Berita KPU Daerah

Geliat Pendaftar DPD di Sumatera Barat

Sumbar, kpu.go.id – Geliat pendaftaran calon perseorangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mulai terlihat. Di hari kedua, bakal calon DPD atas nama Muslim M Yatim kembali menyerahkan syarat dukungan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Provinsi Sumbar Senin (23/4/2018).Sebelumnya yang bersangkutan telah menyerahkan syarat dukungan Minggu (22/4), namun dikembalikan karena ada beberapa hal yang harus diperbaiki. “Kami telah lakukan perbaikan syarat dukungan yang diminta KPU Sumbar. Alhamdulillah pagi ini kami telah menyerahkan syarat dukungan dan telah menerima surat tanda terima berkas syarat dukungan perseorangan DPD RI dari panitia penerimaan berkas calon anggota DPD RI KPU Sumbar,” kata tim penghubung bakal calon DPD Muslim M Yatim, Muhammad Havizh Arief.Di hari yang sama, dua bakal calon anggota DPD Nurkhalis serta Helmy Panuh juga menyerahkan surat dukungan bakal calon anggora DPD ke KPU Sumbar. Nurhkalis yang didampingi kolega serta simpatisan menyerahkan syarat dukungan 2.578 lembar KTP yang tersebar di 16 kabupaten/kota di Sumbar. Sementara Helmy Panuh menyerahkan 3361 lembar KTP yang juga tersebar di 16 kabupaten/kota seluruh Sumbar. Anggota KPU Sumbar Nurhaida Yetti mengatakan untuk dua bakal calon anggota DPD Nurkhalis dan Helmy Panuh juga dikembalikan syarat dukungannya karena harus ada beberapa perbaikan. Seperti Nurkhalis ada dua buah lampiran KTP yang tidak ada di dua daerah berbeda. Sementara Helmy Panuh, berkas syarat dukungan dijadikan satu atau tidak dipisah per nagari atau per kabupaten/kota.“Jadi sampai hari ini baru dua orang bakal calon yang telah menerima surat tanda terima dari panitia penerimaan bakal calon DPD RI KPU Sumbar, Zul Evi Astar dan Muslim M Yatim ,”  tambah Nurhaida Yetti. Kabag Hukum, Teknis dan Hupmas KPU Sumbar Agus Catur Rianto mengingatkan bakal calon DPD agar menyerahkan syarat dukungannya sesegera mungkin. “Agar disegerakan saja, tidak perlu menunggu injury time, sampai 26 April 2018,” tutur Agus. (romel/ed diR)

KPU Kota Bima Sosialisasi Warga Binaan Cerdas Pilih Pemimpin

Bima, kpu.go.id - Sebanyak 300 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bima Kelas II B mengikuti sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Bima Tahun 2018, di Aula Rutan Selasa (24/4/2018).Hadir dalam sosialisasi ini Ketua Divisi Teknis KPU Kota Bima, Fatmatul Fitria sebagai pemateri, Kepala Rutan Kelas II Bima, Abdul Khalik beserta sejumlah pegawai rutan.Dalam paparannya Fatmatul Fitria mengingatkan warga binaan memiliki hak yang sama untuk memberikan hak pilihnya pada 27 Juni 2018 nanti. Warga binaan juga telah didata hak pilihnya oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) khususnya yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih.Berdasarkan data Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) yang telah ditetapkan 19 April lalu, jumlah warga binaan yang masuk DPT mencapai 246 Pemilih. “Artinya masih ada warga binaan yang kemungkinan belum didata atau belum diakomodir sebagai pemilih. Oleh karena itu, kami mengharapkan kerjasama kepala rutan untuk memberikan data warga binaannya,” kata Fatmatul.Didalam Rutan Bima sendiri, warga binaan berasal dari dalam maupun luar Kota Bima. Pada pilkada nanti untuk warga binaan yang berasal dari dalam Kota Bima, pada hari pemungutan suara akan mendapatkan dua surat suara, sedangkan yang berasal dari luar Kota Bima, namun ber KTP-el Provinsi NTB hanya akan mendapat satu surat suara.”Jadi pilihlah calon kepala daerah dengan cerdas berdasarkan visi dan misinya,” lanjut Fatmatul.Sementara itu Abdul Khalik, menyampaikan terimakasih kepada KPU Kota Bima karena telah menyosialisasikan kepada warga binaan terkait Pilkada 2018. Dia meminta kepada warga binaan untuk memaksimalkan sosialisasi yang digelar KPU agar memahami cara memberikan hak suaranya 27 Juni 2018 nanti. Khalik pun berharap melalui sosilisasi ini, warga binaan dapat dengan cerdas memilih pemimpin berdasarkan visi dan misi. (hupmas kpu kota bima/ed diR)

Parpol di Maros Diminta Siapkan Saksi dengan Baik

Maros, kpu.go.id - Komisioner Divisi Teknis Darmawati menghadiri  undangan  Partai  Amanat  Nasional (PAN)  di Acara Latihan Kader  Amanat  Nasional (LKAD) yang digelar di Hotel Grand Town Kabupaten Maros Minggu (22/4/2018).Dalam Kegiatan tersebut Darmawati menjelaskan kepada peserta pelatihan tentang tahapan Pemilu 2019, syarat pencalonan Presiden dan Wakil Presiden serta Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, DPR Kabupaten dan Provinsi sesuai Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.Darmawati juga berpesan kepada peserta pelatihan  dan kader PAN Kabupaten Maros untuk menyiapkan saksi dengan baik, terutama yang benar-benar siap untuk bertugas hingga proses penghitungan. “Demi menghindari kesalahpahaman dalam melaporkan hasilnya,” kata Darmawati.Berdasarkan pengalaman pada pemilu sebelumnya, menurut Darmawati masih ada saksi yang tidak mengikuti sepenuhnya proses penghitungan sehingga laporan kepada partai tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya, sehingga terjadi kesalahpahaman.“Saya berharap, kejadian semacam ini tidak terjadi lagi sehingga tahapan Pemilihan  Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2018 maupun  Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Darmawati. (160/M@2L – TknsHpms/ed diR)

KPU Kab Gianyar Gelar Jalan Sehat Sadar Pilkada

Gianyar, kpu.go.id - Kegiatan jalan sehat sadar Pilkada digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar Minggu (22/4/2018). Acara ini bagian dari sosialisasi pilkada baik dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali maupun Pemilihan Bupati maupun Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Gianyar 2018.“Agar masyarakat lebih mengetahui serta sadar, bahwa dengan jalan sehat, dan dalam proses demokrasi nantinya akan ikut menjadi sehat juga,” ujar Ketua KPU Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Putra.Dia berharap melalui kegiatan jalan sehat ini ada peningkatan partisipasi masyarakat di Kabupaten Gianyar. Selain itu melalui jalan sehat, menimbulkan kedekatan antara pemilih, para pasangan calon serta KPU sebagai penyelengara. “Komunikasi dari seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Gianyar, yang terkait dengan pelaksanaan pilkada nantinya juga akan bisa terjalin dengan lebih baik lagi,” katanya.Gde Putra mengatakan, selain kegiatan jalan santai kedepan akan ada beberapa kegiatan lain yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Gianyar seperti senam hingga pertunjukkan seni. Dia melihat antusias yang tinggi masyarakat di Kabupaten Gianyar menjadi modal baik demi suksesnya pilkada nanti.Dalam kesempatan tersebut hadir juga Devisi Perencanaan Keuangan, Logistik, Umum, Rumah Tangga dan Organisasi KPU Kabupaten Gianyar, Ngakan Nyoman Oka Sudaryana, SH, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilihan dan Pengembangan SDM KPU Kabupaten Gianyar A.A. Istri Agung Darmawati, S. Sos, Sekretaris KPU Gianyar, Pande Putu Sunarta, SH, MM, Kasubag, seluruh staf sekretariat serta seluruh tenaga pendukung KPU Kabupaten Gianyar. Serta pihak terkait lainnya.(aga/mc/ed diR)

Hari Kedua PSB di Solok, Senam Massal Hingga Donor Darah

Solok, kpu.go.id - Pagelaran Seni Budaya (PSB) Menyongsong Pemilu 2019 di Kota Solok berlanjut dengan kegiatan senam massal, jalan sehat serta bakti sosial donor darah Minggu (22/4/2018). Bertempat di Taman Syech Kukut-Kota Solok, tema yang diusung adalah “Melalui Senam Massal, Jalan Sehat dan Bhakti Sosial Donor Darah Membangun Pemilih Berdaulat Guna Menyukseskan Pemilu Serentak  Tahun 2019”.Hadir dalam acara ini Wakil Walikota Solok Reinier bersama istri, Muspida Kota Solok, Dandim 0309 Solok, Kajari Kepala OPD, KPU Kota Solok beserta jajaran, Panwaslu Kota Solok beserta jajaran PPK, PPS, Pantarlih, Klub Jantung Sehat Kota Solok, pimpinan Partai Politik peserta Pemilu 2019 serta ribuan masyarakat Kota Solok hadir dalam acara ini.Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Solok Budi Santoso menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar Minggu pagi selain menyehatkan juga dapat membantu sesama. Terutama kegiatan donor darah yang menurut dia hasilnya akan disumbangkan ke rumah sakit serta masyarakat yang membutuhkan.Sementara itu Wakil Walikota Solok Reinier menyambut baik acara yang digagas KPU karena selain meriah juga memberikan masyarakat kegembiraan dalam menyambut datangnya Pemilu 2019.Acara senam pagi juga meriah berkat artis dan pembawa acara yang kocak dan kondang “Mak Lepoh dan Ajo Latuih”. Dilakukan juga pengundian doorprize berupa sepeda gunung, kompor gas, dispenser, kipas angin, magiccom, blender, setrika kepada masyarakat yang beruntung.Selesai acara, KPU Kota Solok bersama dengan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) didampingi PPS, PPK, KPU Kota Solok dan Panwaslu Kota Solok melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap Wakil Walikota Solok, di Rumah Dinas Jalan KS Tubun no 1 RT01/02 Kel Kampung Jawa-Kota Solok.Berdasarkan data yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih ada lima orang terdiri dari Reinier, Elfia Safitri, David Aldi Reinier, Edwin Ferdian Reinier dan Ranti Kurnia Sari Reinier. (kpu kota solok/ed diR)

Oni-Oni To Riolo dan Sulo-Sulo Sumange di PSB Kab Soppeng

Watansoppeng, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng ikut melaksanakan Pagelaran Seni Budaya (PSB) Menyongsong Pemilu 2019 di Lapangan Gasis Watansoppeng Sabtu (21/4/2018) mulai pukul 20.00-23.00 WITA.PSB di Kab Soppeng diisi dengan pertunjukkan kesenian khas setempat, seperti Oni- Oni To Riolo, Sulo- Sulo Sumange, Mang Ngarru serta Tarian Lima Etnis yang dibawakan para mahasiswa Universitas Negeri Makassar serta beberapa sanggar seni lokal.Hadir dalam acara PSB, Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, partai politik, ormas, LSM, tokoh adat, tokoh masyarakat, komunitas, penyelenggara ad hoc, mahasiswa Universitas Negeri Makassar, serta masyarakat umum lainnya.Dalam sambutannya Ketua KPU Kab Soppeng Amrayadi  menyampaikan bahwa pagelaran seni bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan hari pemungutan suara Pemilu 2019 yang jatuh pada Rabu 17 April 2019. Lebih dari itu PSB memiliki pesan kepada masyarakat bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 akan digelar serentak yakni Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). “Masyarakat diharapkan lebih sadar untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu nanti, mengingat jumlah personel KPU hanya tiga orang, demikian pula dengan penyelenggara ad hoc. Dengan begitu bisa dipastikan intensitas pekerjaan lebih besar mengingat kotak suara pada Pemilu 2019 berjumlah lima buah,” tutur Amrayadi.Pada PSB ini juga diberikan kesempatan bagi Sekretaris KPU Kabupaten Soppeng serta beberapa undangan lainnya untuk menyumbangkan puisi bertema pilkada serta ajakan untuk memilih. (darma/teknishupmaskpusoppeng/ed diR)

Populer

Belum ada data.