Berita KPU Daerah

KPU Prov Jambi Pantau Kesiapan Logistik Pilkada Kota Jambi

Jambi, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi melaksanakan monitoring kesiapan logistik dan sarana pendukung pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Jambi 2018-2023, di Gedung Asrama Haji Kota Jambi Jumat (22/6/2018).Didampingi KPU Kota Jambi serta PPK, KPU Provinsi Jambi dipimpin Ketua M Subhan serta Anggota Apnizal memonitoring kesiapan surat suara serta perlengkapan pemungutan suara lainnya. Untuk Kota Jambi sendiri disiapkan 1.097 kotak yang akan disebar untuk tiap TPS di Kota Jambi.M Subhan dalam penjelasannya mengatakan bahwa tujuan monitoring salah satunya untuk mencocokkan seluruh kebutuhan logistik telah sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Seperti surat suara, tinta, alat coblos, sampul-sampul dan segel yang menurut dia harus sesuai dengan kebutuhan tiap TPS. “Semuanya sudah siap, sedangkan untuk pendistribusiannya akan selesai paling lambat satu hari sebelum hari pelaksaan,“ kata Subhan.Kegiatan monitoring menurut Subhan juga untuk memastikan jalannya pendistribusian logistik tidak  mengalami kendala. Dia optimis, KPU Kota Jambi yang telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan. “Rencananya seluruh distribusi logistik akan dilakukan pada 26 Juni, dari pagi sampai sore dipastikan distribusi logistik sudah sampai di kantor lurah pada masing-masing kelurahan di Kota Jambi,” tutur Subhan.Melanjutkan, Ketua KPU Kota Jambi Wein Arifin memastikan bahwa kegiatan pendistribusian logistik untuk kebutuhan pilkada sejauh ini tidak mengalami kendala berarti. Hal ini menurut dia disebabkan Karena jarak tempuh yang lumayan dekat dan medan yang tidak menyulitkan. “Ditambah pengawasan dari pihak keamanan yang ketat, proses pendsitribusian dipastikan akan lancar,” tutup Wein. (doni/red/ed diR)

43 Dukungan Balon DPD di Bangka Tengah TMS

Koba, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah telah selesai memverifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk Provinsi Bangka Belitung 2019-2024.Dari hasil pemeriksaan yang berlangsung 30 Mei-19 Juni 2018 tersebut didapati 261 sampel dukungan untuk 15 balon DPD sebanyak 218 memenuhi syarat (MS) sementara 43 lainnya tidak memenuhi syarat (TMS).Anggota KPU Bangka Tengah Rusdi Kamis (21/6/2018) dalam keterangannya mengatakan bahwa dari 43 dukungan yang telah dinyatakan TMS, terbagi dalam beberapa jenis, yakni dukungan yang dibantah oleh warga (30 dukungan), dukungan yang tidak sah karena berstatus TNI/Polri, ASN atau perangkat desa dan penyelenggara pemilu (4 dukungan), dukungan yang tidak dibuktikan dengan kepemilihan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) (2 dukungan) serta dukungan yang orangnya tidak dapat ditemui (7 dukungan).Rusdi melanjutkan, sesuai jadwal dan tahapan maka pada 23-25 Juni 2018 KPU Kabupaten Bangka Tengah akan menyampaikan berita acara hasil verifikasi faktual syarat dukungan calon perseorangan anggota DPD ini ke KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.“Kami telah menerima undangan dari KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait acara penyampaian Berita Acara hasil verifikasi faktual syarat dukungan calon perseorangan pada Sabtu (23/6) di Hotel Santika Bangka. Untuk itu kami telah mempersiapkan semuanya,” tutup Rusdi di Ruang Rapat KPU Kab. (c2p/ed diR)

Cek Hak Pilih Anda Dalam DPS

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota diseluruh Sumatera Barat telah mengumumkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilu 2019 di tiap desa, kelurahan, nagari sejak 18 Juni 2018.Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Nova Indra berharap ada respon dari masyarakat untuk segera mengecek hak pilihnya terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019 nanti. “Dengan diumumkannya DPS ditingkat desa, kelurahan dan nagari maka diharapkan kepada  seluruh masyarakat memastikan apakah sudah terdaftar sebagai pemilih sementara,” ujar Nova Kamis (21/6/2018).Dia juga berharap ada peran serta partai politik, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan stakeholder terkait mendorong warga untuk memastikan dirinya terdaftar dalam DPS.Nova mengatakan pentingnya tanggapan masyarakat terhadap DPS bisa memperkuat validitas daftar pemilih. Dan masukan bisa langsung disampaikan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga 8 Juli 2018. “Masukan dan tanggapan seperti pemilih telah memenuhi syarat tapi belum terdaftar di DPS, pemilih telah 17 tahun saat hari pemunggutan suara dan belum kawin/menikah, pemilih sudah pensiun dari TNI/Polri,(ada) pemilih yang telah meninggal dunia, pemilih yang pindah domisili, pemilih terdaftar lebih dari satu kali serta pemilih terdaftar tetapi sudah tidak lagi memenuhi sayarat sebagai pemilih,” pungkas Nova. (romel/ed diR)

Jelang Pilgub Sulsel, KPU Maros Gelar Simulasi Tungsura

Maros, kpu.go.id - Warga Kabupaten Maros  antusias mengikuti simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2018 yang digelar Rabu (20/6/2018). Simulasi yang digelar pertama  kalinya oleh Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Kabupaten Maros ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pemilih akan proses yang berlangsung 27 Juni nanti.Kasubag Teknis dan Hupmas Mallarangeng yang berkesempatan membuka secara resmi kegiatan berpesan agar warga yang terlibat dalam simulasi tetap  bersungguh-sungguh mengikuti setiap rangkaian acara. Dia juga menegaskan bahwa simulasi bagian dari persiapan dalam menghadapi Pilgub Sulsel 2018 yang tinggal menghitung hari. “Dengan dilaksanannya simulasi ini diharapkan memberikan gambaran kemungkinan permasalahan yang muncul pada hari pemungutan dan penghitungan suara serta cara peyelesaiannya,” kata Mallarangeng.Simulasi ini digelar di Pasar Tradisional Modern (Tramo) Kapupaten Maros, dan melibatkan PPK, PPS,  Panwascam Kecamatan Turikale  dan juga Tokoh masyarakat serta masyarakat. (160 – TknsHpms/ed diR)

DPS Sumbar 3.611.395 Pemilih

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilu 2019 sejumlah 3.611.395 pemilih. Rapat Pleno Penetapan DPS dipimpin langsung Ketua KPU Sumbar Amnasmen, didampingi Anggota KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani, Gebril Daulay, Izwar Yani, Nova Indra. Hadir juga Sekretaris KPU Sumbar Firman, Anggota Bawaslu Sumbar Vifner, Ketua dan Anggota KPU kab/kota, operator, partai politik, Disdukcapil dan Forkompimda. Dalam penjelasannya Amnasmen mengatakan, jumlah DPS yang ditetapkan berasal dari jumlah pemilih perempuan sebanyak 1.830.768 orang serta pemilih laki-laki berjumlah 1.780.627 orang. “Atau bertambah sekitar 121.652 pemilih dibanding DPT Pilgub 2015 yang berjumlah 3.489.743 pemilih,” ujar Amnasmen di Hotel Pangeran Beach, Rabu (20/6/2018).Amnasmen juga menjelaskan bahwa jumlah TPS di Sumbar sebanyak 16.516 TPS tersebar di 1.158 desa/kelurahan/nagari dengan jumlah 179 kecamatan.Sementara itu Vifner memberi masukan kepada KPU kab/kota agar memaksimalkan penggunaan Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) saat melakukan rekapitulasi. Hal ini dikarenakan adanya temuan Bawaslu Sumbar terkait paparan yang disampaikan KPU Kabupaten Agam, dimana adanya selisih sebanyak 10.641 orang pemilih. “Selisih itu didapatkan dari hasil pemantauan Bawaslu dan Panwaslu kabupaten Agam saat proses coklit DPS yang dilakukan KPU setempat beberapa waktu yang lalu,” tutup Vifner. (Romel/ed diR) 

7 Kecamatan di Gianyar Gelar Simulasi Tungsura Pilgub serta Pilbup

Gianyar, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar Senin (18/6/2018) kembali menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara (tungsura) tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub), Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gianyar 2018 di Wantilan Pura Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar.Simulasi yang digelar di tujuh kecamatan secara bergilir melibatkan PPK, PPS, KPPS serta linmas se-Desa Batubulan, Batuan dan Desa Kemenuh. Pada kegiatan itu KPPS diperankan oleh anggota PPK dan PPS. Meski hanya simulasi, namun kegiatan tetap dipantau oleh Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kabupaten Gianyar, I Putu Agus Tirta Suguna, yang didampingi staf dan sekretariat KPU Kabupaten Gianyar. Dalam penjelasannya Suguna mengatakan bahwa kegiatan simulasi di tujuh kecamatan berlangsung selama sepuluh hari, dimulai sejak 11 Juni dan berakhir pada 21 Juni 2018. Untuk hari ketujuh, Selasa (18/6) ini, simulasi digelar di Stage Sidan, Gianyar oleh PPK Gianyar dan berbarengan dengan kegiatan yang berlangsung di Desa Sidan.Suguna juga mengatakan simulasi merupakan upaya pemantapan dan memperdalam pemahaman penyelenggara adhoc terhadap situasi dan kondisi di TPS pada pra pencoblosan, saat pencoblosan berlangsung, dan pasca pencoblosan. “Kami berharap, bahwasanya penyelenggara dapat memahami teori dan praktek tahapan pemungutan dan penghitungan suara,” katanya. Suguna juga menekankan bagi KPPS agar H-5 pencoblosan sudah memasang pengumuman di lokasi TPS. Selain itu, mereka juga diminta untuk segera mendistribusikan surat undangan memilih (form C6) maksimal H-1 pencoblosan. “Sebab, pendistribusian C6 kali ini,  ada sedikit berbeda dari pemilu sebelumnya. Jika H-1 masih ada C6 yang belum terdistribusi, maka harus dikembalikan ke PPS untuk dicatat,” tandasnya. Suguna mengatakan  saat ini form C6 sendiri sedang dalam proses pencetakan oleh KPU Provinsi Bali. Diperkirakan 2-3 hari kedepan form tersebut  sudah bisa didistribusikan ke masing-masing KPPS. Berbeda dengan pemilu sebelumnya, form C6 menurut dia sudah mencantumkan nama pemilih, nomor DPT dan nomor KTP. “Sehingga Ketua KPPS tidak perlu lagi susah payah untuk menulis secara manual, tinggal tanda tangan dan langsung bisa didistribusikan,” tambahnya. Sementara itu Agus Tirta Suguna menambahkan, untuk jumlah pemilih terbanyak di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar, maka simulasi diselenggarakan menjadi 4 sesi. (aga/mc/ed diR)

Populer

Belum ada data.