Berita KPU Daerah

Simulasi Pencoblosan Pemilih Berkebutuhan Khusus di Klungkung

Semarapura, kpu.go.id – Pemilih memiliki hak yang sama untuk dapat pelayanan prima dari penyelenggara pemilihan. Berangkat dari semangat itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung menggelar simulasi pencoblosan bagi para pemilih berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kabupaten Klungkung, Selasa (12/6/2018).Di Kabupaten Klungkung sendiri, pada 27 Juni nanti akan ikut menyelenggarakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018.Hadir dalam kegiatan simulasi, Anggota KPU Kab Klungkung Divisi SDM dan Parmas Ida Bagus Nyoman Barwata yang sekaligus menjelaskan tahapan pilkada yang sudah dan tengah berjalan. Dia juga ikut menerangkan tata cara pemungutan suara serta mengajak para pemilih berkebutuhan khusus untuk ikut datang ke Tempat Pemungutan Suara di hari Rabu (27/6) nanti. “Memilih dengan hati tanpa paksaan, tidak politik uang atau menerima imbalan apapun serta rahasia,” kata dia.Ida juga mengajak siswa yang telah berusia 17 tahun untuk mengikuti proses simulasi dengan semangat. Serta tidak sungkan untuk bertanya ketika menemui kesulitan. “Agar pemilih pemula bisa lebih paham serta mengerti akan hak pilihnya,” tutup Ida. (putras/ed diR)

Diujung Ramadan, KPU Maros Sosialisasi Pencalonan DPRD

Maros, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros  mengisi akhir Ramadan 1439 H dengan menggelar sosialisasi mekanisme dan persyaratan pengajuan bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maros pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Senin (11/6/2018).Kegiatan digelar di Aula KPU Maros, dan dihadiri perwakilan partai politik (parpol) peserta pemilu, Ketua DPRD Kab Maros, Kapolres Maros, Dandim 1422 Maros, Kepala Disdukcapil Kab Maros, Kepala Kesbangpol serta Ketua Panwaslu Kab Maros.Anggota KPU Kab Maros Divisi Logistik Samsu Rizal berharap melalui sosialisasi ini pemahaman pihak-pihak berkepentingan meningkat terutama terkait pencalonan maupun syarat calon.Anggota KPU Kab Maros lainnya, Darmawati menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan kepemiluan lainnya mulai dari penataan daerah pemilihan (dapil) dimana Kab Maros memiliki 5 dapil, verifikasi parpol serta dan verifikasi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). “Yang sementara tahapannya sedang berjalan,” ujar Darmawati.Dia berharap pemahaman peserta pemilu menunjang kelancaran proses nanti, mengingat tahapan pencalonan akan akan beririsan dengan proses rekap suara hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) di Kabupaten Maros. “Supaya parpol memasukkan berkas pencalonannya sebisa mungkin sudah lengkap dan jangan hari terakhir karena tahapan verifikasi ini berlangsung selama 14 hari (4-17 juli 2018),” kata Darmawati.Perempuan yang memegang Divisi Teknis ini melanjutkan bahwa 30 hari sebelum masa pengajuan calon, parpol diminta untuk terlebih dahulu memasukkan data calonnya ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Dan LO (liaison officer) parpol berkoordinasi dengan operator aplikasi Silon KPU Maros untuk entry data,” terangnya.Adapun persyaratan bagi calon yang disampaikan yaitu telah berumur 21 tahun atau lebuh terhitung sejak penetapan DCT, berpendidikan SMA/sederajat, sehat jasmani dan rohani serta bebas penyalagunaan Narkotika, psikotropika dan zat adiktif, berdomisili di wilayah NKRI dibuktikan dengan E-KTP, masih dikesempatan yang sama beliau menjelaskan tentang 30 persen keterwakilan perempuan dan pengisian nomor urut di Daftar Calon Sementara (DCS) supaya nantinya memenuhi syarat.Di acara sosialisasi, juga dimanfaatkan parpol untuk bertanya mengenai batasan citra diri yang terdapat dalam Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017. (assaidy81/ed diR)

Resmikan RPP Sekaligus Bimtek Silon di KPU Lima Puluh Kota

Tanjung Pati, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lima Puluh Kota meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) milik Senin (11/6/2018). Acara turut dihadiri Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat Izwaryani, Ketua Panwaslu Kabupaten Lima Puluh Kota Yoriza Asra serta perwakilan partai politik se-Kabupaten Lima Puluh Kota.Dalam kesempatan itu Izwaryani juga sekaligus berkesempatan menggunting pita tanda diresmikannya RPP yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang demokrasi dan pemilu.“Rumah Pintar Pemilu ini merupakan wadah bagi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai demokrasi dan pemilu di Indonesia. Saya berharap RPP dapat diakses oleh semua segmen masyarakat sehingga membuat mereka menjadi pemilih rasional, yang memilih berdasarkan kualitas calon bukan karena paksaan atau hubungan keluarga,” kata Izwaryani.Sebelumnya dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Lima Puluh Kota Ismet Aljannata juga menyampaikan bahwa RPP bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang demokrasi dan pemilu, sehingga meningkatkan pengetahuan masyarakat setempat.Bimtek SilonDi kesempatan sebelumnya, KPU Kab Lima Puluh Kota telah terlebih dahulu menyelenggarakan Bimbingan Teknis penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) di Aula Kantor KPU Kabupaten Lima Puluh Kota. Hadir sebagai pemateri Anggota KPU Divisi Teknis Budi Mulya, Kasubbag Teknis Hendra Riski Saputra serta Operator Silon KPU Kabupaten Lima Puluh Kota.Bimtek dimulai pukul 16.30 WIB dibuka terlebih dahulu oleh Ketua KPU Lima Puluh Kota Ismet Aljannata. Dalam paparannya dia mengatakan bahwa bimtek adalah tindaklanjut dari kegiatan sosialisasi yang digelar Selasa (5/6) lalu. “Dengan adanya bimtek ini diharapkan operator Silon partai politik dapat dengan baik dan benar dalam penggunaan aplikasi. Dan semua partai politik dapat menyiapkan semua berkas yang diperlukan,” tutur Ismet. (div teknis KPUliko/ed diR)

Dua Pekan Jelang Pilkada, KPU Banyumas Gelar Sosialisasi Maraton

Purwokerto, kpu.go.id – Dua pekan jelang pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas terus menggencarkan sosialisasi ke masyarakat. Selama tiga hari (8-10 Juni 2018), KPU Kabupaten Banyumas bertemu dengan masyarakat untuk mengingatkan kembali pentingnya partisipasi dalam pilkada nanti. Pada Jumat (8/6), sosialisasi KPU Kabupaten Banyumas bertemu dengan sejumlah kelompok perempuan sedangkan Sabtu (9/6) sosialisasi dengan pegiat media sosial (warganet) Purwokerto sementara Minggu (10/6) sosialisasi kembali dilakukan bersama kelompok perempuan kali ini dengan Komunitas Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Unggul Warsiadi yang menjadi narasumber pada sosialisasi hari pertama menyampaikan peran penting perempuan dalam mengawal demokrasi di Banyumas. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Kresna, Hotel Aston Purwokerto. Sedangkan hari kedua, sosialisasi yang dipimpin Imam Arif Setiadi berlangsung menarik dengan suasana akrab. Terjadi saling tanya jawab dari para peserta diskusi. Kegiatan hari kedua dilaksanakan di Rumah Makan Umaeh Inyong, Purwokerto. Di hari terakhir, Imam kembali memimpin sosialisasi. Seperti ditempat sebelumnya didepan seratusan pemilih perempuan dia kembali mengingatkan agar masyarakat tidak lupa untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 Juni nanti. Selain itu dia juga mengajak agar masyarakat cerdas dalam menentukan pilihan, memilih pasangan calon berdasarkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (rfk/ed diR)

Berdayakan Alumni TKP Sesuai Keahlian

Surabaya, kpu.go.id - Ujian Sidang Tesis Mahasiswa Tata Kelola Pemilu (TKP) Universitas Airlangga (Unair) berakhir Jumat (8/6/2018). Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Ramlan Surbakti, agar mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan bisa kembali ke daerahnya masing-masing dan menerapkan ilmu yang telah diperolehnya baik di KPU provinsi maupun KPU kabupaten/kota. Ramlan juga berharap ditempat bertugas mereka diberikan ruang untuk menerapkan ilmu yang telah dimiliki itu karena apabila tidak dimaksimalkan maka proses pendidikan yang telah dijalani menjadi sia-sia. “Jadi harapan kita seperti itu, supaya sekretaris masing-masing kabupaten/kota atau provinsi itu memberi kesempatan bagi alumni kita ini untuk menjalankan tugas berdasarkan keahlian,” harap Ramlan saat menghadiri syukuran selesainya Ujian Sidang Tesis dengan mahasiswa yang terakhir diuji yaitu Febriyani Hilda Dinati.Dalam acara syukuran tersebut, Ramlan juga berkesempatan memotong nasi tumpeng dan memberikannya kepada mahasiswa TKP Batch 2 Novembri Yusuf Simanjuntak yang akan di wisuda akhir Juni ini. Pria yang bertugas di KPU Simalungun ini jadi satu-satunya yang akan diwisuda, dari 14 mahasiswa TKP Batch 2 lainnya yang baru diwisuda bulan September mendatang. “Saya siap kembali untuk melaksanakan tugas berdasarkan keahlian yang saya peroleh dari pendidikan TKP Unair,” sahutnya dengan semangat.Di komentarnya yang lain Novembri juga mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjalani pendidikan TKP dengan mata kuliah yang cenderung teknis tata kelola pemilu, yaitu Operasional Pemilu, Managemen Logistik Pemilu, Kampanye dan Peserta Pemilu, Sistem Penegakan Hukum dan Penyelesaian Sengketa Pemilu, Malpraktek Pemilu, Perencanaan Program dan Anggaran Pemilu, Alokasi Kursi dan Daerah Pemilihan, Parameter Pemilu Demokratik, Perbandingan Sistem Pemilu, Perbandingan Tata Kelola Pemilu, Regulasi Pemilu di Indonesia, Pendaftaran dan Pemutakhiran Daftar Pemilih.Turut hadir dalam acara syukuran, yaitu Budi Prasetyo selaku Wadek I FISIP Unair, Kris Nugroho selaku Kepala Departemen Politik Unair, Siti Aminah selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Politik Unair dan beberapa mahasiswa S1 dan S2. (info/ed diR)

KPU Lima Puluh Kota Goes to School Singgah di SMAN 1 Harau

Tanjung Pati, kpu.go.id -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada para siswa kelas 10 dan 11 di SMA N 1 Kecamatan Harau Tanjung Pati Jumat (8/6/2018).Materi sosialisasi dan pendidikan pemilih seputar Kelembagaan KPU, Pemilu, dan Partisipasi Pemilih Pemula pada Pemilihan Umum (Pemilu). Hadir sebagai pembicara Kasubbag Hukum Ana Karina serta Kasubbag Teknis Hendra Riski Saputra. Dalam paparannya Hendra mengingatkan pentingnya partisipasi seorang pemilih dalam menentukan pemimpin. Pemilih menurut dia memiliki kekuasan tinggi dan menentukan kesuksesan Pemilu 2019.Hendra juga mengatakan sesuai data yang ada diperkirakan jumlah pemilih pemula pada pemilu nanti sekitar 14 juta jiwa. Besarnya jumlah pemilih pemula menurut dia harus diimbangi dengan sosialisasi sehingga pemilih menjadi rasional dan memilih dengan baik serta tepat.Waka Kesiswaan SMAN 1 Kecamatan Harau Iswandi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia berharap melalui sosialisasi KPU siswa kelak menjadi pemilih yang baik dan bertanggungjawab. "Kita sangat berterima kasih kepada pihak KPU Kabupaten Lima Puluh Kota yang telah memberikan pendidikan pemilih pemula kepada siswa.  Harapannya para siswa menjadi pemilih pemula yang baik dan tepat dalam memilih dan tidak termasuk golongan putih kelak," ujarnya.Kegiatan Sosialisasi ini juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pemberian hadiah menarik bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan. “Hadiah yang kami berikan ada hubungannya dengan kepemiluan dan jadi daya pikat siswa untuk terlibat di Pemilu 2019," tutup Ana Karina. (kpu lima puluh kota/ed diR) 

Populer

Belum ada data.