurahan Bone Kecamatan Masamba sekira pukul 09.00 WITA. Hadir dalam keguatan ini Bupati Luwu Utara yang diwakili asisten I Andi Sarappi, Kapolres Lutra AKBP. Boy Fs Samola, Dandim 1403 Sawerigading Palopo yang diwakili Perwira Penghubung Wilayah Lutra Mayor CBA Sengke, kasih Pidum Sarbini, Ketua Bawaslu Muhajirin, Kepala Lapas Kelas II Lutra, Lurah Kappuna, dan sejumlah undangan. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua dan Anggota PPK, PPS dan Relawan Demokrasi (Relasi) se Kabupaten Luwu Utara, Ketua dan Pengurus Partai, para tokoh agama, masyarakat, pemudah, dan siswa dan siswi SMA yang ada diwilayah Masamba. Dalam proses simulasi semua Komisioner berperan sebagai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Anggota KPU Lutra Divisi Teknis Suprianto mengingatkan bahwa proses pemungutan  dan penghitungan suara merupakan tahapan krusial dan perlu untuk diketahui tahapannya oleh semua pihak. Suprianto melanjutkan bahwa simulasi juga menjadi bekal PPK dan PPS ketika mendampingi KPPS dihari pemungutan suara. Selain itu sebagai sarana mengedukasi masyarakat untuk melihat dan memahami prosesnya. “Sehingga nanti di TPS masyarakat dapat mengawasi jalannya proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS,” ucap Suprianto. (ramadhan iqbal/ed diR)  

Sosialisasi Pemilu KPU Lutra Bersama Jamaah Haji dan Umrah

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar sosialisasi peningkatan partisipasi dan pendidikan pemilih bagi kelompok masyarakat disela-sela acara manasik calon jamaah haji khusus dan umrah Yayasan Fastbiqul Akhirat, Masamba, Jumat (1/3/2019). Hadir dalam kegitan tersebut Asisten I Pemda Lutra Andi Sarappi, Anggota KPU Lutra Divisi Parmas Rahmat didampingi Staf Sekretariat KPU Lutra Ramadhan, H Rudi, para pejabat dari Kementerian Agama Lutra, para tokoh agama dan para calon jamaah haji. Rahmat menjelaskan bahwa sosialisasi yang dilakukan di sela-sela kegiatan manasik diharapkan dapat memperkuat pemahaman pemilih, khususnya mereka yang akan memberikan hak pilihnya di 17 April 2019 nanti. Menurut dia sosialisasi kepada kelompok jamaah haji dan umrah juga dilakukan agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya dengan benar dan menjadi mitra dalam memberikan informasi pemilu di lingkungan tempat tinggal. “Karena pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih pemimpin, baik di eksekutif maupun legeslatif,” tutur Rahmat. Terlebih di agama Islam salah satu tujuan utama penciptaan manusia menurut Rahmat, adalah menjadi khalifah di muka bumi, yang substansinyamengatur, mengelola, memimpin kehidupan di muka bumi. “Karena kepemimpinan adalah struktur strategis dan urgen dalam menjalankan misi khalifah manusia,” tambah Rahmat. Pada kesempatan itu tidak lupa Rahmat juga menjelaskan tahapan pemilu, kampanye, jenis surat suara, tatacara menggunakan hak pilih yang benar dan perlakuan pemilih di TPS. Hingga mekanisme pindah memilih dengan menggunakan (A5). (iqbal/humas/ed diR)

KPU Lutra Gelar Sosialisasi Pindah Memilih Bagi Karyawan BRI Masamba

Masamba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar sosialisasi pindah memilih (DPTb) pada penyelenggaraan Pemilu 2019 kepada Karyawan Bank BRI Cabang Masamba, Jumat (1/2/2019). Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota KPU Lutra Divisi Program, Data dan Informasi Supriadi, Sekretrais KPU Lutra Andi Kasmawati, Kepala Cabang Bank BRI Masamba Bayu Adityo, para karyawan Bank BRI. Supriadi dalam kesempatan itu mengatakan bahwa sosialisasi digelar sebagai respon dari banyaknya karyawan Bank BRI yang berdomisili diluar Kabupaten Lutra.Situasi tersebut menurut dia membuat mereka harus segera mengurus pindah memilih (A5). “Agar tetap bisa menggunakan hak suaranya pada 17 april 2019,” kata Supriadi. Menurut Supriadi, berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu pasal 348 ayat (1), pemilih yang berhak mengikuti pemungutan suara di TPS, salah satunya pemilik KTP-el yang terdaftar pada daftar pemilih tambahan (DPTb).  “Jadi pemilih DPTb ini kategorinya apabila ia dalam kondisi atau keadaan tertentu tidak bisa memilih di TPS asal sehingga harus menggunakan hak memilihnya di TPS lain. Namun untuk bisa pindah memilih, dia harus terdaftar didalam Daftar Pemilih Tetap (DPT),” jelas Supriadi. Supriadi melanjutkan, apabila ada pemilih yang ingin pindah memilih, maka yang bersangkutan harus segera mengurusnya di PPS atau KPU kab/kota (tujuan maupun asal) pemilih terlebih dahulu. Dan memastikan bahwa yang bersangkutan sudah terdaftar di DPT. Di tempat yang sama Kepala Bank BRI cabang Masamba Bayu Adityo menyambut baik KPU Lutra dalam melakukan sosialisasi ini karena, Ia yakin ada karyawan Bank BRI yang berdomisili di luar Lutra dan siap akan mengarahkan dan mensosialisasikan serta mendorong agar karyawan yang mau pindah memilih bisa mengurus pindah memilih (A5) (Ramadhan Iqbal)  

Mahasiswa UNP Serbu Stan Pindah Memilih KPU Kota Padang

Padang, kpu.go.id - Stan pindah memilih yang didirikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Jumat (1/3/2019), di Universitas Negeri Padang (UNP) didatangi oleh banyak peminat. Mahasiswa yang berasal dari luar Kota Padang maupun Sumatera Barat (Sumbar) beramai-ramai mengurus formulir A5 sebagai syarat pindah memilih di TPS tujuan. Stan pindah memilih yang dibuka KPU Kota Padang di UNP sendiri sesungguhnya bukan yang pertama dilakukan, di kesempatan kedua ini KPU bersama Kemenkominfo tengah mengisi acara yang diselenggarakan oleh Narasi TV. Pada kesempatan itu, petugas yang penjaga stan Yeliana menjelaskan prosedur pengurusan formulir pindah memilih berikut jumlah surat suara yang nantinya didapat oleh mereka yang pindah baik disatu kecamatan, kab/kota hingga beda provinsi. Dibantu PPS setempat, KPU Kota Padang juga memberikan kemudahan bagi mahasiswa yang mengajukan pindah memilih untuk bisa mengetahui lokasi TPS yang mereka tuju tanpa harus datang lagi ke kantor kelurahan. Sementara itu di kesempatan sebelumnya, guna meningkatkan pemahaman mahasiswa akan prosedur pindah memilih ini KPU Kota Padang kembali menyambangi lembaga pendidikan. Kali ini Universitas Dharma Andalas (Unidha) yang berada di Jalan Sawahan yang menjadi lokasinya. Pada kegiatan dengan tema KPU Goes to Campus (KGTC), Anggota KPU Kota Padang Mahyudin menjelaskan secara rinci mengenai prosedur pindah memilih tersebut. Tidak lupa dia juga menginformasikan bahwa lembaganya membuka stan pindah memilih yang dapat digunakan para mahasiswa dan civitas akademika lainnya untuk mengurus formulir A5. Pada kesempatan itu, Mahyudin juga menekankan kepada mahasiswa akan pentingnya suara yang mereka miliki. Terutama dalam menentukan pemimpin dan arah perjalanan bangsa lima tahun kedepan. “Mahasiswa adalah ‘elit minoritas’, pemilih berpendidikan yang sangat dibutuhkan suaranya untuk membangun bangsa ini,” ujar Mahyudin Kamis (28/2/2019). Dosen Unidha, Firsta menyambut baik diskusi yang digelar KPU Kota Padang. Juga stan layanan pindah memilih yang menurut dia sangat memudahkan anak didiknya mengurus formulir pindah memilih. “Sehingga hak pilihnya tidak terbuang sia-sia,” katanya. Stan pindah memilih sendiri dibuka mulai pukul 10.00 WIB dan dibantu oleh PPK dan PPS dari Kecamatan Padang timur. (Media-Center.1/ed diR)  

Populer

Belum ada data.