Berita KPU Daerah

DPT Kotamobagu 85.800 Pemilih

Kotamobagu, kpu.go.id - Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Kota Kotamobagu 2018 ditetapkan 85.800 Pemilih, Selasa (17/04/18) malam. Rapat yang digelar pukul 10.30 hingga 22.00 WITA juga dalam prosesnya masih menindaklanjuti rekomendasi nama-nama pemilih yang disodorkan panwas maupun tim paslon.Jumlah DPT Pilwako Kotamobagu 2018 sendiri lebih sedikit dibanding jumlah pemilih di Kotamobagu pada Pemilihan Gubernur (pilgub) Sulawesi Utara 2015 (86.808 pemilih) maupun Pilwako Kotamobagu 2013 (86.904 Pemilih).Menurut Komisioner KPU Kota Kotamobagu bidang Data Pemilih Asep Sabar, jumlah DPT yang ada merupakan hasil penyusunan daftar pemilih yang diolah sejak diserahkan KPU RI dan dilakukan pencoklitan. “Bahkan sebelum pleno DPS dan DPSHP, kami sudah memberikan kesempatan masyarakat untuk menyampaikan tanggapan maupun masukan. Dan DPS dipampang di tempat-tempat umum,” ujar Asep Rabu (18/4/2018).Menurut dia tanggapan maupun masukan masyarakat terkait pemilih yang telah memenuhi syarat, tapi belum terdaftar, pemilih dibawah umur 17 tahun saat hari pemungutan suara dan belum kawin atau menikah, pensiunan TNI/Polri atau pemilih yang berubah status, pemilih meninggal dunia, pemilih pindah domisili, pemilih terdaftar lebih dari satu kali dan pemilih terdaftar tetapi sudah TMS sebagai Pemilih tidak juga membuat banyak perubahan DPT yang ditetapkan.“Yang terjadi justru sebaliknya. Bahkan kami juga sempat mengundang aparat desa/kelurahan, tim paslon, serta panwas untuk sama-sama mencermati kembali DPS, sebelum ditetapkan menjadi DPT,” kata Asep.Asep membeberkan bahwa saat Pleno Rekapitulasi DPS-HP ke DPT yang dihadiri Kadis dan Sekretaris Disdukcapil beserta operator SIAK kemarin, terungkap masih ada pemilih yang sudah memasuki usia pilih hingga kini belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Juga ada fakta, orang meninggal muncul di DPS. Begitu juga pemilih ganda dan sudah dibersihkan, muncul kembali di DPS.Karena itu, Asep berharap ada sosialisasi dari tim paslon atau masyarakat untuk meng-cek langsung data pemilih. “Silakan lapor ke PPS bila memang masih ada yang belum terdaftar, kami akan akomodir di daftar pemilih tambahan,” tutup Asep. (kpu kotamobagu/ed diR)DPT PEMILIHAN KOTA KOTAMOBAGUPERIODE 2010-20181. Pilgub 2010 -> 82.531 Pemilih2. Pilwako 2013 -> 86.904 Pemilih3. Pileg 2014 -> 90.658 Pemilih4. Pilpres 2014 -> 89.389 Pemilih5. Pilgub 2015 -> 86.808 Pemilih6. Pilwako 2018 -> 85.800 PemilihSumber: KPU KK, 2018

SMAN I Lutim Juara Debat Pemilu Tingkat Kabupaten

Malili, kpu.go.id - SMA Negeri 1 Luwu Timur keluar sebagai juara pertama lomba debat pemilu tingkat SMA/sederajat se-Kabupaten Luwu Timur 2018. Sekolah yang berada di Jalan Montolalu Malili Sulawesi Selatan ini menyisihkan empat peserta lain, SMA Negeri 2 Luwu Timur (juara 2), SMA Negeri 8 Luwu Timur (Juara 3), SMA Negeri 12 Luwu Timur serta SMA Negeri 7 Luwu Timur.Sebelumnya lima sekolah telah melalui tahap seleksi penulisan dan pemaparan naskah esai. Bertindak sebagai tim penilai pada Sekretaris DinasKominfo Luwu Timur Amran Aminuddin, Sekretaris Dinas Pendidikan Amrullah Rasyid serta Jurnalis Nasrun Madjid.Kegiatan debat, Selasa, (17/04) dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum Budiman, Kapolres Luwu Timur, Anggota DPRD, KepalaDisduk Capil, Panwas Luwu Timur, Kepala Kesbangpol dan beberapa Kepala Sekolah SMA se-Kabupaten Luwu Timur.Komisioner KPU Luwu Timur Divisi Sosialisasi M Ayyub mengatakan lomba debat tingkat SMA/sederajat merupakan rangkaian kegiatan KPU Kabupaten Luwu Timur dalam melaksanakan Sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018. Adapun untuk lomba penulisan esai bertujuan untuk membangun kesadaran pelajar tentang arti pentingnya memilih pemimpin, meningkatkan kapasitas pendidikan politik pelajar, serta sebagai ajang artikulasi pendapat dan pemikiran pelajar terhadap pemilu dan demokrasi. (tekmas lutim/ed diR)

KPU Pinrang Dukung GISA Data Warga Belum Ber-KTP-el

Pinrang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pinrang melaksanakan kegiatan pemutakhiran data pemilih bersama Dinas Pendudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Pinrang. Kegiatan yang diberi nama Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (#GISA) dilaksanakan selama dua hari 16-17 April 2018 di empat kecamatan antara lain Kecamatan Watang sawitto, Kecamatan Mattiro Bulu, Kecamatan Cempa serta Kecamatan Duampanua.Untuk kegiatan 16 April 2018 bertempat di Kecamatan Watang Sawitto dengan jumlah peserta 60 orang serta Kecamatan Mattiro Bulu dengan peserta 102 orang. Sementara kegiatan 17 April bertempat di Kecamatan Cempa dengan jumlah peserta 104 orang serta Kecamatan Duampanua dengan peserta 134 orang.Hadir dalam kegiatan ini Anggota KPU Divisi Perencanaan dan Data Andi Bakhtiar Tombong, Kepala Bidang (kabid) Pendataan Nasaruddin, KabidAkta Kelahiran Matius, Kasubag Program dan Data Ardi serta Adminstrasi Data Base (ADB) Disdukcapil Pinrang Mulyadi. “Salah satu persoalan kependudukan adalah orang belum memahami bahwa data kependudukan adalah sumber identitas resmi bagi setiap orang, kebutuhan dasar sebagai identitas seseorang,” kata Matius.Sementara itu Andi Bakhtiar Tombong, mengingatkan masyarakat untuk segera mengurus data kependudukannya meskipun Daftar Pemilih Tetap (DPT)  telah ditetapkan 16 April 2018 lalu. Dengan mengurus data kependudukan, maka masyarakat masih bisa menggunakan hak suara bermodalkan surat keterangan (suket) atau membawa KTP-el apabila telah tercetak. “Masyarakat tidak perlu khawatir hilangnya hak memilih karena untuk kesempatan mereka yang belum memiliki KTP-el dapat memiliki identitas kependudukan sehingga dapat menggunakan haknya sebagai pemilih,” jelas Tombong. (ardi arifin/ed diR)

Coklit KPU Sijunjung Sambangi Raja Jambu Lipo

Sijunjung, kpu.go.id - Kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pemilu 2019 yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sijunjung berkesempatan menyambangi kediaman Raja Ibadat Kerajaan Jambu Lipo, Sultani Bagindo Rajo Indo, di Nagari Lubuk Tarok, Selasa (17/4/2018).Coklit yang dilakukan serentak mulai 17 April-16 Mei tersebut turut dihadiri Anggota KPU Sijunjung, Lindo Karsyah serta Pantaralih TPS 14. Dalam keterangannya, Lindo mengatakan bahwa coklit ke rumah Raja Ibadat Kerajaan Jambu Lipo, Sultani Bagindo Rajo Indo sengaja dilakukan karena yang bersangkutan adalah pemimpin publik (public leader) yang memiliki posisi penting ditengah masyarakat. “Raja bagi masyarakat Sijunjung adalah tokoh informal sebagaimana juga posisi para datuk atau penghulu di perkauman atau persukuan. Dengan dijadikan raja sebagai pemilih pertama yang dicoklit, diharapkan member syiar dan gema kepada khalayak,” ujar Lindo yang juga didampingi PPK Lubuk Tarok dan PPS Nagari Lubuk.Raja yang mendapat coklit pertama mengaku senang. Ketika disampaikan prosedurnya, raja langsung mengeluarkan KTP elektronik miliknya dan keluarga. Di rumah raja, ada empat pemilih, yaitu istri dan anak serta menantunya. Setelah coklit selesai pantarlih menempel stiker tanda sudah didaftar di dalam data pemilih.Selain Lindo Karsyah, Ketua KPU Sijunjung, Taufiqurrahman melakukan coklit ke rumah Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, anggota KPU Sijunjung, Atika Triana ke rumah Wakil Bupati Sijunjung periode 2010-2015, Muchlis Anwar, anggota KPU Sijunjung, Ade Yulanda coklit di rumah Ketua KPU Sijunjung periode 2003-2008, Bukhari dan anggota KPU Sijunjung, Didi Cahyadi Ningrat coklit ke rumah ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau, Epi Radisman.Hari coklit pertama diawali dengan apel kesiapan coklit serentak setiap nagari pada pukul 08.00 WIB. Ada 716 Pantarlih yang melaksanakan apel dan ditambah 366 orang PPS dan secretariat se-Kabupaten Sijunjung serta 48 PPK dan sekretariat se-Kabupaten Sijunjung. (rls/ed diR)

Pesan Kepada Pantarlih di Bangka Tengah, Gunakan Identitas Selama Bertugas

Koba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah menggelar apel kesiapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) serentak Pemilu tahun 2019. Apel ditempatkan di Desa Mangkol Kecamatan Pangkalan Baru dan dihadiri Anggota KPU Kabupaten Bangka Tengah divisi Perencanaan dan Data Marhendara Yuliansyah sekaligusbertindak sebagai pembina.Dalam sambutannya, Marhendra berpesan kepada Petugas Pemutakhir Data Pemilih (Pantarlih) untuk bekerja dengan teliti dan sopan dalam mengunjungi rumah ke rumah. “Selalu gunakan atribut pantalih setiap datang ke rumah penduduk, perkenalkan diri kita dan utarakan maksud dan tujuan kita. Bekerja dengan teliti dalam mencatat dan menulis nama data pemilih,” pesan Marhendra Selasa (17/4/2018).Sebelumnya, KPU Kabupaten Bangka Tengah telah menyampaikan Logistik Pemilu untuk kegiatan Penyusunan Daftar Pemilih Pemilu 2019 ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Tengah. “PPS telah menyampaikan logistik yang telah diberikan oleh KPU, terbukti mereka siap dalam melaksanakan tugasnya di hari pertama pencoklitan,” tambahnya.Dia juga berterima kasih kepada Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan PPS yang telah membantu dalam menyukseskan kegiatan pencoklitan dengan memasang spanduk sosialisasi yang ditempatkan disejumlah lokasi strategis. “Kemarin saya lihat, spanduk sosialisasi terkait kegiatan coklit ini sudah terpasang, terima kasih saya ucapkan, semoga dengan spanduk tersebut masyarakat dapat mengetahui kegiatan coklit ini,” tutupnya. (c2p/ed diR)

Tingkatkan Partisipasi KPU Kab Soppeng Gelar Lomba Essai dan Debat

Watansoppeng, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng menggelar lomba debat tingkat SMA/sederajat di Aula Latemmamala Cafe Triple 8 Watansoppeng, Senin (16/4/2018). Kegiatan yang diawali dengan lomba penulisan esai adalah cara KPU Kabupaten Soppeng meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan 2018.Sebelum lomba debat dilaksanakan, dibuka lomba penulisan esai dengan tema sentral pilkada dimana KPU Soppeng mengirimkan surat Term of Reference (ToR) kepada 22 Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Soppeng 22 Maret hingga 26 Maret 2018. Naskah kemudian diterima di Kantor KPU Kabupaten Soppeng 1 hingga 10 April 2018. Dan terkumpul 31 naskah dari 14 sekolah yang ikut serta pada lomba tersebut.Berdasarkan penilaian terhadap 31 naskah, terpilihlah 10 naskah esai terbaik oleh tim juri yang terdiri dari 7 orang beragam latar belakang baik dari Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, Akademisi UIN Makassar, Perwakilan Pers, Ketua IMPS Kab. Soppeng serta perwakilan dari anggota KPU Kabupaten Soppeng. Pada Sabtu 14 April 2018, ke sepuluh tim penulis naskah diundang ke Aula Kantor KPU Kabupaten Soppeng untuk mempresentasekan materi dalam essainya di hadapan Tim Juri. Tahapan berikutnya adalah memilih 5 (lima) tim terbaik yang akan mengikuti lomba debat.Pelaksanaan lomba debat sendiri dipandu oleh moderator, dan lima tim yang terpilih saling beradu argumen tentang esai yang mereka tulis. Acara yang berlangsung mulai dari jam 08.00 pagi hingga jam 14.00 WITA kemudian memutuskan SMAN 5 Soppeng sebagai tim terbaik dengan judul essai Euforia Pilkada Bagi Pemilih Pemula Dengan Kearifan Lokal Rasa Kekinian. Pemenang akan menjadi wakil dari Kabupaten Soppeng untuk berkompetisi dengan perwakilan seluruh kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. (darma/teknishupmassoppeng/ed diR)

Populer

Belum ada data.