Medan, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna mengevaluasi hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota Tahun 2015-2018 di Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (23/10/2018).Kegiatan ini juga sebagai bahan pembelajaran untuk Pemilu Tahun 2019 yang pemungutan suaranya akan digelar pada 17 April nanti. Hadir sebagai peserta FGD Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi, Evi Novida Ginting, Wakil Kepala Biro Perancanaan dan Data Bastian, jajaran Komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara, jajaran Komisioner KPU Kota Medan, KPU Deli Serdang, Bawaslu Provinsi Sumut, Bawaslu Kota Medan, Kepolisian Daerah Sumut, Dosen Fisip Usu, Mahasiswa Tata Kelola Pemilu, Perludem, JPPR, Netgrit serta partai peserta pemilu 2019.Pramono Ubaid Tanthowi dalam sambutannya berharap semua peserta bisa mengikuti kegiatan FGD dengan baik dan memberikan sumbangsih pemikirannya untuk penyelenggaraan pemilu nanti. Dia juga meyakini bahwa hasil pemikiran FGD akan sangat bermanfaat bagi pelaksanaan pemilu 2019 yang akan berlangsung serentak.“Saya percaya proses demokrasi kita semakin baik, ini terlihat dari pemilihan kepala daerah yang semakin demokratis,” kata Pramono.Sementara itu Bastian menjelaskan tujuan dari kegiatan FGD adalah untuk mentradisikan kebijakan berbasis riset, menentukan akar masalah dalam persoalan persoalan yang terjadi, serta menyusun rekomendasi perbaikan, baik dalam aspek regulasi maupun teksnis lainnya.Laporan evaluasi tersebut disusun sebagai sebuah naskah akademik yang memenuhi standar standar kajian yang baik, sehingga memadai untuk dipublikasikan dalam bentuk buku yang layak untuk di konsumsi oleh para peminat kajian kepemiluan, baik kalangan akademisi, pengamat, penyelenggara pemilu, maupun pihak pihak lain, ujar bastian dalam menutup sambutanya. (humas kpu james/foto james/ed diR)