Berita KPU Daerah

KPU Banyumas Pastikan Logistik Pemilu Tersimpan Aman di Gudang

Purwokerto, kpu.go.id - Curah hujan tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah di Tanah Air membuat sebagian daerah terendam. Memastikan kondisi perlengkapan pemilu aman tersimpan di gudang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melakukan monitoring ke sejumlah gudang penyimpanan logistik.Hasilnya KPU Kabupaten Banyumas memastikan perlengkapan pemilu dalam kondisi aman. Monitoring bersama Bawaslu Kab Banyumas dilakukan di gudang logistik yang berada di Desa Bojongsari, Kecamatan Kembaran serta di Jalan DI Panjaitan. “Kondisi gudang kami cek secara rutin dan sampai saat ini dalam kondisi aman, bebas dari banjir,” ujar Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Setiadi, Selasa (29/1/2019) pagi.Imam yang juga membidangi Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik ini mengatakan bahwa aktivitas pengepakan dan penyimpanan logistik dipusatkan di gudang yang berada di Bojongsari, sementara gudang yang berada di Jalan DI Panjaitan digunakan untuk penyimpanan kotak suara alumunium yang sudah dilelang dan pengepakan formulir.Imam melaporkan, bahwa hingga saat ini KPU Banyumas telah menerima sebagaian besar logistik untuk pemungutan suara pemilu, antara lain kotak suara dan bilik suara berbahan karton kedap air, perlengkapan TPS seperti alat tulis kantor, alat dan bantalan coblos, kabel ties, tanda pengenal petugas, tinta penanda jari, segel serta sampul surat suara.“Pengepakan sampul surat suara saat ini sedang berjalan. Dari kebutuhan 5.437 TPS, saat ini sudah dipacking sebanyak 5.357 TPS. Masih kurang 80 set lagi,” kata Imam. Pengesetan sampul dilakukan hampir tiga minggu terakhir yang dilakukan oleh pegawai KPU.Saat ditanya soal antisipasi dari kerawanan banjir maupun kerusukan logistik di dalam gudang, Imam mengatakan, pihaknya sudah mengikuti instruksi dari KPU RI soal prosedur pengamanan gudang. Termasuk kondisi logistik masih tersimpan dalam bungkusan plastik.“Sebelum logistik masuk, gudang sudah difumidasi agar bebas rayap dan hama. Selain itu, bagian alas dipasangi panggung kayu. Semoga aman dan siap digunakan hingga hari H nanti,” ujarnya. Selain itu, kondisi gudang juga dijaga oleh petugas kepolisian dari Polres Banyumas. (hwo/ed diR)

KPU Sumbar Petakan Distribusi untuk Kelancaran Logistik

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Evaluasi Teknis Pengelolaan Logistik dan Pemetaan Distribusi Logistik Pemilu 2019 untuk wilayah Sumbar, di Hotel Pangeran Beach Padang, Senin (28/1/2019).Kegiatan ini dihadiri Ketua KPU Sumbar Amnasmen didampingi anggota Izwaryani, Sekretaris KPU Sumbar Firman serta ketua dan sekretaris KPU kabupaten/kota se-Sumbar.Amnasmen dalam keterangannya mengatakan bahwa KPU Sumbar telah mendistribusikan logistik ke KPU kabupaten/kota meliputi alat kelengkapan TPS. Untuk distribusi logistik selanjutnya, dia berharap ada penyeragaman dari KPU kabupaten/kota agar tidak terjadi keterlambatan saat prosesnya.Terkait logistik surat suara, Amnasmen mengatakan bahwa pengiriman akan sampai di Sumbar sekitar pertengahan Maret 2019. Dia berharap agar hal ini segera dikonsolidasikan untuk selanjutnya dilakukan sortir dan pelipatan.Lebih dari itu, Amnasmen mengingatkan pentingnya pemetaan distribusi logistik khususnya untuk beberapa daerah tersulit seperti Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Mentawai, Kabupaten Sijunjung yang terkendala akses untuk sampai ke lokasi tersebut. “Ada yang menggunakan kapal antar kecamatan juga ada daerah yang hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki. Ini perlu dipetakan dari sekarang sehingga tidak mengganggu saat proses distribusi,” tambah Amnasmen. Untuk diketahui saat ini KPU RI tengah melakukan proses pengecekan surat suara di beberapa tempat sesuai pemenang tender. Selebihnya beberapa logistik proses pengadaanya dilakukan sendiri di Sumbar, seperti sampul, formulir dan sebagainya, diperkirakan logistik tersebut akan selesai pada pertengahan Maret 2019. (romelt/ed diR)

Bimtek Relasi di Klungkung Perkuat Sosialisasi Hingga ke Pelosok

Semarapura, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung mengumpulkan 39 Relawan Demokrasi (Relasi) yang ada di Kecamatan Dawan, Klungkung dan Banjarangkan untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek), mendapat pembekalan serta penajaman materi atas modul yang akan mereka gunakan saat menyampaikan sosialisasi ke masyarakat, Senin (28/1/2019).Bimtek dibuka oleh Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM,  I Gede John Darmawan yang mengingatkan agar Relasi menyosialisasikan seluruh informasi pemilu sesuai dengan basis yang telah ditentukan. Dia berharap sosialisasi secara masif ini bisa menjangkau masyarakat di perkotaan hingga pelosok agar semangat hadir ke TPS pada 17 April 2019 nanti.I Gede John Darmawan juga mengingatkan agar Relasi selalu berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu lainnya baik di kabupaten, PPK, PPS untuk menyukseskan tugas.Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Klungkung I Gusti Lanang Mega Saskara mengucapkan selamat bertugas kepada Relasi dan mengingatkan agar mereka menjaga kode etik selama bertugas. Dia juga mengingatkan agar Relasi mulai menyusun strategi dan cermat dalam berkomunikasi.Ditempat yang sama Anggota KPU Kabupaten Klungkung Divisi Sosialisasi, Ida Bagus Nyoman Barwata juga memastikan pihaknya terbuka bagi semua Relasi yang ingin bertanya dan berkordinasi terkait tugas. Koordinasi bisa datang ke KPU atau melalui WA grup. (putras/ed diR)

Jadi Narsum Satelit TV, Hanan Lapor Perkembangan Pemilu

Purwokerto, kpu.go.id - Makin dekatnya waktu pelaksanaan Pemilu 2019, dimanfaatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyumas untuk memperkuat sosialisasi ke masyarakat. Sosialisasi terakhir dilakukan KPU Banyumas dengan hadir sebagai pembicara di acara ‘Panggung Politik’ yang digelar Satelit TV, Senin (28/1/2019) malam.Acara yang dipandu host Damar Nurani menghadirkan Anggota KPU Banyumas Hanan Wiyoko dan Anggota Bawaslu Kabupaten Banyumas Saleh Darmawan.Hanan dalam penjelasannya melaporkan persiapan pemilu di Banyumas yang semakin matang. Tahapan yang telah dilakukan antara lain, penambahan jumlah anggota PPK dari tiga menjadi lima orang, rekrutmen 55 Relawan Demokrasi (Relasi) serta mulai siapnya logistik pemilu. Selain itu, juga turut disosialisasikan kepada masyarakat bagaimana menjadi pemilih cerdas dan menolak praktik politik uang (money politics).Hanan juga mengingatkan bahwa Pemilu 2019 dilaksanakan serentak dan rumit. Kerumitan tersebut meliputi banyaknya jumlah surat suara yang dicoblos, teknis pemberian surat suara kepada pemilih berdasarkan dapil dan administrasi penghitungan suara.Meski begitu Hanan mengajak agar masyarakat di Banyumas mendaftar sebagai petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Di Banyumas sendiri dibutuhkan 38.059 KPPS yang bertugas di 5.437 TPS tersebar di 311 desa/kelurahan. “Pendaftaran KPPS akan diumumkan akhir Februari. Saat ini bagi yang berminat bisa untuk menghubungi PPS desa/kelurahan setempat untuk menanyakan informasi maupun menyatakan kesanggupan ingin menjadi KPPS,” ujar Hanan. (hwo/ed diR)

Jelang Pemilu, KPU Kota Padang Petakan Masalah di Tingkat PPK dan PPS

Padang, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menyampaikan hasil supervisi dan monitoring yang telah dilakukan ke sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di Kota Padang, Senin (28/1/2019). Supervisi dan monitoring sendiri dilakukan untuk melihat sejauh mana tahapan yang sudah berjalan dan persiapan akan datang.Kegiatan yang telah dilaksanakan selama 3 hari ini mendapatkan hasil yang berbeda, seperti Tim 3 yang terdiri dari Rhoma Andika, Yeliana, Yulia Wartaningsih dan Devit melaporkan hasil pantauan di Kecamatan Lubeg, Kecamatan Bungus, Kecamatan Lubuk Kilangan ada sejumlah persoalan di tingkat kelurahan.Di Kelurahan Cengkeh dilaporkan persoalan terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), dan harapan adanya koordinasi dalam pemasangan APK  tersebut. Kurangnya koordinasi membuat masyarakat mengeluh dan berharap pemasangan APK selanjutnya melibatkan PPS.Meski demikian, untuk penyimpanan logistik Pemilu 2019, laporan dari setiap PPS bahwa mereka telah bekoordinasi dengan kelurahan untuk mendapatkan tempat penyimpanan logistik yang aman. Dan untuk lokasi TPS, pemetaan telah dilakukan dan hasilnya 90 persen siap digunakan tinggal menunggu juknis dari KPU Kota Padang.  Terkait pengurusan formulir A5, tim melaporkan telah ada sejumlah masyarakat yang melapor dan datang ke kelurahan, meski mereka hingga saat ini belum mengambil blangko.Dari hasil kegiatan supervisi dan monitoring ini diharapkan masing-masing kelurahan dapat ikut berpartisipasi memberikan informasi terkait pemasalahan yang ada didalam tahapan penyelenggaraan pemilu. Tujuannya agar dapat menjadi perhatian bersama untuk segera ditangani dan diantisipasi jelang hari pemungutan suara 17 April 2019. KPU Kota Padang juga berharap antusiasme masyarakat yang tinggi guna menyukseskan pesta demokrasi, sehingga pemilu dapat berjalan dengan baik dan bermartabat. (Media Center1/ed diR)

Pesan KPU Sumbar untuk Relasi Pasaman, Tingkatkan Pemahaman Pemilu Masyarakat

Pasaman, kpu.go.id - Pada Pemilu 2019 mendatang Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan tingkat partisipasi 77, 5 persen. Hal ini diungkapkan Anggota KPU Sumatera Barat (Sumbar)Gebril Daulai saat mengisi Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan Demokrasi (Relasi) di KPU Kabupaten Pasaman, Senin (28/1/2019).Pada kesempatan itu, Gebril juga kembali mengingatkan bahwa Relasi adalah kepanjangan tangan dari KPU dalam menyosialisasikan tahapan  pemilu. Mereka akan menyasar 10 basis pemilih mulai dari basis Keaagamaan, basis pemilih perempuan, basis komunitas, basis kaum marjinal, basis keluarga, basis warga internet (netizen), basis pemilih muda, basis pemilih berkebutuhan khusus hingga basis pemilih pemula. Gebril yang hadir didampingi Ketua KPU Pasaman Rodi Andermi, juga berharap kehadiran Relasi bisa meningkatkan pemahaman masyarakat akan tatacara mencoblos yang benar. Pasalnya dia menyebut pada Pemilu 2014 lalu, akibat ketidakpahaman pemilih angka suara tidak sah dalam pileg cukup tinggi mencapai 6.2 persen. “Maka dari itu,  perlu kecermatan dalam mencoblos agar suaranya sah,” kata Gebril. Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota KPU Pasaman lainnya, Eria Chandra, Taufik, Juli Yusran dan Ajriaman dan juga sesepuh KPU Sumbar Mufti Syarfie yang ikut menjadi Narasumber Bimtek Relawan Demokrasi. (romelt/ed diR)

Populer

Belum ada data.