Berita Terkini

Pemilih Cerdas, Terpilih Pemimpin Berkualitas

Medan, kpu.go.id - Antusiasme  warga kota Medan di Kecamatan Medan Marelan, dalam  mengikuti kegiatan" Temu Komunitas Pemilu  KPU ", Sabtu (14/11) bertempat di Danau Siombak terlihat  tinggi. Tidak hanya dari jumlah kehadiran yang mencapai 200 orang, namun yang terpenting  adalah banyaknya keingintahuan dan pertanyaan yang diajukan para komunitas Pemilu, dikota yang terkenal dengan "bika Ambon"nya ini.Umumnya yang mereka tanyakan adalah terkait teknis penyelenggaraan pemilu, terutama dalam menghadapi hari pencoblosan Pilkada kota Medan, 9 Desember 2015.Setidaknya  10 komunitas pemilu hadir dalam kegiatan ini, diantaranya Serikat Becak Merdeka, Serikat Nelayan Indonesia, Serikat Buruh Sumatera Utara, Komunitas Pemuda Pendukung Ketahanan Pangan, bahkan Komunitas Disabilitas yang tergabung dalam Pertuni/PPUAC pun tidak melewatkan moment yang berharga ini.Komisioner KPU RI, Arief Budiman, mengapresiasi semangat peserta temu komunitas pemilu ini, dan berharap tingkat parsitipasi pemilih khususnya dalam pilkada kota Medan dapat meningkat dibanding pilkada sebelumnya. Dalam sesi pengantar diskusi, Arief Budiman  menekankan agar masyarakat perlu  mengetahui hakekat pentingnya memilih dalam pemilu. Mengingat pemilu merupakan salah satu bentuk pendidikan politik bagi masyarakat. Dengan demikian  masyarakat kiranya berkemauan tinggi untuk datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara), dan cerdas berpolitik untuk memilih pemimpinnya. Kontribusi nyata ini tentu akan berdampak positif terhadap pilihan pemimpin masa depan didaerahnya, yang akan bermuara terhadap pencapaian peningkatan kesejahteraan masyakarat di wilayah masing –masing. "Mengapa kita harus memilih dalam pemilihan umum?, karena sebagai indikator bagi masyarakat untuk peduli dan belajar politik. Jika tidak, tentu tidak akan mendapatkan pemimpin yang mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya" tegas Arief. Berkaitan dengan hal itu, dalam kegiatan temu komunitas pemilih ini, Arief mengajak para komunitas pemilu di kota Medan dapat berperan aktif memperluas sosialisasi dan informasi pada kelompok/komunitas warga lainnya, agar mau memilih pada Pilkada, 9 Desember mendatang.  Sebelumnya, kegiatan Temu Komunitas Pemilu KPU RI, juga telah dilaksanakan dibeberapa daerah lain, seperti Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Cilegon. Selain di kota Medan, juga akan dilaksanakan dalam waktu dekat di Kabupten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya memberi pemahaman kepada komunitas pemilu di daerah terkait partisipasi pemilih, namun yang lebih penting adalah kegiatan ini dapat membentuk pemilih cerdas yang dapat  memilih pemimpin  berkualitas. (dam/red.ft;dam/Hupmas)

Antara Relawan demokrasi dan tarik Becak.

Medan, kpu.go.id - Sudah sembilan tahun wanita itu berteman dengan matahari dan debu jalanan, sebagai penarik becak. Tiga anaknya menunggu di kamar petak yang disewa nya, paling besar anaknya kelas 1 di Sekolah Menengah Pertama, dan anak keduanya yang duduk di sekolah dasar biasa menunggui adiknya yang masih TK bila sang ibu pergi tarik becak.Tak ada raut lelah di wajahnya, ia pun mulai bercerita pengalamannya terjun sebagai penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan. Tanpa ragu ia katakan tidak ada partai politik dibelakangnya, semua murni dari hati nurani mensukseskan Pemilu.Dikatakannya, keinginannya untuk terlibat kegiatan politik secara aktif muncul saat dirinya beberapa kali mendapatkan order mengantarkan kotak suara dari TPS ke Kecamatan."Sudah sering sekali saya bang dapat order antar kotak suara dri TPS, ingin sekali saya bang masuk langsung mempelajari politik." ujar LisbetWanita 36 tahun itu menjelaskan, bahwa selain sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dirinya juga terpilih dalam seleksi sebagai relawan demokrasi tahun 2013 lalu, mewakili segmen perempuan. "Saya terpilih jadi relawan demokrasi 2013 lalu untuk segmen perempuan. Sosialisasi saya sering lewat tatap muka."Dalam peranannya sebagai relawan demokrasi ia sering ingatkan kepada masyarakat untuk selalu gunakan hak pilihnya demi pembangunan 5 tahun kedepan."Sering saya ingatkan bang, jangan sampai tergoda dengan serangan fajar (politik uang), karena ini semua untuk pembangunan kota medan 5 tahun kedepan." terang isbet, ia melanjutkan, jangan sampai kita (masyarakat-red) panen hanya 5 tahun sekali tapi pembangunan tidak ada selama 5 tahun.Hal tersebut disampaikan Lisbet Situmorang, wanita penarik becak yang juga bekerja sebagai relawan demokrasi, petugas PPK, dan ibu rumah tangga, di hadapan 200 orang dari 10 komunitas lainnya juga , pada kegiatan temu komunitas peduli pemilu di Danau Siombak, kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Sabtu (14/11). (dam,ft;iam/dam)Komisioner KPU RI, Arief Budiman, lakukan dialog dengan salah satu anggota komunitas di Kota Medan, pada acara "Temu Komunitas Peduli Pemilu", Sabtu (14/11).

Tari persembahan Tepa Sirih pada Temu Komunitas Peduli Pemilu.

Medan, kpu.go.Id - Tari persembahan Tepa Sirih pada kegiatan temu komunitas peduli pemilu di danau sihomba, kecamatan medan marelan, kota medan, Provinsi Sumatera utara, Sabtu (14/11). Tarian tersebut biasa dilakukan untuk menyambut tamu kehormatan yang datang ke Kota Medan dengan memberikan Sirih kepada tamu tersebut.Kegiatan diikuti oleh 10 komunitas yang ada di Kota Medan seperti, Forum komunikas supir taksi, serikat becak merdeka, serikat rakyat pekerja, Gapoktan johor, Persatuan pedagang pasar akik, Pertuni/PPUAC, Serikat buruh sumatera utara, Serikat nelayan indonesia, Kesper medan, Sumatera youth food movement, yang di hadiri oleh Komisioner KPU RI, Arif Budiman.Melalui temu komunitas ini KPU memberikan edukasi mengenai pemilu dan demokrasi kepada para perwakilan komunitas tersebut untuk nanti nya dilanjutkan ke dalam komunitasnya. (dam,ft;dam)

KPU Akan Lakukan Ujicoba Situng Pilkada

Jakarta, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, akan melakukan uji coba aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) pada hari Rabu 18 November mendatang. Hal itu dikatakan oleh Anggota KPU RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah pada saat penutupan Bimbingan Teknis Bimbingan Teknis (bimtek) bagi operator Situng KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, Kamis (12/11)."Operator Situng KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi akan melakukan uji coba Rabu, 18 Nopember 2015, pukul 09.00-12.00 WIB," kata Ferry di ball room Swiss-belhotel, Jakarta.Hal ini beliau sampaikan dihadapan 340 satker, yang pada kesempatan ini dihadiri oleh anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota divisi program dan data atau divisi teknis pemilu serta operator Situng.Pada pada sesi  penutupan bimtek hadir pula komisioner KPU RI Arif Budiman, Hadar Nafis Gumay dan Wakil Kepala Biro Perencanaan Emil Tarigan serta Denny, P. Hd, Vice Director Pusikom Universitas Indonesia.Ada tiga Materi uji coba, yang akan dilakuan KPU Kabupaten/Kota, pertama melakukan scan, scan form C1 sebanyak 5 sampai 10 TPS, scan form DAA dari 2 sampai 4 kelurahan/desa, dan scan form DA1 sebanyak 1 kecamatan.  Kedua Melakukan Entry Data, form C1 sebanyak 5 sampai 10 TPS, Ketiga Pengiriman Data, scan  form C1 sebanyak 5 sampai 10 TPS via aplikasi (internet), entry data form C1 sebanyak 5 sampai 10 TPS via (internet) dan scan DAA dan DA1 via email.Sedangkan KPU Provinsi melakukan scan form DC1 dan 2, DB1 perbaikan, mengirim hasil scan yang telah di-export melalui aplikasi/internet, mengisi form DB1, mengirim form DAA, DA-1 dan DB-1 melalui email.Untuk materi uji coba, KPU Pusat melakukan monitoring terhadap hasil uji coba oleh masing-masing Kab/Kota dan Provinsi, Helpdesk pusat membantu Kabupaten/Kota dan Provinsi yang mengalami kendala dalam penggunaan aplikasi situng dan form excel DAA, DA1, DB1 dan DC1, serta menginformasikan hasil uji coba ke masing-masing Kabupaten/Kota dan Provinsi apakahKabupaten/Kota dan Provinsi tersebut sudah melakukan uji coba dengan sukses atau belum.Tugas KPU Provinsi, yang utama monitoring dan supervisi KPU Kabupaten/Kota, memastikan pengiriman scan C1, entry data C1, scan form rekap oleh KPU Kabupaten/Kota selesai tepat waktu, serta membuat laporan kendala dan hambatan yang dihadapi KPU Kabupaten/Kota kepada KPU serta menyusun manajemen kerja operator KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota.Komisioner Hadar Nafis Gumay pada kesempatan yang sama mengatakan, “kita sudah memahami banyak betapa besarnya harapan bangsa kita ini, bahwa pilkada rombongan tes pertama 2015 bagian dari tiga rombongan pilkada yang dilaksanakan, itu besar sekali harapanya,” ujarnya.Ia juga mengingatkan peserta bimtek untuk bekerja secara teliti, sehingga bisa memberikan informasi yang benar dan mencerahkan kepada masyarakat.“Jangan lupa bahwa yang kita sampaikan khususnya tentang hasil entry data dari C1 itu sifatnya hanya sementara, jadi bukan merupakan hasil final atau akhir, jangan sampai kemudian kita salah menginfokan, jangan sampai nanti masyarakat atau terutama yang mempunyai kepentingan politik bisa memanfaatkan,” tuturnya. (dosen/red. FOTO KPU/dosen/Hupmas)

Surat Nomor 1277/UND/XI/2015 Perihal Undangan Peluncuran E-PPID

Jakarta, kpu.go.id - Sehubungan dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan menindaklanjuti program dan kegiatan Pelayanan Informasi dan Pengembangan PPID, KPU akan meluncurkan E-PPID, pelayanan informasi melalui internet. Terkait hal tersebut KPU mengundang satu orang perwakilan dari sembilan provinsi sebagaimana terlampir melalui link berikut klik disini

Populer

Belum ada data.