Berita Terkini

Antusias Masyarakat Tangerang Ikut Simulasi Calon Tunggal

Tangerang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara satu pasangan calon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang 2018 di Lapangan Gandasari, Tangerang, Sabtu (12/5/2018).Simulasi yang dimulai sekira pukul 08.00 WIB itu nampak menyedot perhatian, terbukti dari  mengularnya antrean masyarakat yang hendak ikut berpartisipasi.Berdasarkan pantauan, kegiatan simulasi di mulai dengan pengambilan sumpah tujuh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), saksi, dan Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL). Usai disumpah, masyarakat yang sudah hadir pun dipersilakan masuk untuk mendaftar dengan membawa formulir undangan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Satu per satu masyarakat yang telah mendapatkan surat suara kemudian masuk ke dalam bilik untuk menentukan pilihannya. Karena simulasi calon tunggal, dalam surat suara hanya terdapat satu pasangan calon walikota dan wakil walikota melawan kolom kosong.Usai memilih, pemilih kemudian memasukkan surat suara ke dalam kotak suara transparan, dilanjutkan dengan mencelupkan jari ke dalam tinta hitam."Ini kegiatan yang baik, karena kita bisa siap-siap untuk Pilkada 27 Juni besok," ucap salah seorang warga, Suhana (33) yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual kue pancong di lokasi.Adapun Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdata di Kelurahan Gandasari sebanyak 504 orang dengan jumlah surat suara yang disediakan (setelah ditambah surat suara cadangan) sebanyak 518 surat suara.Sementara itu, sampai saat ini kegiatan masih terus berlangsung, meski sinar matahari begitu terik rupanya tak mengurangi antusiasme masyarakat. (hupmas kpu/bil/foto: ieam/ed diR)

Pemilu Menentukan Arah Kehidupan Bangsa

Purwokerto, kpu.go.id - Dalam lima tahun sekali masyarakat diberikan hak untuk menyuarakan pilihannya melalui proses pemilihan umum (pemilu). Melalui pemilu juga masyarakat diajarkan berpartisipasi membangun bangsa. "Kita semua termasuk mahasiswa berkesempatan berpartisipasi dalam pemilu untuk menentukan arah kehidupan bangsa," ujar Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Suwarto saat mengisi acara KPU Goes to Campus (KGTC) di Aula Soemardjito Jumat (11/5/2018).Suwarto juga mengatakan bahwa pemilu untuk mendapatkan pemimpin yang amanah. "Dengan kata lain keterlibatan kita dalam pemilu (adalah) amal untuk mempercepat pembangunan," lanjut dia. Suwarto juga mengingatkan kepada mahasiswa bahwa Indonesia adalah bangsa unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu butuh sumberdaya yang mumpuni. "Yang menguasai ilmu teknologi. Tapi itu juga tidak cukup, kita butuh keterlibatan membangun," tambah Suwarto.  Diluar itu, Suwarto mengapresiasi KGTC yang diinisiasi oleh KPU dan memilih Unsoed sebagai tempat menyosialisasikan pesan pemilu. Dia berharap mahasiswanya memahami materi yang disampaikan selama KGTC. "Memahami sistem pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 untuk pilih presiden dan caleg. Dengan memahami tentunya makin menyadari keikutsertaan membangun bangsa," pungkasnya. (hupmas kpu/dianR/foto: dosen/ed diR)

Kampus Berperan Tingkatkan Demokrasi

Purwokerto, kpu.go.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengajak civitas akademika untuk ikut menyukseskan tahapan pemilu, berperang melawan politik uang serta mengajak mahasiswa mencerdaskan masyarakat.Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara KPU Goes to Campus (KGTC) di Universitas Jenderal Soedirman Jumat (11/5/2018). Dia berharap kampus sebagai penjaga nilai-nilai demokrasi terus menjaga moral civitas juga lingkungan disekitarnya. "Aneh apabila kampus penjaga moral tidak mampu menjaga demokrasi, oleh karena itu kita berharap civitas akademika Unsoed mampu menjaga nilai demokrasi khususnya di Banyumas, Purwokerto sekitarnya," ucap Wahyu. Dalam pembicaraannya, Wahyu juga mengingatkan pelaksanaan Pemilu 2019 serentak yang menjadi pengalaman pertama bagi masyarakat di Indonesia. Untuk itu kampus bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat proses dan tahapan yang berjalan. "Dan KPU bersungguh-sungguh melaksanakan tahapan sesuai jadwal," tambah Wahyu. Lebih jauh Wahyu juga mengingatkan suara kampus sangat berarti dalam menentukan jalannya pemilu. Seperti saat ini disaat KPU tengah mengatur norma progresif rencana membatasi keterlibatan calon legislatif berlatar belakang mantan koruptor di pemilu nanti. "Saya berharap suara kampus yang mendukung langkah KPU didengar oleh para pengambil keputusan di DPR," tambah Wahyu. KGTC di Unsoed sendiri dihadiri oleh ratusan mahasiswa baik dari akademika setempat maupun mahasiswa lain dari sejumlah kampus di Banyumas. Turut hadir Anggota KPU Wahyu Setiawan, Ketua KPU Banyumas Unggul Warsiadi, Rektor Unsoed Suwarto. (hupmas kpu/dianR/foto: dosen/ed diR)

Maraton, KPU Kota Solok Goes to School Sambangi Dua Sekolah

Solok, kpu.go.id – Dalam empat hari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok berkeliling, menyambangi dua SMA Negeri dikota tersebut. KPU Kota Solok Goes to School hadir di SMAN 2 Kota Solok pada Jumat (11/5) sementara di SMAN 1 pada Senin (14/5).Hadir pada kegiatan pertama, Ketua, Anggota dan Sekretariat KPU Kota Solok, Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Solok beserta seluruh majelis guru dan siswa. Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa menjelaskan kegiatan ini bagian dari pendidikan pemilih, dan jadi elemen penting dalam demokrasi. Pemilih  yang  rasional  menurut dia jadi ukuran bagi kualitas demokrasi di suatu negara.Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Solok, Nurbaiti menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan ini. Dari “KPU Kota Solok Goes to School” dia berharap pengetahuan dan wawasan siswa bertambah.Sementara itu pada kegiatan kedua, KPU Kota Solok Goes to School kembali dihadiri Ketua, Anggota dan Sekretariat KPU Kota Solok, Kepala Sekolah SMA N 1 Kota Solok beserta seluruh majelis guru dan siswa.Dalam sambutannya Budi mengajak siswa-siswi SMAN 1 menyiapkan diri menjadi calon pemimpin dimasa depan diawali dengan menjadi pemilih pemula yang rasional. Menurut dia sebagai pemilih cerdas maka sedari dini menolak terlibat politik uang dan kritis akan rekam jejak calon serta tidak golput.Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan SMAN 1 Kota Solok, Ujang Sayuti mengucapkan terimakasih kepada KPU Kota Solok atas kegiatan KPU Kota Solok Goes to School. Kegiatan ini penting untuk siswa-siswi SMA N 1 Kota Solok khususnya pemilih pemula untuk tahu lebih dalam tentang kepemiluan.Di dua lokasi KPU Kota Solok Goes to School, antusias para siswa terlihat dari semangat mereka mengikuti seluruh kegiatan. Acara juga sengaja berlangsung ringan dan santai diselingi tanya jawab tentang Pemilu 2019. Diberikan souvenir menarik kepada mereka yang beruntung. (kpu kota solok/ed diR)

Mahasiswa Agen Pemilih Cerdas

Purwokerto, kpu.go.id - Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lucky Firnando Majanto menyemangati mahasiswa untuk aktif dalam proses pemilihan umum (pemilu). Terlebih di 2019, pemilu akan diselenggarakan secara serentak antara pemilu legislatif (pileg) serta pemilu presiden (pilpres). "Disini mahasiswa jadi penting sebagai garda terdepan," ujar Lucky saat menyampaikan kata sambutan pada acara KPU Goes to Campus (KGTC) di Universitas Jenderal Soedirman Jumat (11/5/2018).Dia berharap mahasiswa tidak hanya cukup aktif sebagai pemilih di hari pemungutan suara. Sebelum itu mahasiswa juga bisa berperan sebagai agen demokrasi untuk mencerdaskan masyarakat. "Saat ini tidak cukup hanya jadi warga negara biasa, tapi harus menjadi warga negara aktif," kata Lucky. Dan untuk bisa aktif dan menjadi agen kepemiluan, kegiatan KGTC menurut dia dapat menambah bekal pengetahuan mahasiswa. "Sebagai garda terdepan, mahasiswa harus menjadi contoh dalam menolak hoax,  money politic. Karena pemilu harus melahirkan pemimpin amanah, berlangsung lancar dan tentunya menyenangkan," tambah Lucky. KGTC di Unsoed sendiri dihadiri oleh ratusan mahasiswa baik dari akademika setempat maupun mahasiswa lain dari sejumlah kampus di Banyumas. Turut hadir Anggota KPU Wahyu Setiawan, Ketua KPU Banyumas Unggul Warsiadi, Rektor Unsoed Suwarto. (hupmas kpu/dianR/foto: dosen/ed diR)

Rakor Penetapan DPT, Pramono: Ingat Tiga Prinsip Lindungi Hak Pilih

Jakarta, kpu.go.id - Setelah tahap rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) dilakukan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali melanjutkan tahapan dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penetapan DPT di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (9/5/2018).Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi ; Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar ; Kepala Biro Perencanaan dan Data, Sumariyandono ; serta Anggota KPU Provinsi/KIP Aceh yang membidangi pemutakhiran data pemilih didampingi Admin Sidalih dari 31 Provinsi dengan total 62 peserta.Dalam sambutannya, Pramono mengingatkan kepada peserta untuk memastikan dan meneliti kesesuaian data pemilih guna memastikan hak pilih warga negara dapat terakomodir dengan baik. Sebab, berdasarkan data terakhir, sebanyak 849,6 ribu warga masih belum memiliki atau belum melakukan perekaman e-ktp."Ini memang tinggal 849,6 ribu, jadi ini PR (Pekerjaan Rumah), mohon dilakukan cek ulang, kita ingin pastikan jangan sampai kita menghilangkan hak warga negara , karena hak pilih adalah bagian Hak Asasi Manusia (HAM), kita sebagai bagian dari negara ada tiga prinsip satu to respect yaitu menghormati hak asasi warga negara, to protect melindungi hak asasi warga negara, dan to fulfil memfasilitasi hak warga negara," kata Pramono.Lanjut, Pramono meminta kepada peserta untuk cermat dalam menghadapi isu berkurangnya jumlah DPT yang bisa saja dipolitisasi."Beberapa minggu lalu kalau kita ingat di media sosial beredar kalau ini (Jumlah DPT) modus untuk memenangkan calon tertentu, tentu teman-teman paling mengetahui dari mana penurunan itu muncul, misalnya Jatim dulu 30 juta 500-an, sekrang 30 juta 100-an atau turun 400 ribu, ini yang teman-teman harus bisa jelaskan alasan teknisnya," lanjut PramonoUsai pembukaan, kegiatan pun berlanjut dengan pendalaman kelompok, setelah itu akan ada presentasi masing-masing kelompok dengan penyampaian kebijakan. (hupmas kpu/bil/foto: dosen/ed diR)

Populer

Belum ada data.