Berita KPU Daerah

PSB Mudahkan Penyandang Disabilitas Pahami Pemilu

Sumbar, kpu.go.id - Pagelaran Seni dan Budaya (PSB) yang telah dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) serta KPU Kota Padang Sabtu (21/4) lalu mendapat apresiasi positif dari masyarakat khususnya para penyandang disabilitas.Mereka merasa terbantu dengan kegiatan yang diinisiasi oleh KPU Sumbar serta KPU Kota Padang ini, mengingat banyak hal baru yang bisa dipahami seperti tatacara pemilu hingga partai politik serta nomor urut yang bertanding nanti.Salah seorang penyandang disabilitas, Rio membenarkan bahwa ada hal baru yang didapat saat dirinya ikut dalam kegiatan PSB. Seperti pemahaman tentang jalur khusus bagi penyandang disabilitas menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS), atau jumlah partai politik yang bertanding di 2019. “Dan hari ini saya merasa sangat senang karena bisa menjawab salah satu pertanyaan yang diberikan Ketua KPU Sumbar Amnasmen tentang berapa jumlah partai politik peserta Pemilu 2019 dan saya menjawab 16 ,” kata Rio.KPU Provinsi Sumatera Barat sendiri selaku penyelenggara pemilu berkomitmen untuk memahami kebutuhan penyandang disabilitas dalam pemilu maupun pilkada 2018 nanti. Komitmen ini sudah ditunjukkan melalu penyusunan peraturan, sosialisasi, pemutakhiran data pemilih, kampanye, pengadaan dan distribusi logistika atau nanti pemungutan dan penghitungan suara yang senantiasa memerhatikan kebutuhan penyandang disabilitas. (romel/ed diR)

Kolaborasi Talempong dan Gordang Sambilan Meriahkan PSB di Kab Pasaman

Lubuk Sikaping, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman turut menyelenggarakan Pagelaran Seni Budaya (PSB) Menyongsong Pemilihan Umum Serentak Tahun 2019 di di Halaman Kantor Bupati Pasaman Sabtu (21/4/2018).PSB menghadirkan pertunjukkan Gordang Sambilan dan Talempong yang merupakan kesenian tradisional masyarakat setempat yang notabene dihuni oleh berbagai etnis, dimana dua etnis terbesarnya yakni Minangkabau dan Mandailing.Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Pasaman dan unsur Forkopimda, Ketua dan Anggota Panwaslu Kabupaten Pasaman, Ketua DPD Partai Politik, Kepala SKPD Pemerintah Kabupaten Pasaman, Kepala Instansi Vertikal, BUMN dan BUMD, dan masyarakat.Dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Pasaman, Jajang Fadli, menyampaikan hal-hal terkait penyelenggaraan tahapan, program dan jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, yang telah, sedang dan akan dilaksanakan, meliputi verifikasi partai politik, usulan penataan daerah pemilihan (dapil), dan pembentukan badan adhoc. Sementara yang sedang dilaksanakan yakni pemutakhiran data pemilih (proses coklit  oleh pantarlih se-Kabupaten Pasaman) sedangkan tahapan yang akan dilaksanakan yakni verifikasi calon perseorangan (DPD), dan pendaftaran calon anggota DPRD Kabupaten Pasaman.Dalam penyampaiannya, Jajang juga mengingatkan bahwa demokrasi kuat ala Indonesia hanya ada satu dibelahan dunia ini, yaitu demokrasi yang dibangun dari pondasi keberagaman. Dan keberagaman suku, budaya, tradisi dan agama ini yang juga sama halnya dengan Pasaman Saiyo yakni demokrasi di Kabupaten yang dibangun dari dua budaya besar yang mengakar pada masyarakatnya yaitu Minangkabau dan Mandailing. “Perpaduan dan kolaborasi dua kesian tradisional dari dua kebudayaan ini Talempong dan Gordang Sambilan ternyata sangat indah dan harmonis seperti selalu aman dan damainya setiap perhelatan pesta demokrasi di kabupaten ini insyaAllah,” kata Jajang.Sementara itu Bupati Pasaman, yang diwakili Asisten 3 Asnil M, mengapresiasi upaya sosialisasi yang dilakukan KPU Kabupaten Pasaman, terkait penyelenggaraan tahapan Pemilu 2019. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung kelancaran pelaksanaan pemilu disetiap tahapannya. “Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap seluruh masyarakat terlibat aktif mengikuti dan mengawasi tahapan pemilu serta menjaga situasi yang aman dan damai,” kata Asnil.Pada kegiatan PSB ini KPU Kabupaten Pasaman juga membagikan doorprize kepada masyarakat yang beruntung. (md/ed diR)

PSB Sumarak Anak Nagari Menyongsong Pemilu 2019

Solok, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok menggelar acara Pagelaran Seni Budaya Sumarak Anak Nagari Menyongsong Satu Tahun Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019, bertempat di Taman Syech Kukut-Kota Solok, Sabtu (21/4/2018).Acara terselenggara berkat kerjasama KPU Kota Solok dengan Dinas Pariwisata setempat. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan Basipeteang Alam Wisata Bareh Solok, dimana sekitar 1.500 peserta yang tergabung dalam komonitas bikers dari seluruh Indonesia mengelilingi dan menikmati alam wisata wilayah Kota Solok.Acara berlanjut dengan pentas seni “Silek Tuo” dan “Batuang Gilo” yang digelar di Sawah Solok. Silek Tuo dan Batuang Gilo adalah seni budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Solok. Sejarah Silek Tuo dan Batuang Gilo dijelaskan oleh tokoh adat Kota Solok Asraf Danil Handika Dt Tan Panggak yang juga sebagai Anggota KPU Kota Solok. Puncak acara Pagelaran Seni Budaya Sumarak Anak Nagari Menyongsong Satu Tahun Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019, digelar malam harinya di Taman Syech Kukut-Kota Solok dengan menampilkan tari pasambahan, penampilan silek tuo, puisi, tari dari sanggar gadih malenggok, tari piring dari SMA N 1 Kota Solok, simulasi/sosialisasi Pemilu 2019 oleh KPU Kota Solok dan penampilan seni budaya lainnya.Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok Elvi Basri menyambut baik acara hari ini yang digelar bekerjasama dengan KPU Kota Solok mendapatkan antusias warga Kota Solok yang sangat meriah. Ribuan masyarakat Kota Solok turut mengikuti dan menyaksikan acara ini.Ketua KPU Kota Solok Budi Santosa menyampaikan bahwa acara yang digelar hari ini sangat meriah dan ini adalah amanat KPU RI bahwa diseluruh wilayah dari sabang sampai merauke, seluruh lembaga KPU menyelenggrakan Pagelaran Seni Budaya Menyongsong 1 (Satu) Tahun Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019. Tema acara ini adalah : “Melalui Pagelaran Seni Budaya Membangun Pemilih BerdaulatGuna Mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019”.Selanjutnya Wakil Walikota Solok dalam Reinier dalam acara ini mengajak seluruh masyarakat Kota Solok untuk melestarikan seni dan budaya Solok serta memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019. Partisipasi pemilih menjadi tanggungjawab kita bersama untuk kita tingkatkan dari Pemilu sebelumnya yang mencapai 75%. Pemilu 2019 kita harapkan partisipasi bisa mencapai lebih dari 80%, ini tentu membutuhkan dukungan seluruh elemen dan warga masyarakat Kota Solok. (kpu kota solok/ed diR)

Tari Dolalak Massal Songsong Pemilu 2019 di Purworejo

Purworejo- Di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Pagelaran Seni Budaya (PSB) diisi dengan Tari Dolalak Massal ‘Menggugah Greget Nasionalisme’. Sebanyak 250 penari memukau penonton yang hadir pada apel Menyongsong Satu Tahun Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 di Alun-alun Purworejo, Sabtu (21/4/2018).Sejak awal hingga akhir pertunjukan para penari dengan penuh energik, atraktif, gemulai dan rancak menarikan tari tradisional khas Purworejo. Penonton semakin terpukau, ketika para penari pria dan anak-anak melakukan gerakan trance (seperti kemasukan ruh).Tari Dolalak yang digarap oleh koreografer Melania Sinaring Puteri dari Sanggar Tari Prigel Purworejo semakin menarik ketika dikolaborasikan dengan 11 pantomimer. Di akhir pertunjukan, para pantomimir yang sebelumnya membawa kotak suara, kemudian membuka kotak tersebut yang ternyata berisi kain berwarna-warni yang kemudian dibentangkan sebagai lambang perbedaan dalam kesatuan.Saat dikonfirmasi, Ketua KPU Kabupaten Purworejo Dulrokhim menjelaskan pemilihan Tari Dolalak dalam pagelaran karena merupakan kesenian khas Kabupaten Purworejo. Apalagi Dolalak sudah didaftarkan sebagai karya seni milik Purworejo ke Kementrian Hukum dan HAM.Dulrokhim menjelaskan, bahwa tema pagelaran seni budaya tersebut adalah “Melalui Pagelaran Seni Budaya Membangun Pemilih Berdaulat Guna Menyukseskan Pemilu Serentak 2019”. Adapun tujuan pagelaran itu untuk mnyosialisasikan tanggal pemungutan suara Pemilu Tahun 2019 yakni 17 April 2019, mengenalkan partai politik peserta Pemilu Tahun 2019, mengenalkan jingle Pemilu 2019 ‘Pemilih Beradulat Negara Indonesia Kuat’, dan maskot Pemilu 2019 ‘Sang Sura’.“Kami juga akan melepas balon yang membawa lambang parpol ke langit, juga melepas 16 burung merpati sebagai lambang dimulainya berkiprahnya parpol untuk mengikuti Pemilu 2019,” tambah Dulrokhim. (kpu kab purworejo/ed diR)

Inisiatif Simulasi Tungsura Pemilu di Kota Lampung

Bandar Lampung - KPU Kota Bandar Lampung berencana menggelar kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara TPS di Kantor KPU Kota Bandar Lampung Sabtu (21/4) besok. Simulasi melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Bandar Lampung.Ketua KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri mengatakan meski tidak didukung anggaran, simulasi tetap dinilai penting untuk dilakukan. Pasalnya pada Pemilu 2019 nanti masyarakat akan memilih lima surat suara dan melalui simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS ini akan memberikan gambaran berapa lama waktu ideal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kegiatan di TPS.“Ini merupakan terobosan kita. Banyak sekali pertanyaan menyangkut kesiapan penyelenggara Pemilu khususnya di TPS pada hari H pelaksanaan 17 April 2019. Dengan menggelar simulasi, kami akan mendapatkan gambaran yang utuh tentang kebutuhan waktu dalam proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS,” jelas Fauzi Jumat (20/4/2018).Fauzi menambahkan guna persiapan pelaksanaan simulasi, KPU Kota Bandar Lampung telah menyiapkan lima jenis surat suara untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan I dan DPRD Kota Bandar Lampung Daerah Pemilihan Bandar Lampung IV.“Kita telah siapkan lima jenis surat suara. Selain itu, kami juga berupaya membuat kotak suara transparan dengan membuat salah satu sisi kotak suara dari mika plastik transparan. Konsep kotak suara transparan itu seperti kaleng krupuk,” ujarnya.Ketua Divisi Parmas KPU Kota Bandar Lampung Fadilasari mengatakan personel yang akan bertugas sebagai ketua dan anggota KPPS serta Linmas merupakan anggota PPS se-Kecamatan Sukarame. Untuk memastikan seluruh petugas KPPS dan Linmas itu mampu melaksanakan tugasnya dengan benar, KPU Kota Bandar Lampung telah melakukan Bimtek pemungutan dan penghitungan suara dengan mengadopsi regulasi pelaksanaan Pemilu Legislatif tahun 2014 lalu.“Seluruh anggota KPPS telah diajarkan cara bertugas dengan baik dan benar di TPS. Bimtek dilakukan dalam dua tahap yang pertama tahap pemungutan suara dan yang kedua tahap penghitungan suara. Dalam proses penghitungan suara, anggota KPPS yang akan bertugas melaksanakan simulasi akan dihitung dengan detail kebutuhan waktunya. Dengan simulasi ini kita mudah-mudahan akan mendapat gambaran tentang waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan penghitungan suara di TPS nanti,” katanya.Senada dengannya anggota KPU Kota Bandar Lampung Dedy Triyadi menjelaskan kegiatan simulasi akan melibatkan sebanyak 250 pemilih yang terdiri dari ketua dan anggota PPS dan PPK se-Kota Bandar Lampung. Di hari yang bersamaan, KPU Kota Bandar Lampung akan melaksanakan Parade Budaya Orang Lampung (Parabola) dengan melibatkan penyelenggara Pemilu, Parpol, Pemkot Bandar Lampung dan masyarakat.“Simulasi pemungutan dan penghitungan suara ini menjadi bagian dari kegiatan Parabola menyongsong Pemilu 2019. Harapan kami, catatan atas kebutuhan waktu di TPS dalam simulasi dapat menjadi rujukan rekan-rekan KPU Kabupaten/Kota di daerah lain dalam mendesain persiapan pelaksanaan Pemilu Serentak Pileg dan Pilpres Tahun 2019,” pungkasnya. (ngabehi kojay/ed diR)

Parpol 2019 Siap Ikuti Parade Budaya Songsong Pemilu

Bandar Lampung, kpu.go.id - Semua partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 di Kota Bandar Lampung, mengaku siap mengikuti Parade Budaya Orang Lampung (Parabola) yang digelar Sabtu (21/4/2018). Peserta Parabola sendiri akan menggunakan pakaian karnaval adat Lampung yang dikombinasikan dengan atribut partai politik.Komisioner KPU Kota Bandar Lampung, Fadilasari, mengatakan, Parabola sendiri satu dari kegiatan yang juga digelar serentak secara nasional. Kegiatan ini untuk menyongsong satu tahun pelaksanakan pemilu serentak pada 17 April 2019.Menurut Fadilasari tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyosialisasikan pelaksanaan pemilu 2019, menyosialisasikan partai politik peserta pemilu 2019 berikut nomor urutnya serta mengedukasi masyarakat tentang tahapan pemilu sehingga dapat meningkatkan partisipasi pemilih. “Selain itu juga sebagai wadah silaturahmi pemangku kepentingan serta masyarakat umum yang peduli pemilu dan demokrasi di Kota Bandar Lampung,” ujarnya, Jumat (20/04).Acara Parabola sendiri rencananya akan dimulai pukul 07.00 WIB dengan start di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandar Lampung menuju Kantor KPU Kota Bandar Lampung. Peserta yang hadir ditargetkan sebanyak 500 orang terdiri dari 16 partai politik peserta pemilu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), komunitas, perwakilan instansi dan lembaga pemerintah, organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa serta masyarakat umum. “Di depan kantor KPU, para peserta parade diberi waktu selama lima menit untuk beratraksi menunjukkan kebolehannya yang berkaitan dengan tradisi Lampung,” kata mantan jurnalis tersebut.Selain acara parade budaya, kegiatan nanti juga akan dirangkai dengan pentas budaya Lampung, diantaranya wawancan, gitar tunggal, pencak silat, dan berbalas pantun. Juga ada persembahan musik dari “Kotak Suara Band” KPU Kota Bandar Lampung, PPK, dan band indie  “Sepeda Mini”.Sementara itu ketua KPU Kota Bandar Lampung, Fauzi Heri, mengatakan, acara ini merupakan momen yang sangat penting bagi partai politik untuk mensosialisasikan diri ke masyarakat. “Jadi silakan partai politik menunjukan penampilan terbaiknya,” katanya.Fauzi menambahkan,  pada acara parade budaya itu, KPU Kota Bandar Lampung juga akan melaunching aplikasi pemutakhiran data pemilih yang berbasis Application Package File (APK)  di android.  “Melalui aplikasi itu seluruh warga Bandar Lampung dapat mengetahui apakah namanya sudah terdaftar atau belum dalam daftar pemilih di KPU Kota Bandar Lampung, dan apakah indentitas dirinya yang terdaftar itu sudah benar atau belum,” tutup dia.  (fioren/ed diR)

Populer

Belum ada data.