Berita Terkini

Surat Edaran Nomor 782/KPU/XI/2015 Perihal Desain & Ukuran Surat Suara Yang Mengalami Penambahan dan Pengurangan Jumlah Paslon Akibat Sengketa Pencalonan

Jakarta, kpu.go.id - Menindaklanjuti hasil sengketa pencalonan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2015 yang mengakibatkan jumlah pasangan calon mengalami penambahan atau pengurangan, maka diperlukan penyesuaian desain dan ukuran surat suara. Terkait hal tersebut disampaikan hal-hal sebagai berikut: klik disini

Debat Kandidat Calon Kepala Daerah Sukabumi

Surade,kpu.go.id- Debat kandidat putaran ke-2 calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2015, Selasa (10/11), digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi. Dalam debat kali ini giliran calon wakil bupati yang memaparkan visi misinya yang pada putaran pertama sebelumnya adalah calon bupati.Debat kali ini mengambil tema "Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat Serta Menyelesaikan Persoalan Daerah". Ketiga calon bupati dan wakil bupati hadir pada debat yang digelar di Gedung Olahraga Surade tersebut terletak di bagian selatan kabupaten yang memiliki 47 kecamatan tersebut.Bertindak sebagai moderator debat, Dosen STIE PGRI Sukabumi, Asep DeniMomen bisa menghadirkan masyarakat untuk hadir ke TPS untuk memilih calon mereka 5 tahun ke depan. Surade lebih meriah daripada Sukabumi Utara. Moga kami menjadi pahlawan dalam demokrasi dalam penyelenggaraan pilkada 2015. Semoga debat ini bisa menjadi manfaat untuk masyarakat Sukabumi, calon menyampaikan visi misi, menyelesaikan persoalan-persoalan Sukabumi ke depannya.Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2015 memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.760.647 pemilih yang terdiri dari 887.723 pemilih laki-laki dan 872.924 pemilih perempuan. Ada 47 kecamatan, 386 kelurahan atau desa dan 4.091 Tempat Pemungutan Suara (TPS). KPU Kabupaten Sukabumi juga telah menetapkan DPT Tambahan -1 sebesar 2.718 terdiri dari 1.421 pemilih laki-laki dan 1.297 pemilih perempuan (ook/red. FOTO KPU/ook/Hupmas)

Uji Wawasan dan Adu Program di Hari Pahlawan

Palu, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu menggelar Debat Pasangan Calon Peserta Pilkada Tahun 2015 bertepatan dengan peringatan hari pahlawan (10/11) di Ballroom Hotel Mercure Palu, Sulawesi Tengah. Pelaksaanan debat pasangan calon pilkada kali ini merupakan gelaran kedua dari tiga gelaran debat terbuka yang direncanakan. Menghadirkan 4 (empat) pasangan calon dari berbagai latar belakang, para pasangan calon diuji wawasan dan saling beradu program khususnya di bidang hukum, politik dan kebijakan publik oleh 5 (lima) orang pakar yang telah dipilihkan oleh KPU Kota Palu.Halima, Anggota KPU Divisi Sosialisasi mengatakan pemilihan dewan pakar maupun moderator dalam debat kandidat kali ini telah melalui proses kajian dan seleksi yang mendalam sebelum akhirnya diputuskan dalam rapat pleno. Faktor profesionalisme dan independensi menjadi poin penting dalam menentukan dewan pakar dan moderator debat.“Kita mengacu pada Peraturan KPU dan juknis debat dari pusat, unsur Profesionalisme dan independensi dilihat sebelum menentukan nama-nama yang akan dikaji dan diplenokan” Terang Halima. Dari proses kajian dan pencarian tersebut terpilihlah Prof. DR. Anhulaila M Palampanga, SE, MS, Drs. Jamaluddin A. Mariadjang, M.Si, DR. Idham Chalid, SH., MH, DR. Ir. Rostiati Dg. Rahman, MP dan DR. Intan Kurnia, M.Si sebagai tim pakar pada debat kandidat. Nama-nama tersebut ialah pakar yang mewakili bidang hukum, politik, kebijakan, tata kota serta tokoh masyarakat. Selain kelima tokoh yang menjadi pakar tersebut, pleno juga memutuskan Dewi Rana, SH.,M.Si sebagai moderator. Perempuan yang aktif sebagai advokat ini mengaku mempersiapakan segala sesuatu secara matang untuk menjadi moderator debat kali ini. Dewi secara intensif berkonsultasi dengan KPU Kota Palu agar dapat membawakan acara debat dengan baik dan berimbang. Dewi merasa tidak terbebani karena sudah ada panduan yang diberikan oleh KPU. “Sudah ada panduan, tinggal bagaimana mematangkan panduan yang ada”, Ujar Dewi. Ketua KPU Kota Palu, Marwan P. Angku, berharap debat kali ini bisa dimanfaatkan para pasangan calon untuk menyampaikan visi misi dan program kepada masyarakat. Marwan juga berharap pasangan calon dapat berdebat secara santun.“Berdebatlah secara elegan dan santun” ujar Marwan mengawali acara debat.   Sedangkan Anggota KPU Kota Palu, Halima berharap, debat kali ini dapat memunculkan ide-ide cemerlang sehingga dapat menghasilkan pemimpin yang memenuhi harapan masyarakat.“Apapun hasilnya nanti, siapapun yang memenangkan hati rakyat, semoga itu bias memenuhi harapan, bukan hanya harapan orang yang masih hidup sekarang tapi juga orang yang sudah mendahuli kita,” tutup Halima.Debat Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Palu berlangsung yang berlangsung  selama 120 menit ini berjalan lancar dan aman. Tiap-tiap pasangan calon diberikan kesempatan yang sama dalam memaparkan ide dan gagasan serta mengkritisi ide dari calon yang lain.Kasubag Program dan Data Sekretariat KPU Kota Palu, Muhammd Fitra Akbar mengatakan, pelaksanaan debat kali ini dilaksanakan dengan pengaman yang lebih ketat dan personil pengaman yang lebih banyak. Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan menyusul adanya insiden kecil pada pelaksanaan debat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah.(ftq/red.FOTO KPU/ieam/Hupmas)

Populer

Belum ada data.